OK

Cara Menghilangkan Najis Anjing Sesuai Syariat Islam, Jangan Sampai Batalkan Ibadah!

10/04/2022 by Siti Nurhikmah

najis anjing

Beberapa orang kerap kebingungan untuk membersihkan najis anjing yang tak sengaja terkena bagian tubuh atau perabotan di rumah. Lantas, bagaimana caranya? Yuk simak cara menghilanngkan najis anjing yang benar sesuai syariat Islam di sini!

Untuk menghilangkan najis anjing, ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan lo!

Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir lagi jika terkena najis anjing. 

Yuk simak cara menghilangkan najis anjing yang benar sesuai syariat Islam di bawah ini:

Cara Menghilangkan Najis Anjing Sesuai Syariat Islam

air liur anjing

sumber: umma.com

1. Menurut Hadis Muslim

Melansir NU Online, berikut adalah cara menghilangkan najis anjing menurut hadis Muslim:

“Sucinya wadah salah satu di antara kalian ketika dijilat anjing adalah dengan cara dicuci sebanyak tujuh kali. Salah satunya dicampuri dengan debu.” (HR Muslim, Ahmad).

Terdapat pula hadis Muslim lain yang menjelaskan mengenai cara membersihkan najis anjing, yaitu:

“Sucikanlah bejana kalian apabila anjing minum padanya, dengan cara dibasuh tujuh kali. Cucian yang pertama dengan tanah (debu).” (HR Muslim no.279)

Berdasarkan hadis riwayat Muslim, cara menghilangkan najis anjing adalah dengan membasuhnya menggunakan debu dan air sebanyak tujuh kali dengan cucian pertama dan terakhir menggunakan debu.

2. Menurut Syekh Imam Nawawi al-Banteni

Syekh Imam Nawawi al-Banteni menjelaskan najis anjing termasuk dalam jenis najis mughalladhah.

Untuk membersihkan najis mughalladhah, kamu harus mencucinya sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah suci.

Dalam membersihkan najis sebaiknya dengan cara tidak direndam kecuali jika mencucinya di sungai.

Selain itu, jika badan, pakaian, atau barang bawaan seseorang terkena najis maka salatnya batal.

Bisakah Membersihkan Najis Anjing Menggunakan Sabun?

Pertanyaan yang sering kali muncul ketika menghilangkan najis anjing adalah bolehkah membersihkannya menggunakan sabun?

Sebagian ulama menyamakan perihal ini dengan perihal menyamak kulit.

Sering kali, kulit bangkai hewan dapat menjadi suci dan dapat digunakan sebagai pakaian untuk salat jika telah disamak.

Cara menyamak kulit agar menjadi suci adalah dengan membersihkan kulit tersebut menggunakan air yang dicampur tawas agar kotorannya hilang.

Untuk kasus ini, ulama memperbolehkan penggunaan sabun sebagai pengganti tawas.

Pernyataan inilah yang akhirnya membuat banyak orang menganggap sabun dapat menggantikan debu atau tanah ketika membersihkan najis anjing.

Namun, beberapa ulama menyarankan mengganti debu atau tanah menggunakan sabun hanya ketika darurat saja atau ketika kamu tidak menemukan debu atau tanah di sekitarmu.

Beberapa Pandangan Mengenai Najis Anjing

najis anjing

sumber: islam.nu.or.id

Terdapat berbagai macam pandangan ulama mengenai najis anjing.

Hal ini terjadi karena tidak seluruh ulama menyepakati persoalan najis anjing.

Misalnya Madzhab Maliki yang menyatakan anjing tidaklah najis karena semua makhluk hidup termasuk suci.

Oleh karena itu, dalam Madzhab ini membasuh apapun yang terkena air liur anjing hanyalah sebuah sunah bersifat ta’abbudi (tak ada alasan karena merupakan ketetapan Allah Swt).

Sementara itu, Madzhab Hanafi menyatakan tidak seluruh bagian tubuh anjing adalah najis.

Bagian yang najis hanyalah keringat dan air liur anjing, sehingga apapun yang terkena oleh keringat dan air liur anjing harus segera disucikan.

Selain itu, Madzhab Syafi’i dan Hanbali menyatakan seluruh tubuh anjing termasuk najis, baik bulu, keringat, dan air liurnya. 

Di Indonesia, Madzhab Syafi’i paling banyak digunakan dan dipercayai oleh ulama, sehingga wajar bila banyak orang menganggap seluruh bagian anjing termasuk najis.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Podomoro Golf View hanya di Rumah123.com dan 99.co karena kami #AdaBuatKamu!