Kamu yang berencana untuk membeli rumah, pasti tahu bahwa Bank Indonesia sebelumnya mewajibkan pembayaran uang DP rumah sebanyak 30 persen.

Kabar baiknya, kini mekanisme pembayaran down payment rumah diserahkan kepada masing-masing bank.

Artinya, kamu nggak perlu khawatir harus merogoh kocek besar untuk menyiapkan DP.

Nah, anggap saja kamu adalah pegawai kantoran yang memiliki gaji Rp8 juta per bulan.

Kamu berencana untuk membeli rumah seharga Rp500 juta, dan down payment yang ditetapkan bank sebesar 10% dari harga rumah, alias Rp 50 juta.

Seperti apa cara yang paling tepat untuk mengumpulkan uang muka untuk membeli rumah tersebut?

Berikut Rumah123 beritahu caranya!

1. Alokasikan gaji sebanyak 25% untuk biaya kebutuhan sehari-hari

down payment - rumah123.com

Kamu harus mengalokasikan gajimu secara disiplin dan teratur.

Dengan gaji sebesar Rp8 juta, kamu bisa mengalokasikan gaji sebesar 25% atau sebesar Rp2 juta.

Dalam satu bulan, maksimalkan pengeluaranmu untuk kebutuhan harian sebesar itu dalam satu bulan.

Merasa berat untuk membayar DP rumah? Ada kok rumah DP 0 yang bisa dibeli. Ini syaratnya!

2. Jangan lupa bayar tagihan dengan 12,5% gajimu

Apabila kamu tinggal sendiri, jangan lupa juga untuk alokasikan dana untuk listrik dan air.

Kamu masih boleh punya tagihan lain kok, misalnya tagihan kartu kredit.

Tapi pastikan seluruh tagihan tersebut nggak lebih dari Rp1 juta ya.

Sebab, jika kamu memiliki banyak tagihan, terutama tagihan kartu kredit melebihi penghasilan, atau parahnya sampai mengalami kredit macet, bank akan menilai skor kredit buruk, sehingga pengajuan KPR nanti menjadi sulit.

3. Dana darurat sebesar 5% juga nggak kalah penting

down payment - rumah123.com

Menyisihkan sebagian besar uangmu untuk DP rumah memang boleh-boleh saja, tapi bukan berarti kamu nggak menyiapkan dana darurat sama sekali.

Jika suatu hari nanti terjadi hal di luar dugaan, kamu nggak perlu panik lagi.

Supaya aman, sisihkan 5% penghasilanmu, atau sebesar Rp400 ribu untuk dana darurat.

4. Biaya hiburan cukup 5%

Ingat, ada tujuan besar yang harus kamu kejar.

Jadi jangan mudah tergoda untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan di luar sana.

Batasi dirimu untuk menyisihkan hanya 5%, alias Rp400 ribu untuk biaya entertainment, baik itu belanja pakaian baru, atau berlangganan media streaming digital seperti Netflix.

Ini daftar film Netflix terbaik berbagai genre yang wajib ditonton

5. Sedekah juga penting loh, sisihkan 2,5% gajimu ya!

zakat fitrah - rumah123.com

Supaya tujuanmu bisa segera tercapai, nggak ada salahnya untuk terus-terusan berbuat baik.

Siapa tahu kan semesta akan mempermudah jalanmu menuju targetmu tersebut?

Setiap bulannya, paling tidak sisihkan 2,5% gaji ya, atau sebesar Rp200 ribu untuk disedekahkan.

Dengan alokasi tersebut, jika ditotal, maka jumlah pengeluaranmu per bulannya sebesar Rp4 juta.

6. Menabung dan menginvestasikan sisa gaji untuk DP rumah

Artinya, masih ada Rp4 juta sisanya untuk ditabung.

Apabila kamu konsisten, kamu bisa mengumpulkan sebesar Rp48 juta dalam setahun!

Mengingat masih kurang Rp2 juta, kamu bisa menambahkannya dengan kerja sampingan.

Tentunya nggak butuh waktu lama untuk mengumpulkan sebesar Rp2 juta dalam setahun.

Atau alih-alih menaruh Rp4 juta per bulan di tabungan, kamu bisa menyimpannya di instrumen investasi.

Bagi pemula, mulailah dengan investasi risiko rendah seperti reksadana pasar uang atau pendapatan tetap.

Kamu juga bisa investasi emas batangan.

Dengan begitu, dana tidak hanya mengendap dan termakan inflasi, tapi terus diputar dan menghasilkan keuntungan.

Meskipun tampak sulit, nyatanya dengan alokasi pengeluaran yang tepat, mengumpulkan DP rumah sebesar Rp50 juta bisa-bisa saja kan?

Yuk, mulai disiplin terhadap dirimu supaya impianmu untuk membeli rumah bisa segera terwujud!

Jangan lupa, cari rumah dengan desain, bentuk, dan harga bervariasi hanya di Rumah123!
Bagikan:
20248 kali