kucing marah

Menjinakkan kucing galak dan liar memang bukanlah hal yang mudah dilakukan. 

Kucing yang galak dan liar biasanya sulit mendekat dengan manusia apalagi jika mereka punya trauma atau pengalaman buruk. 

Meski begitu, bukan berarti kamu tak bisa menjinakkan kucing tersebut. 

Ada banyak cara yang bisa dilakuka agar kucing bisa menurut. 

Yuk simak cara menjinakkan kucing galak dan liar di bawah ini:

1. Pelajari Karakter Kucing

Langkah pertama dalam cara menjinakkan kucing liar adalah mempelajari karakter personal kucing.

Menurut pakar penyelamat hewan, ada tiga jenis karakter personal kucing liar, yakni mudah bersosialisasi, semi liar, dan liar. 

Kucing yang mudah bersosialiasi biasanya pernah dipelihara oleh manusia. 

Namun, karena beberapa alasan, misalnya, tuannya meninggal atau kucing kabur dari rumah, dia menjadi kucing liar yang hidup dijalanan. 

Kucig yang pernah mendapatkan perlakuan baik manusia, biasanya lebih mudah dijinakkan. 

Lalu, kucing semi liar merupakan kucing yang hidup liar dari kecil. 

Kucing ini biasanya tidak memiliki tuan dan tidak memiliki rumah. 

Namun, kucing semi liar ini masih mau makan makanan yang diberikan oleh manusia. 

Hal itu membuat mereka memiliki sedikit kepercayaan kepada manusia.  

Kamu akan membutuhkan sedikit kesabaran untuk menjinakkannya.

Kemudian ada pula kucing liar yang sejak lahir hingga dewasa hidup liar di alam bebas. 

Kucing liar biasanya hidup dengan cara berburu, bertarung, melindungi wilayah dan menjelajah. Mereka cenderung menganggap manusia adalah hewan lain yang lebih besar daripada dirinya. 

Untuk itu, kucing liar membutuhkan ekstra kesabaran karena mereka cenderung menjauhi manusia.

Dengan mempelajari ketiga karakter kucing liar di atas, kamu bisa membuat strategi cara menjinakkan kucing dengan benar.

2. Beri Makanan Kucing Sebagai Umpan

makanan kucing

Jika sudah memahami karakter kucing liar, kini waktunya kamu menguji tingkat kepercayaan kucing terhadap manusia. 

Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu memberikan makanan di tempat biasanya kucing berada. 

Makanan lezat adalah umpan terbaik untuk bisa mendapatkan kepercayaan dari kucing liar.

Jika dia bisa mendapatkan makanan kucing yang lezat dengan mudah, dia akan mendatangi tempat tersebut setiap hari.

Kamu bisa memberikan makanan kering kucing yang memiliki rasa lezat dan aroma kuat.

 Usahakan untuk meletakkan makanan kucing ditempat yang sepi dan minim gangguan.

Amati dari kejauhan dalam rentang waktu 10-15 menit.

Jika kucing sudah mulai terlihat datang di waktu yang sama setiap harinya, coba beri makanan basah kucing. 

Hal itu akan membuat kucing mulai mengenalimu dan mulai percaya denganmu. 

3. Lakukan Pendekatan Awal

Langkah selanjutnya untuk menjinakkan kucing ialah melakukan pendekatan secara bertahap. 

Pendekatan kepada kucing liar biasanya baru bisa dilakukan saat kucing liar tidak lari saat melihat kamu datang. 

Ada dua pendekatan yang bisa kamu lakukan, ialah pendekatan paksa dan pendekatan secara perlahan. 

Pendekatan paksa adalah metode untuk melakukan kontak langsung dengan kucing liar dengan cara paksa. 

Biasanya kucing liar akan dijebak dulu dengan perangkap hewan. 

Setelah itu, masukkan kucing ke kandang khusus agar sifat liarnya mudah dikendalikan. 

Cara ini cukup riskan dan bisa membuat kucing stres tapi bisa sangat efektif dan waktu pendekatannya jauh lebih cepat.

Kedua, lakukan pendekatan secara perlahan dengan cara memperpendek jarak kamu saat mengamati kucing makan. 

Lakukan secara bertahap sampai kucing percaya bahwa kehadiran manusia tidak mengancam keberadaannya. 

Jika dalam jarak kurang dari satu meter kucing tetap tenang, berarti, kamu sudah dipercaya kucing. 

Pada tahap ini, cukup lihat saja kucing makan dan jangan sentuh terlebih dahulu. 

4. Biarkan Kucing Mengendus Tanganmu

Saat kucing sudah menaruh kepercayaan kepadamu, mulailah bangun kedekatan. 

