Dengan mengetahui cara mengecat tembok yang tepat, hasilnya menjadi lebih sempurna - Rumah123.com Dengan mengetahui cara mengecat tembok yang tepat, hasilnya menjadi lebih sempurna - Rumah123.com

Mengecat tembok atau dinding rumah merupakan tahapan terakhir yang harus dikerjakan dalam membangun rumah. Memang sih, untuk rumah yang baru dibangun, tahapan ini menjadi tanggung jawab tukang bangunan. Namun, setidaknya kamu juga harus tahu cara mengecat tembok yang benar. Sebab, tak sedikit tukang bangunan yang “nakal”, dan sembarangan dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Sehingga akhirnya, hasil cat tidak maksimal dan tidak bisa bertahan lama. 

Bahkan, tak menutup kemungkinan setelah membaca artikel cara mengecat tembok dari Rumah123.com ini, kamu bisa mengerjakannya sendiri! Selain lebih murah, tentu hasilnya akan sesuai dengan keinginanmu. Yuk, langsung saja simak artikel selengkapnya!

1. Cat dasar dinding dengan alkali sealer

Setelah pemasangan batu bata pada dinding, tahapan finishing yang dilakukan sebelum pengecatan adalah tahapan plester dinding atau mengaci. Banyak orang yang langsung mengecat tembok dengan cat warna setelah proses plester dinding selesai. Padahal, ini salah besar dan malah membuat warna tembok menjadi tak sempurna dan cepat pudar. 

Seharusnya setelah tembok selesai diaci, lapisi tembok dengan alkali sealer sebagai cat dasar sebelum dilakukan pengecatan warna. Dengan alkali sealer, warna cat menjadi lebih konsisten merata, anti jamur, dan kamu bisa lebih menghemat top coat. Setelah acian kering, lapisi tembok dengan alkali sealer, lalu baru lanjut ke proses pengecatan.

Proses pengaplikasian cat dasar dengan alkali sealer

Sebelum mengaplikasikan alkali sealer, pastikan usia tembok yang sudah diaci paling tidak sudah satu bulan. Jadi, faktor air dalam acian sudah hampir hilang. Aplikasikan alkali sealer sebanyak dua kali lapisan. Perhatikan deskripsi dari produk alkali sealer yang dibeli karena ada yang harus dicampur air dan ada yang bisa langsung dipakai. 

Baca juga: 5 Cara Merawat Batu Alam Pada Dinding dan Lantai Rumah

2. Cat sudut dinding dengan cat warna

Setelah pengaplikasian cat dasar selesai, diamkan selama 2 jam agar hasilnya sempurna. Selanjutnya adalah proses finishing menggunakan cat warna, dengan roll cat sebagai alat untuk mengaplikasikannya. Namun sebelum mengecat seluruh bagian tembok, pertama-tama cat terlebih dahulu bagian sudut yang sulit dijangkau dengan kuas tembok biasa. Supaya memudahkanmu, sambungkan kuas tersebut dengan pipa paralon, kayu atau bambu, sesuai kebutuhan. Lakukan berulang kali sehingga sudut dan siku tertutupi merata dengan warna cat yang diinginkan.

3. Cat seluruh dinding dengan seluruh warna menggunakan roll cat

Apabila bagian sudut sudah dicat, maka selanjutnya adalah menyelesaikan seluruh bagian tembok yang belum diwarnai. Siapkan dulu cat warna, bak cat, roll cat, dan tongkat roll cat. Aplikasikan dari bawah ke atas atau atas ke bawah, dengan catatan jangan sampai terputus di tengah. Hindari mengangkat roll cat karena bisa membuat warna menumpuk dan hasilnya menjadi tebal tipis tak merata. Supaya lebih mudah, gunakan pola roll yang membentuk huruf “V”. 

Setelah seluruh dinding sudah dilapisi cat, ulangi proses cat ke arah berlawanan. Apabila kamu memulainya dari kiri ke kanan, maka sekarang lakukan pengecatan ulang dari kanan ke kiri dengan membentuk pola “V”. Hal ini dilakukan untuk menutupi garis-garis bekas roll cat sebelumnya. 

Itu dia 3 cara mengecat tembok yang benar. Tahapan dan juga teknik di atas penting untuk diperhatikan. Sebab, salah-salah dalam mengaplikasikannya, bisa-bisa hasil cat malah jelek atau tidak bertahan lama. 

Bagikan:
3164 kali