Ilustrasi Foto: Rumah123/Getty
 

Stasiun Rawa Buntu merupakan transportasi umum andalah bagi warga sekitar Serpong, BSD, dan Pamulang, pengguna commuter-line. Kalau kamu sudah biasa memanfaatkan transportasi ini, kenapa gak sekalian punya hunian di stasiun ini?

Perum Perumnas mulai menawarkan rumah susun (Rusun) berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan Stasiun Rawa Buntu. Rusun ini akan dibangun di sisi kanan-kiri Stasiun. Rencananya, Perum Perumnas akan membangunnya akhir tahun ini atau awal tahun depan.

"Pembangunan kami mulai akhir 2018 ini, tepatnya pada bulan November. Pembangunan ditargetkan selesai pada 2021," kata GM Corporate Communication Perumnas, Dian Rahmawati, seperti dikutip Detik.com, Selasa (9-10-2018).

Baca juga: 13 Oktober 2018, Batas Waktu Ambil NUP untuk Hunian TOD Rawa Buntu

Menurut Dian, saat ini pihak Perumnas sedang mengecek ke lapangan untuk pembangunan fondasi Rusun TOD tersebut, sekaligus mulai memasarkannya. "Saat ini sedang mulai progres pelaksanaan test pile untuk fondasi," kata dia, dikutip dari sumber yang sama..

Apa saja sih fasilitas hunian TOD ini?

Menurut Dian, akan tersedia area komersial dan hiburan, serta fasilitas olahraga  bagi para penghuni Rusun Rawa Buntu. "Kami pun menyediakan fasilitas shower/kamar mandi. Terdapat pula climbing wall, kids playground, dan taman bersama," kata Dian lagi.

Berapa harganya?

Harga Rusun Rawa Buntu ini adalah mulai Rp13 juta per meter persegi (m2) untuk ukuran Tipe Studio seluas 22,64 m2. Jadi total harga untuk tipe terkecil ini sekitar Rp290 jutaan atau tepatnya Rp294.320.000. Perumnas memberikan cicilan murah, yakni sekitar Rp1 jutaan per bulan melalui Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) pihak perbankan.

Baca juga: Makin Enak Aja Tinggal di Tangsel, Bakal Ada MRT Lho!

Gimana cara pembeliannya?

Pertama, peminat harus mengambil Nomor Urut Pemesanan (NUP) dengan biaya sebesar Rp1 juta. Dengan NUP ini peminat bisa menggunakannya untuk memilih unit yang diinginkan.

Kedua, peminat membayar booking fee atau tanda jadi Rp5 juta.

Ketiga, membayar uang muka atau down payment (DP) 20%. Uang muka ini bisa dicicil 6 kali selama 4 bulan.

Nantinya nominal NUP dan DP tersebut akan dimasukkan ke dalam harga penjualan unit yang sebesar Rp290 juta tersebut.

Keempat, calon pembeli mengajukan KPA ke perbankan (BTN, BNI, BCA, Mandiri, dll) dengan beragam tenor (5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun). Untuk cicilan Rp1 jutaan per bulan, calon pembeli bisa memilih tenor yang paling lama yakni 20 tahun.

Baca juga: Minggu Terakhir Juli Ini, Perumnas Umumkan Cara Mendaftar Hunian di Stasiun

Berapa cicilannya per bulan? 

Tenor 5 tahun, cicilannya Rp 4.794.123

Tenor 10 tahun, cicilannya Rp2.814.809

Tenor 15 tahun cicilannya Rp2.217.112

Tenor 20 tahun cicilan Rp1.949.540

Catatannya: harga tersebut merupakan harga sebelum launching pada 20 oktober 2018 dan sudah memegang NUP.

Baca juga: Perumnas Bangun Hunian TOD, Solusi Kemacetan Kota Nih!

Area Stasiun Rawa Buntu akan segera dibangun hunian apartemen berbentuk rumah susun (rusun). Pembangunan akan dibangun oleh Perum Perumnas pada awal tahun depan atau 2019.

Jangan khawatir soal kemacetan di sekitar Stasiun Rawa Buntu, terutama di fly-over-nya yang merupakan biang keroknya. Pasalnya, angkutan umum, ojek online, dan taksi online banyak yang parkir dan ngetem di pinggir jalan itu menunggu penumpang keluar dari stasiun.

Bagikan: 624 kali