Cara memperbaiki kipas angin secara cepat bisa kamu lakukan di rumah. Selain proses perbaikan kamu pun juga bisa mencegah kerusakan kipas dengan cara berikut ini selengkapnya. 

Cara memperbaiki kipas angin

Cara memperbaiki kipas angin pada dasarnya tergolong sangat mudah dan bisa diaplikasikan untuk kebutuhan sehari-hari.

Meski demikian, ada beberapa bagian yang perlu kamu perhatikan secara lanjut agar fungsi kipas angin terjaga dengan baik.

Ada beberapa cara memperbaiki kipas angin yang sangat solutif untuk supaya penghuni rumah bisa merasa sejuk saat beristirahat.

Lantas, seperti apa cara memperbaiki kipas angin secara mandiri? Simak pembahasannya bersama-sama berikut ini.

Cara memperbaiki kipas angin, beserta identifikasi penyebabnya

Ada beberapa faktor kerusakan yang terjadi pada kipas angin rumah, tak hanya sekadar sistem dan saluran kelistrikan saja, melainkan juga pada fisiknya.

Secara umum, suara bunyi dengung maupun berdesis merupakan identifikasi utama kerusakan kipas angin yang sangat mengganggu saat digunakan.

Salah satu faktor umum yang kerap terjadi adalah kerusakan bushing yang sudah mulai menua dan tidak layak pakai, sehingga harus diganti dengan yang baru.

Untuk itu, simak beberapa tips dan trik beserta langkah-langkahnya berikut ini. 

1. Bongkar atau melepaskan rangkaian kipas angin

Jika kipas angin rumah dalam bentuk berdiri, tahap pertama yang perlu kamu lakukan adalah membongkarnya terlebih dahulu. 

Setelah dibongkar kerangka dalam bentuk bulat, tahap selanjutnya adalah melepaskan baut kerangka kipas secara hati-hati.

Tujuan pelepasan rangka, agar tidak ada kabel yang terputus sehingga bisa dirawat dengan mudah.

2. Lihat penutup dinamo

Setelah kerangka dapat dibuka dengan baik, tahap selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah membuka penutup motor dinamo.

Penutup motor tersebut harus dibuka bautnya dan dikeluarkan oleh stator dan as motor. 

Lakukan secara perlahan dan hati-hati, jangan sampai gulungan/spul putus karena dapat berakibat fatal, bahkan kipas menjadi mati total.

3. Mengecek bushing kipas 

Setelah mengecek penutup dinamo, pastikan apakah terjadi aus pada bushing kipas. 

Apabila terjadi, maka sebaiknya diganti terlebih dahulu dengan bushing yang baru.

Jika masih layak untuk digunakan, maka dikeluarkan dulu untuk mempermudah proses pembersihan.

Setelah itu, pasang kembali bushing ke bagian motor dinamo. 

3. Membersihkan kotoran

Tahap selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan kotoran pada bagian sela-sela dan kipas angin.

Bersihkan kipas dengan lap kering atau kanebo yang sudah layak untuk proses pembersihan rumah.

Lakukan secara berulang agar debu dan kotoran tidak menempel pada bagian kipas. 

4. Memasang kembali kipas angin

Setelah proses pembersihan dan pengecekan komponen kipas angin secara maksimal, kamu pun bisa memasang kembali kipas secara hati-hati dan perlahan.

Apabila pemasangan telah dilakukan secara baik dan detail, kamu pun bisa menyalakannya kembali secara normal.

Adapun, untuk proses uji coba kamu pun bisa memulainya untuk menyalakan kipas dari kecepatan tertinggi.

Baca Juga :  Anti Mahal, Kenalan dengan Kipas Angin AC yang Bikin Rumah Sejuk

Cegah kerusakan kipas angin dengan cara berikut ini

Secara umum, kipas angin merupakan salah satu alat yang memiliki perubahan energi paling kuat.

Sebab, kipas angin memiliki kemampuan dalam mengubah energi listrik menjadi energi kinetik yang berfungsi menyejukkan ruangan.

Apabila kipas tidak berfungsi dengan baik, pendinginan rumah pun menjadi kurang optimal.

Untuk itu, ada beberapa pilihan dan cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kerusakan kipas angin sebagai berikut. 

1. Perawatan dan pembersihan secara berkala

Semua peralatan yang dibersihkan secara berkala dengan bentuk yang kering akan menjadi lebih awet.

Tak jarang, kipas angin sering mengalami kotor maupun kerusakan pada sisi baling-baling sehingga perlu diperhatikan lebih dalam.

Dalam proses pembersihan, sangat disarankan untuk membersihkan baling-baling baik dalam bentuk berdiri atau dinding setidaknya dua minggu sampai satu bulan sekali.

2. Pastikan kipas digunakan dalam ritme waktu yang konstan 

Ya, untuk menjaga kualitas kipas dalam kinerja yang optimal, penggunaan pun juga berpengaruh terhadap kualitas kipas.

Kamu pun bisa menggunakan kipas angin dalam bentuk ritme yang konstan, sekalipun kipas tersebut mendinginkan udara secara natural.

Untuk proses pendinginan kipas, ada baiknya kamu menggunakan kipas dengan standar menengah atau bawah agar kipas tidak bekerja ekstra sekalipun berumur lebih panjang.

3. Hindari pemakaian ekstrem 

Faktor pemakaian menjadi hal penting dalam kerusakan kipas angin, oleh sebab itu kamu pun tidak disarankan untuk menggunakan pemakaian ekstrem.

Sebagai contoh, kamu memiliki kebiasaan untuk mendinginkan ruangan dengan kipas, namun pada titik tertinggi sehingga dinamo dan bushingnya pun menjadi lebih mudah rusak.

4. Rutin mengecek komponen kipas angin

Lebih baik mencegah daripada mengobati, oleh sebab itu penting untuk memeriksa komponen kipas secara berkala sebagai bagian dari antisipasi kerusakan.

Tak hanya membersihkan secara berkala, bagian bushing, dinamo maupun kabel-kabel pada kipas angin juga perlu diperhatikan secara berkala.

Baca Juga : 7 Kipas Angin Gantung Minimalis Hemat Listrik | Mulai Rp70 Ribuan

Demikian beberapa tips dan trik, serta solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan kipas angin di rumah, semoga bermanfaat dan mudah untuk diaplikasikan.

Yuk, cari tahu tips memperbaiki perabot rumah yang rusak selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Mau punya rumah idaman di Bandung? Yuk, cari tahu rumah impian keluarga milenial di Green Caraka Residence selengkapnya."

Bagikan:
5794 kali