Rumah susun juga sering sebagai apartemen versi sederhana. Terdapat kelebihan dan kekurangan tersendiri sata kamu memutuskan tinggal di rusun.

  RUMAH SUSUN

Meningkatnya harga properti di kota-kota besar membuat alternatif hunian seperti rumah susun (rusun) semakin diminati. 

Menurut Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2011, rusun adalah bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan. 

Bangunan itu terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik secara horisontal maupun vertikal. 

Konsep bangunan ini dapat dihuni bersama oleh banyak anggota keluarga tetapi, satu rumahnya dibuat terpisah.

Rumah susun juga sering disebut sebagai apartemen versi sederhana, meski sebenarnya apartemen itu sendiri bisa dikategorikan sebagai rusun.

Tinggal di rumah susun tentu memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. 

Untuk itu, kamu harus mempertimbangkannya sebelum memutuskan tinggal di rusun. 

Berikut beberapa keuntungan dan kerugian yang bisa kamu dapatkan saat memilih tinggal di rumah susun:

Kelebihan Tinggal di Rumah Susun

1. Lokasi Strategis

Rusun dibangun sebagai solusi atas permasalahan keterbatasan lahan permukiman di daerah perkotaan. 

Untuk itu, rusun biasanya dibangun di sebuah lokasi yang strategis dan dekat dengan tempat-tempat umum. 

Mulai dari area perkantoran, rumah sakit, sekolah, hingga pusat perbelanjaan . 

Jika tinggal di rusun, kamu akan lebih mudah mengakses ke berbagai tempat umum tersebut. 

2. Lebih Hemat

Lokasinya yang cenderung strategis membuat kamu akan lebih mudah berpergian ke tempat-tempat tersebut. 

Dengan begitu, kamu pun jadi tak perlu mengeluarkan banyak uang dan tenaga untuk berpergian. 

Baca Juga: 9 Desain Rumah Kayu Minimalis, Klasik dan Mewah!

3. Harga Murah

Meski berada di kawasan strategis, biaya sewa rusun terbilang murah.

Hal itu karena fasilitasnya yang tidak selengkap dan sebaik apartemen.

4. Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Rusun biasanya diperuntukkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sebab, rusun merupakan satu diantara program pemerintah untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat.

5. Keamanan 24 Jam

Meski diperuntukkan MBR, hal itu tidak membuat keamanan rusun jadi diabaikan. 

Kini, rusun sudah mengadopsi sistem keamanan 24 jam seperti apartemen.

Gerbang masuk pun dijaga oleh petugas, agar orang asing tidak mudah menyusup ke dalam rusun.

6. Ada Fasilitas Bersama

Saat ini, sudah banyak rusun yang mempunyai berbagai fasilitas bersama. 

Mulai dari tempat parkir, lapangan olahraga, hingga taman bermain bagi anak-anak. 

Kekurangan Tinggal di Rusun

Meski memiliki berbagai kelebihan, rusun juga mempunyai beberapa kekurangan, yaitu:

1. Kurangnya Privasi

Tinggal di rumah susun cenderung kurang memiliki privasi. 

Sebab, rusun biasanya terdiri dari beberapa lantai, blok, dan unit.

Satu gedung rusun bisa memiliki ratusan unit yang itu berarti satu gedung rusun bisa ditempati oleh ratusan keluarga. 

Antar satu unit rumah dengan unit rumah lainnya hanya dibatasi oleh tembok. 

Hal itu tentu menyebabkan penghuni suatu unit rumah bisa mendengarkan suara dari samping rumahnya.

Tak jarang, kondisi ini bisa menyebabkan konflik antara sesama penghuni rusun.

Baca Juga: 10 Desain Kamar Tidur Remaja Perempuan dan Laki-Laki, Tinggal Dipilih Saja

2. Ukurannya yang Kecil

Unit rusun biasanya tidak terlalu luas, rata-rata hanya 21 meter persegi per unitnya.

Hal itu menyebabkan sebagian penghuni mengalami kesulitan dalam menata interior rusun. 

Terlebih jika mereka memiliki jumlah anggota keluarga yang cukup banyak.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan tinggal di rumah susun. 

Pastikan kamu mempertimbangkannya dengan baik sebelum memutuskan untuk tinggal di rusun. 

Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari karena ternyata tak sesuai dengan ekspektasimu. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Suvarna Sutera hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
709 kali