Ilustrasi Nyamuk (Foto: Rumah123/Medical Express)

Demam berdarah dengue (DBD) kembali mewabah di Jakarta. Dinas Kesehatan Jakarta menyatakan ada lima kecamatan di Jakarta yang memiliki tingkat kejadian tertinggi.

Lima kecamatan ini memiliki tingkat kejadian atau incidence rate (IR) tertinggi. Lima kecamatan ini berada di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

IR merupakan perhitungan kejadian per 100.000 penduduk yang dipakai untuk mengukur proporsi kejadian DBD. Semakin tinggi angka IR, otomatis semakin tinggi juga kejadiannya.

Baca juga: Mau Rumah Bebas dari Gangguan Nyamuk? Jangan Gantung Pakaian!

Kecamatan Jagakarta di Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan kejadian tertinggi dengan 19,27 IR. Selanjutnya, ada Kecamatan Kalideres di Jakarta Barat dengan 16,94 IR.

Lantas ada Kecamatan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan dengan 16,54 IR. Dua kecamatan selanjutnya berada di Jakarta Timur yaitu Pasar Rebo dengan 13,93 IR dan Cipayung 13,57 IR.

“Sampai dengan tanggal 27 Januari malam ada 613 kasus, terdistribusi di lima wilayah kota. Paling banyak di tiga kota yaitu Jaksel 231 kasus, Jaktim 169 kasus, dan Jakbar 153 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti seperti dikutip oleh Kompas.com.

Baca juga:  Waspada Demam Berdarah, Yuk Mulai Bersih-bersih Rumah

Buat kamu yang tinggal di lima kecamatan ini waspada ya gaes. Bisa jadi ada tetangga, teman, atau saudara kamu yang terkena DBD.

Sementara bagi kamu yang kawasan yang tidak masuk, kamu juga harus waspada. Kamu harus melakukan upaya pencegahan agar kamu dan anggota keluarga tidak terkena demam berdarah.

Pencegahannya bagaimana? Kamu pasti pernah melihat kampanye 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur. Kamu harus rajin menguras wadah berisi air, menutup tempat air, dan juga mengubur atau membuang barang yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Baca juga:  Waspada Ya Gaes, Demam Berdarah Dengue Semakin Meluas di Jakarta

Bagikan: 5104 kali