Bonsai beringin punya bentuk yang sangat unik untuk dipelihara, harga jual kembalinya pun mahal sekali jika perawatannya tepat. Ini dia langkah pembuatan dan tips suksesnya!

bonsai beringin

Untuk meningkatkan nilai estetika di rumah, salah satu cara tepat yang bisa dilakukan adalah dengan menanam tanaman hias. 

Tak hanya meningkatkan nilai estetika, hunian pun menjadi lebih asri dan nyaman, sehingga sirkulasi dan atmosfer udara menjadi lebih segar. 

Salah satu jenis tanaman hias yang bisa kamu aplikasikan adalah bonsai beringin. 

Bukan hanya karena memiliki tampilan unik, tanaman bonsai juga bisa dijual kembali dengan harga mahal.

Bahkan di e-commerce, ada yang menjual tanaman ini seharga Rp25 juta.

Bagaimana, tertarik untuk menanam bonsai di rumah?

Simak dulu langkah mudahnya berikut ini!

Tahap awal membuat bonsai beringin di rumah 

Sebelum kamu menanam bonsai beringin, ada beberapa hal yang harus kamu sediakan terlebih dahulu.

1. Memilih bibit yang bagus terlebih dahulu

bonsai beringin Sumber: YouTube Aditya Putra Londir-InBali

Pertama, siapkan dulu bibit bonggol beringin yang siap untuk ditanam. 

Proses ini bisa kamu lakukan dengan membeli langsung atau mencangkoknya dari pohon beringin yang sudah ada. 

Dalam memilih bonggol beringin, sebaiknya pilih yang berukuran besar.

Ini sangat penting, karena ukuran bonggol bisa mempengaruhi bentuk dan arah bonsai nantinya. 

2. Mempersiapkan peralatan menanam

bonsai beringin Sumber: bokop art

Selanjutnya, siapkan pot tanam dan jenis media tanam lainnya. 

Peralatan lain yang kamu butuhkan adalah kawat stainless steel berukuran 3mm dan juga gunting tanaman.

Selama proses tahap awal penanaman bonsai beringin, kamu juga pasti memerlukan pupuk tanaman. 

Baca juga: Cara Menanam Jahe Sendiri di Rumah | dengan Berbagai Media Tanam

3. Mempersiapkan media tanam untuk bonsai beringin 

bonsai beringin Sumber: YouTube Aditya Putra Londir-InBali

Berbeda dengan jenis tanaman lainnya yang kaya akan nutrisi, tanaman bonsai justru tidak boleh menerima unsur hara yang berlebihan agar bertahan lama. 

Oleh sebab itu, media tanam pada bonsai beringin harus dikomposisikan dengan baik agar unsur hara dapat dicerna dengan baik.

Gunakan media tanam yang sedikit lebih padat dengan mencampur tanah humus yang bisa kamu temukan penyedia alat bertanam dengan sedikit bebatuan dan kerikil kecil. 

4. Memangkas bonggol akar bonsai beringin

bonsai beringin Sumber: YouTube Alesha Ramadhani

Sebelum menanam bonsai beringin di rumah, sangat disarankan untuk memangkas terlebih dahulu bonggol akarnya agar tumbuh kembang akarnya tidak berlebihan. 

Tak hanya akar, memangkas bonsai juga membantu proses adaptasi pada tanaman hias ini, sehingga tetap terlihat cantik dan rapi dari setiap sudutnya. 

5. Mulai tanam dan bentuk pohon bonsai 

bonsai beringin Sumber: YouTube Aditya Putra Londir-InBali

Setelah media tanam dan bonggol bonsai beringin telah disiapkan, kamu sudah bisa memulai menanam bonggol yang sudah dimiliki. 

Selanjutnya, kawat stainless steel berukuran 3 mm yang sudah disiapkan dapat dibentuk dengan pola dari bonsai beringin yang kamu inginkan. 

Lilit kawat tersebut pada bagian bonggol hingga dahan-dahan sesuai pola bonsai yang kamu inginkan. 

Lakukan proses pembentukan bonsai tersebut secara hati-hati dan perlahan. 

Meski perlahan, buat lilitan tersebut dari kawat dan dahan bonsai beringin sekuat mungkin agar lebih cepat terbentuk. 

Proses pembentukan bonsai beringin ini memerlukan waktu yang cukup lama dan tidak menentu, bahkan bisa sangat lama. 

Jadi, jangan terburu-buru melepas lilitan kawat pada bonsai beringin dan lepaskanlah satu per satu secara periodik. 

Selama proses pembentukan, jangan lupa untuk terus lakukan pemangkasan daun bonsai secara berkala dengan gunting khusus jika daun sudah terlalu banyak. 

Baca juga: 6 Keuntungan Menanam Tanaman Hias Gantung di Rumah, Bisa Kurangi Stres!

Tips merawat bonsai beringin di rumah 

Setelah bonsai terbentuk secara alami, maka lakukan perawatan agar jenis tanaman ni terus tumbuh di rumah kamu. 

Untuk menjaga kualitas tanaman bonsai, ada beberapa tips yang harus kamu perhatikan berikut ini.

- Pastikan kebutuhan air dan sinar matahari cukup

Penuhi kebutuhan air tanaman dengan melakukan penyiraman satu kali sehari atau menyesuaikan musim dan cuaca. 

Pastikan media tanam agar tetap lembap namun tidak ada air yang menggenang.

Letakkan bonsai pada tempat yang memperoleh sinar matahari terutama di pagi hari agar proses fotosintesis tetap berjalan.

- Lakukan pemupukan secara berkala

Untuk memenuhi kebutuhan zat dan nutrisi pada bonsai, pemberian pupuk bisa kamu lakukan dengan menggunakan pupuk kandang. 

Sebab, pupuk kandang mengandung nitrogen, fosfor, potasium yang diperlukan bonsai agar tumbuh dengan baik. 

Proses pemupukan harus dilakukan secara berkala dengan komposisi yang seimbang, agar tidak merusak tanaman. 

- Pengendalian hama penyakit

Hama penyakit adalah musuh terbesar pada tanaman. 

Oleh sebab itu,kita harus melakukan pencegahan jika sewaktu-waktu bonsai terkena hama atau penyakit. 

Untuk mengatasinya bisa dengan insektisida dan pestisida dengan takaran yang cukup.

- Mempertahankan bentuk bonsai

Agar bonsai beringin tetap cantik sepanjang waktu, maka dibutuhkan waktu untuk mempertahankan bentuk dan ukurannya.

Kamu bisa memangkasnya secara berkala agar tumbuh tidak terlalu tinggi. 

Dengan demikian, sisi kecantikan bonsai pun dapat terjaga dengan baik.

Dapat disimpulkan, tanaman bonsai tidak hanya sekadar meningkatkan estetika rumah namun juga menghasilkan udara yang lebih bersih dari rumah. 

Tak hanya dari nilai estetika saja, tanaman bonsai juga bisa menjadi sebuah hobi menarik yang menguntungkan. 

Bukan tidak mungkin, bonsai yang unik bisa menghasilkan kepuasan tersendiri dan dapat dijual dengan harga tinggi. 

Sebab, bonsai yang bagus bisa dijual hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. 

Yuk, cari tahu inspirasi menarik mulai dari rumah di artikel.rumah123.com selengkapnya. 

Bagikan:
2800 kali