Cobalah julurkan tanganmu ke kucing dan biarkan kucing mengendusnya.

Kucing yang telah mengendus-endus jemari dan tanganmu akan hafal keberadaanmu melalui bau keringat yang kamu keluarkan.

5. Jangan Membuat Kucing Gugup

Ada banyak hal yang mungkin sepele dan remeh dalam bertingkah atau saat berinteraksi dengan kucing liar. 

Namun ternyata hal itu akan membuat si kucing ketakutan dan tidak berani mendekat. Misalnya, suara manusia, musik, suara orang membuka dan menutup pintu bisa membuat kucing gugup lalu kabur. 

Gunakan waktu makan sebagai kesempatan untuk berinteraksi dengan kucing dengan lembut. 

Hal ini penting agar kucing tidak sensitif sekaligus menunjukkan bahwa kamu bukanlah ancaman untuknya.

6. Hargai Ruang Geraknya

nama kucing jantan sumber: BBC

Setelah berhasil membuat si kucing liar yakin dan percaya bahwa kamu bukanlah ancaman, langkah selanjutnya ialah menghormati ruang geraknya. 

Ada kalanya kucing akan sangat gugup dan membutuhkan tempat untuk bersembunyi saat merasa ketakutan, gugup, kewalahan, dan berada di lingkungan baru. 

Jika tidak bisa melarikan diri, maka mereka akan berubah menjadi galak sebagai cara melindungi diri sendiri.

7. Sentuh Kucing Secara Perlahan

Kamu juga bisa menjinakkan kucing liar dengan memberikan sentuhan lembut untuk menenangkannya. 

Langkah ini dilakukan untuk menanamkan rasa aman dan nyaman pada kucing. 

Belai leher dan punggung kucing dengan lembut dan jangan menyentuh area perut bagian bawah dan ekor. 

Sebab, kucing liar tidak akan menyukainya. 

Ajaklah kucing berkomunikasi dengan nada suara yang lembut.

8. Bawa Pulang Kucing

kucing pipis Sumber: My British Shorthair

Jika kamu memutuskan untuk mengadopsi kucing liar, maka segeralah membawanya pulang. 

Letakkan kucing di dalam kandang khusus dengan ruangan yang besar. 

Jangan lupa untuk menyediakan makanan dan minuman untuk kucing.

Berikan ruang bermain yang luas tapi usahakan ruangan tersebut tertutup.

Selain itu, beri perhatian kepada kucing, seperti mengajak kucing bermain, memijat kucing dan menyisir bulu kucing.

9. Perhatikan Kesehatan Kucing

Kucing liar biasanya tak pernah mendapatkan perawatan dari dokter hewan. 

Namun, saat kamu bersungguh-sungguh ingin menjinakkan kucing liar dan mengadopsinya, kamu wajib membawa kucing untuk periksa. 

Pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi tingkat kesehatan kucing dan melihat apakah kucing memiliki penyakit. 

Pengecekan kucing biasanya seputar kemungkinan penyakit cacingan, jamur kucing, kesehatan gigi, identifikasi bibit-bibit virus hingga steril kucing.

Dengan memberikan jaminan kesehatan pada kucing liar, kucing akan merasa terlindungi. 

10. Beri Kucing Sebuah Nama

virus pada kucing

Bagi kucing, nama adalah sebuah identitas untuknya. 

Jika kamu ingin menjinakkan kucing, berilah sebuah nama untuknya. 

Nama kucing akan memudahkan kamu dalam melatih kucing liar kedepannya. 

11. Latih Kucing Setiap Hari

Jika sudah memberi nama kucing, mulailah melakukan pelatihan kucing secara rutin setiap hari. 

Metode yang cocok untuk melatih kucing liar adalah clicker training

Dengan metode clicker training kamu bisa melatih kucing liar agar jinak dan penurut dalam waktu 1-2 minggu saja. 

Kamu juga bisa mempelajari bahasa tubuh kucing untuk mengetahui kondisinya. 

Berikut beberapa contoh bahasa tubuh kucing yang perlu kamu ketahui:

- Kucing bersuara “meow” pelan saat bertemu dengan kamu, artinya dia memberi salam.

- Kucing rebahan di lantai sambil melihat kamu beraktivitas, artinya dia sedang santai.

- Kucing berguling-guling dilantai tanpa sebab yang jelas, artinya dia birahi.

Mempelajari tingkah laku kucing akan berguna untuk mengetahui tentang kondisi yang mereka alami. 

Itulah 11 langkah cara menjinakkan kucing galak dan liar yang perlu kamu ketahui. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Daru Raya hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
218 kali