Cara Membuat Rangkaian Lampu LED

Kamu bisa cari tahu cara membuat rangkaian lampu LED untuk penerangan rumah yang lebih baik dan menyala. Simak tips dan triknya secara cepat dan mudah di sini selengkapnya!

Seiring berjalannya waktu, penerangan rumah bukan hanya sekadar pencahayaan semata melainkan juga ada kaitannya dengan efisiensi daya listrik.

Rumah yang terang kini semakin hemat energi dengan usia pakai lampu untuk jangka panjang, khususnya pada penerangan interior rumah. 

Salah satu cara yang tepat adalah penggunaan lampu LED yang diklaim mampu menghemat daya listrik hingga 85% dibanding lampu biasa.

Hal ini pastinya sangat fantastis, bahkan sebuah lampu LED juga bisa digunakan hingga belasan tahun sehingga menghasilkan nilai ekonomis tinggi.

Secara fakta tersebut, lampu LED pastinya memiliki banyak manfaat yang baik untuk kebutuhan rumah tangga.

Usut punya usut kamu juga bisa membuat rangkaian lampu LED sebagai penerangan rumah sehingga menghasilkan suasana yang lebih nyaman dan menarik.

Seperti apa proses dan cara membuat rangkaian lampu LED untuk kebutuhan rumah tangga? Simak pembahasannya bersama-sama!

Biaya Membuat Rangkaian Lampu LED untuk Penerangan Rumah

Skema Lampu LED Hemat Energi Sumber : Eyuana.com

Lampu LED memang dikenal sangat efisien daya, namun harga bohlam cenderung lebih mahal dibandingkan lampu lainnya.

Pasalnya, kamu harus merogoh kocek mulai Rp50 ribu unuk sebuah lampu LED saja, bukan tak mungkin harga tersebut ikut terkerek hingga lebih dari Rp150,000.

Harga tersebut juga bergantung pada masing-masing merek lampu, sehingga keberadaan lampu LED masih belum terdistribusi dengan baik.

Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk membuat rangkaian lampu LED untuk penerangan rumah berbiaya rendah dan mudah di pasaran.

Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa cari tahu apa saja perlengkapan dan estimasi harga komponen membuat rangkaian lampu LED untuk penerangan rumah berikut ini : 

1. Lampu LED warna putih bening sebanyak 25 pcs. (@ Rp500,- : Rp12,500,-)

2. Dioda IN4007 sebanyak 4 pcs (@1,000,- : Rp4,000,-)

3. Kapasitor milar 330nF/450 Volt (@1,000,- : Rp1,000,-)

4. Elco 4,7 uF/450 Volt (@1,500,- : Rp1,500,-)

5. Resistor ukuran R 470K (@250,- : Rp250,-)

6. Resistor ukuran R 330 ohm (@250,- : Rp250,-)

Total pengeluaran : Rp19,500

Apabila kamu sudah memiliki lampu bekas efisiensi CFL (Compact Fluorescent Light) yang sudah rusak, maka bekas lampu tersebut jangan dibuang dulu.

Karena kamu bisa gunakan sebagian komponennya untuk membuat lampu LED murah ini, hanya tinggal beli paket yang kurang saja. 

Pada rangkaian bekas ballast CGL, sudah hampir semua komponennya tersedia sangat lengkap. 

Langkah Membuat Rangkaian Lampu LED untuk Penerangan Rumah 

Cara Kerja Lampu LED Sumber : Eyuana.com

1. Langkah awal yang perlu disiapkan adalah membuat rangkaian dengan memanfaatkan casing lampu jari.

Casing tersebut akan dimanfaatkan sebagai pengganti wadah untuk lampu LED efisiensi ini, untuk pemantul cahayanya gunakan bekas kaset VCD yang sudah rusak.

Setelah rangkaian dibuat, kamu bisa uji coba dengan LED sementara melalui rangkaian seri, kemudian dicoba melalui listrik AC 220 volt.

Tidak disarankan untuk memegang rangkaian listrik karena terhubung langsung dengan listrik bertegangan tinggi 220 volt.

2. Kemudian pasangkan rangkaian lampu yang sudah jadi ke dalam tempat bekas lampu jari.

Buat proses rangkaiannya dengan presisi sehingga terlihat bersih dan estetis. 

3. Kemudian, uji coba kembali rangkaian lampu LED yang telah kamu buat sebelum dipasang permanen.

4. Tahap membuat rangkaian lampu LED untuk penerangan rumah menghasilkan tekstur terang untuk ruangan dan kamar tidur.

Meski belum sebaik lampu hemat energi, namun efisiensi penggunaan lampu ini diklaim efisien hingga 85%, dan tetap lebih awet dibanding lampu hemat energi.

Hitung BIaya Listrik Membuat Rangkaian Lampu LED untuk Penerangan Rumah 

Umumnya, daya listrik lampu LED rata-rata sekitar 1,85 Watt per lampu, sehingga dipastikan jauh lebih terjangkau penggunaan daya listriknya.

Jika dihitung berdasarkan tarif dasar PLN selama sebulan maka caranya : 

Lampu dihidupkan selama 12 jam/ hari (18 : 00 - 16 : 00), maka harga tarif dasar listrik PLN per kWh adalah : 

1. R1 daya 450 VA : Rp415 per kWh

2. R1 daya  900 VA : Rp605 per kWh

3. R1 daya 1,300 VA : Rp979 per kWh

4. R1 daya 2,200 VA : Rp1,004 per kWh

Rumus perhitungan : Pemakaian x Tarif Dasar Listrik 

Jika listrik rumah menggunakan 2,200 VA, maka perhitungannya adalah sebagai berikut  :

1,85 watt x 12 jam = 22,2 Watt. 

Dalam satu bulan = 22,2 Watt x 30 hari = 666 Watt (0,666 kWh)

Uang yang dikeluarkan untuk biaya listrik lampu LED.

0,666 kWh x Rp1,004 = Rp668,64,-

Artinya biaya satu lampu membutuhkan uang senilai Rp668,4 kemudian kalikan saja dengan jumlah lampu yang ada di dalam rumah untuk menghitung secara lebih mudah dan jelas.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang cara membuat rangkaian lampu LED beserta perhitungannya menurut angka. 

Temukan inspirasi menarik seputar hunian dan tips bangun rumah, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Wujudkan hunian idaman kamu seperti Gateway Park of LRT City, hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
165 kali