cara membuat aquaponik dari botol bekas

Ingin bercocok tanam dengan cara aquaponik? Berikut ini adalah cara membuat aquaponik dari botol bekas. Caranya mudah sekali untuk dilakukan.

Budidaya tanaman banyak sekali. Ada yang masih menggunakan media tanam tanah, namun ada juga yang tidak. 

Orang mulai mengenal budidaya hidroponik yang menggunakan media tanam air untuk tumbuh kembang tanaman. 

Hidroponik sendiri adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah. 

Sistem ini menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman meski tanpa media tanam tanah. 

Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya tanaman menggunakan tanah. 

Budidaya hidroponik memakai air jauh lebih efisien dan cocok dilakukan di kawasan yang mempunyai pasokan air terbatas. 

Sementara akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang memadukan hidroponik dan akuakultur atau aquakultur. 

Akuakultur adalah sistem pemeliharaan dan penangkaran hewan yang menggunakan air sebagai komponen utamanya. 

Jadi ada hubungan simbiosis antara akuakultur dan hidroponik. Penjelasannya kira-kira seperti ini. 

Akuakultur menjadi sistem pemeliharaan ikan. Kotoran ikan ini dimanfaatkan sebagai nutrisi untuk tanaman dengan sistem budidaya hidroponik. 

Tanaman sayuran atau buah-buahan mendapatkan nutrisi dari kotoran hewan yang merupakan pupuk alami. 

Simak Cara Membuat Aquaponik dari Botol Bekas 

Cara membuat aquaponik dari botol bekas sebenarnya mudah dan murah lantaran memanfaatkan barang bekas. 

Peralatan yang Harus Disiapkan 

1.  Satu (1) buah botol minuman air kemasan bekas 

2. Sepotong kain bekas untuk media menyalurkan air

3. Cutter/gunting/pisau  

4. Satu (1) buah gayung berisi air bersih 

5. Nutrisi A dan B khusus untuk tanaman aquaponik 

6. Sekam bakar yang dijadikan sebagai media tanam aquaponik. Kamu dapat membelinya di toko yang menjual tanaman atau pasar 

7. Bibit tumbuhan yang ingin ditanam

Cara Membuat Aquaponik dari Botol Bekas

Langkah pertama adalah menyiapkan botol plastik lantas memotongnya dengan cutter atau pisau menjadi dua bagian yang sama. 

Ukuran botol yang dipotong itu nantinya sama atau seimbang pada keduanya. Jangan lupa mengukur terlebih dahulu. 

Selanjutnya, buka tutup botol plastik. Buatlah lubang kecil pada permukaan dengan menggunakan cutter

Saat membuat lubang ini, lakukan dengan hati-hati agar lubang yang dibuat sesuai keinginan serta tangan kamu tidak terluka. 

Masukkan potongan kain bekas pada lubang tutup botol tesebut. Pastikan kain tersebut sama panjang pada kedua sisinya. 

Kamu bisa memilih kain apa saja untuk ditaruh di sini, yang terpenting kain bisa menyerap air dengan baik. 

Setelah proses ini selesai, pasang kembali tutup botol pada botol ini, kemudian simpan dan melanjutkan pekerjaan lain. 

Langkah berikutnya adalah mengambil gayung air, menuangkan nutrisi A dan nutrisi B ke dalamnya. 

Campurkan kedua nutris ini dengan perbandingan 2:1, kamu bisa memperkirakan sendiri takarannya. 

Setelah itu, aduk kedua nutrisi ini sehingga semuanya bercampur dan larut menjadi satu bagian.

Langkah selanjutnya adalah mengambil sisa potongan botol bekas bagian bawah, bersihkan terlebih dulu, 

Tuangkan air dan nutrisi tanaman ke dalam potongan botol bekas bagian bawah. Setelah itu, simpan dahulu.

Ambil lagi potongan botol bekas bagian atas yang sudah dipasangi kain bekas, masukkan sekam bakar secukupnya. 

Tahap berikutnya adalah menaruh bagian botol yang atas tersebut terendam ke dalam campuran air. 

Lantas masukkan bibit tanaman aquaponik yang sudah disiapkan sejak awal. Nah, kamu siap memulai budi daya tanaman aquaponik. 

Jika melihat tahapan yang dijelaskan tadi, ternyata proses pembuatan aquaponik mudah sekali bukan? 

Untuk pilihan tanaman, kamu bisa menanam tanaman sayuran atau juga buah-buahan yang diinginkan.

Baca juga: Mengenal Budidaya Tanaman Hidroponik, Ternyata Malah Hemat Air Lho

Bagikan:
20326 kali