Rumah subsidi

Bagi kamu yang sedang mencari rumah subsidi, ada 117.302 rumah yang tersedia di aplikasi SiKumbang, yuk buruan cari hunian yang terjangkau. 

Kamu yang sedang mencari rumah dengan harga terjangkau alias rumah subsidi, tidak usah bingung karena telah dimudahkan dengan kecanggihan teknologi. 

Coba saja untuk mengakses aplikasi SiKumbang untuk melihat rumah subsidi yang yang sedang dipasarkan. 

Situs berita online Medcom.id melansir data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). 

Data PPDPP menyatakan sudah 141.700 unit rumah tapak subsidi yang sudah terjual hingga awal Agustus 2020. 

Ratusan ribu rumah subsidi ini terbesar di 11.091 lokasi perumahan yang ada di seluruh Indonesia. 

Namun, jangan khawatir kalau masih ada 117.032 unit rumah subsidi (rumah tapak) yang masih tersedia. 

Rumah subsidi ini memang diperuntukkan untuk mereka yang masih dalam golongan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). 

Informasi mengenai ketersediaan rumah subsidi ini ini dapat diketahui melalui aplikasi SiKumbang. 

SiKumbang adalah Sistem Informasi untuk Pengembang yang memang diperuntukkan khusus bagi pengembang.

Perusahaan pengembang memasukkan seluruh data perumahan subsidi ke SiKasep atau Sistem Informasi KPR.

Rumah subsidi

Sistem Untuk Mendapatkan Informasi Rumah Subsidi 

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan membangun sistem yang mempunyai empat pintu dalam pelaksanaanya. 

Untuk pintu pertama adalah akses untuk MBR yang masuk lewat SiKasep, ini merupakan bagian dari sektor permintaan.

Pintu kedua adalah perusahaan pengembang yang memasukkan data proyek perumahan ke SiKasep lewat SiKumbang.

Nantinya, data yang ditampilkan akan menjadi gambaran sisi pasokan rumah subsidi yang ada dari developer. 

Pintu ketiga ditujukan untuk pihak perbankan yang akan melaksanakan verifikasi data MBR lewat sistem host to host

Sementara pintu keempat adalah PPDPP yang menyalurkan dana FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) dan memantau pelaksanaannya. 

Rumah subsidi

Pasokan dan Permintaan Rumah Subsidi 

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Arief Sabaruddin mengungkapkan soal big data

PPDPP memang membangun penyediaan data perumahan yang menunjukkan sisi pasokan dan permintaan.

Menurut data yang masuk dari 20 asosiasi perusahaan pengembang ditambah dengan data dari Perum Perumnas. 

Hal ini bisa menjadi acuan bagi developer dan juga pemerintah daerah dalam menyediakan rumah subsidi di wilayahnya masing-masing. 

Berdasarkan data PPDPP, sudah ada 202.497 calon debitur dari MBR yang telah mengakses SiKasep. 

Sebanyak 81.835 calon debitur di antaranya sudah dinyatakan lolos untuk tahap subsidi checking. 

Sementara itu, sebanyak 11.352 calon debitur sedang dalam proses verifikasi dengan bank pelaksana FLPP. 

Jumlah calon debitur yang sudah masuk dalam tahapan proses pengajuan FLPP dari bank pelaksana ke PPDPP adalah 1.400. 

Untuk MBR yang telah menerima dana FLPP untuk pembelian rumah subsidi ini tercatat 78.896 debitur. 

PPDPP juga melansir sejumlah data melalui SiKasep terkait dengan data yang menerima SSB (subsidi selisih bunga). 

Mereka yang terdaftar dalam dana SSB yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR. 

Jumlah calon debitur yang masih dalam proses verifikasi bank pelaksana SSB mencapai 17.291 orang. 

Untuk yang mengajukan dana SSB mencapai 3.198 calon debitur, sementara yang telah menerima SSB adalah 5.584 debitur. 

Bagi kamu yang termasuk golongan MBR dan ingin membeli rumah subsidi, akses saja SiKasep dan SiKumbang. 

Banyak cara untuk mendapatkan rumah tapak subsidi dengan harga terjangkau, yuk cari rumah subsidi segera. 

Apalagi masih ada pasokan 117 ribu lebih rumah subsidi yang masih tersedia di sejumlah wilayah. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan berita terbaru mengenai properti dan juga gaya hidup.

Baca juga: SiKasep, Aplikasi Mobile Untuk Generasi Milenial dalam Mencari Rumah Subsidi

Bagikan:
2466 kali