Banyak orang tua yang menunda untuk membuat akta kelahiran anaknya. Padahal cara membuat akta kelahiran sangatlah gampang, lo!

cara membuat akta kelahiran

Para orang tua yang baru memiliki buah hati pasti sedang di puncak kebahagiaannya.

Tapi jangan lupa untuk membuat akta kelahiran si kecil ya!

Sebab, banyak sekali orang tua yang menunda untuk mengurus hal ini.

Padahal, akta kelahiran paling lambat diurus selama 60 hari sejak kelahiran.

Daripada makin repot karena terlambat, sebaiknya persoalan akta lahir anak segera diurus dari sekarang.

Sebab, akta kelahiran adalah dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia.

Segala urusan administrasi anak kelak pastinya akan membutuhkan akta kelahiran. 

Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat lainnya.

Sebagai hasil pelaporan kelahiran, diterbitkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran.

Cara membuat akta kelahiran online untuk berbagai wilayah

cara membuat akta kelahiran

Sekarang kamu bisa kok membuat akta kelahiran online.

Semua prosesnya dilakukan secara daring, sehingga kamu tidak perlu sedikitpun pergi ke dinas dukcapil setempat.

Namun, cara membuat akta kelahiran online ini baru berlaku di beberapa daerah saja, seperti Jakarta, Jogjakarta, dan Semarang.

Cara membuat akta kelahiran online wilayah Jakarta

Dilansir dari Jakarta.go.id, berikut langkah-langkah membuat akta kelahiran online:

1. Siapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan, yaitu:

- Surat Kelahiran dari Dokter/Bidan/Penolong

- Nama dan Identitas Saksi Kelahiran

- KK Orang Tua

- KTP Orang Tua

- Kutipan Akta Nikah

- SPTJM Kebenaran Data Kelahiran (unduh di sini)

- SPTJM Kebenaran Sebagai Pasangan Suami-Istri (khusus untuk yang tidak memiliki akta perkawinan, bisa unduh di sini)

2. Setelah menyiapkan dokumen tersebut, buka laman https://alpukat-dukcapil.jakarta.go.id/

3. Langkah-langkah mengajukan permohonan pembuatan akta kelahiran online:

- Klik Permohonan

- Masukkan semua data yang dibutuhkan pada halaman Input Pelaporan Kelahiran WNI

Cheklist Dokumen Persyaratan, masukkan SMS Phone. Klik Simpan.

- Tutup Pesan yang ditampilkan.

- Klik Browse, cari dokumen elektronik yang dibutuhkan. Klik Upload.

- Pilih Service Point dan Tanggal jadwal pengambilan dokumen, klik Kirim Permohonan Jadwal.

- Klik Ya, bila tidak ada perubahan

- Klik Tombol Print, untuk menampilkan dan mengunduh surat permohonan.

Cara membuat akta kelahiran online wilayah Jogjakarta

Dilansir dari Kompas.com, Staf Ahli Wali Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, menjelaskan, saat ini untuk mengurus berkas kependudukan dipusatkan lewat (Jogja Smart Service) JSS.

Berikut langkah-langkahnya:

- Unduh Jogja Smart Service di App Store atau Play Store

- Buka aplikasi JSS dan klik "daftar di sini"

- Isi nomor KTP

- Pilih metode pendaftaran, pilih "melalui Whatsapp", isikan data yang benar, centang setuju, dan klik "daftar"

- Pendaftaran berhasil dilakukan, lalu buka aplikasi Whatsapp untuk melakukan aktivasi akun JSS K

- Kirim pesan yang muncul klik tombol "kirim"

- Klik link berwarna biru yang muncul di pesan tersebut Pendaftaran selesai.

Cara membuat akta kelahiran online wilayah Semarang

Dilansir dari dispendukcapil.semarangkota.go.id berikut cara membuat akta  online di Semarang:

1. Surat kelahiran dari dokter/bidan/penolong persalinan, diketahui Puskesmas setempat (Asli)

2. Surat keterangan kelahiran dari Kepala Desa/Lurah (Asli)

3. Fotokopi KK dan KTP orang tua yang masih berlaku

4. Fotokopi kutipan akta perkawinan/akta nikah orang tua, dengan memperlihatkan dokumen aslinya

5. Fotokopi kutipan akta kelahiran orang tua, dengan memperlihatkan dokumen aslinya (kalau ada)

6. Fotokopi bukti/ketetapan ganti nama (apabila sudah ganti nama) dengan memperlihatkan dokumen aslinya

7. Surat Pernyataan dibubuhi meterai Rp 6.000, apabila jarak anak yang dimohonkan akta dengan anak sebelumnya lebih dari 10 tahun, dan/atau jarak peristiwa perkawinan dengan anak pertama yang dimohonkan akta lebih dari 10 tahun, diketahui RT/RW dan Lurah setempat

8. Fotokopi Ijazah/STTB anak yang bersangkutan (bagi yang sudah memiliki)

9. Nama dan identitas dua orang saksi pencatatan yang memenuhi persyaratan (berumur 21 tahun ke atas)

10. Surat Kuasa Pengisian Biodata bermeterai Rp 6.000 bagi yang dikuasakan dan fotokopi KTP Penerima Kuasa.

Untuk informasi lengkap bisa menghubungi contact person 081575632482.

Cara membuat akta kelahiran secara konvensional

cara membuat akta kelahiran

Sama seperti membuat akta kelahiran online, hal pertama yang harus dilakukan adalah melengkapi dokumen persyaratan di atas.

Setelah dokumen persyaratan di atas terpenuhi, para orang tua akan mendapatkan surat keterangan kelahiran dari Kelurahan.

Selanjutnya, langsung datangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotamadya (Dukcapil).

Adapun persyaratan untuk membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

1. Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan

2. Asli dan Fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari dokter/bidan/penolong kelahiran/Nakhoda Kapal Laut atau Pilot Pesawat Terbang dengan memperlihatkan aslinya Surat

3. Nikah/Akta Perkawinan orang tua

4. Fotokopi KK dan KTP orang tua

5. Nama dan identitas saksi pelaporan kelahiran

6. Persetujuan Kepala Dinas/Suku Dinas (apabila pelaporannya melebihi 60  hari sejak tanggal kelahirannya.

Data-data di atas kemudian akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan alias SIAK.

Setelah dibuat draft dan diberikan paraf petugas sebagai tanda verifikasi, dokumen pun siap dicetak menjadi akta kelahiran yang sudah disematkan QR code sebagai pengganti tanda tangan dan cap basah. 

Akta kemudian akan diserahkan pada orang tua.

Proses ini biasanya membutuhkan waktu  5 hari kerja sejak tanggal diterimanya berkas persyaratan secara lengkap.

Bukan cuma cara membuat akta kelahiran saja yang gampang, tapi juga minim biaya sebab proses ini tak dipungut biaya alias gratis. 

Perlu diketahui, saat ini akta kelahiran dicetak menggunakan kertas HVS A4 80 gram dan disematkan QR code

Terhitung mulai 1 Juli 2020 cetak Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran tidak lagi menggunakan jenis security printing melainkan dengan kertas HVS spek A4  80 gram.

Penggunaan kertas HVS dengan spek A4 80 gram untuk KK dan Akta Capil tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan.

Selain itu, perbedaan juga terdapat pada quick response code (QR code) yang kini disematkan pada akta.

Jika dahulu akta yang sudah selesai dicetak akan ditandatangani dan dicap, kini semua kertas akta akan disematkan gambar unik QR code.

Jadi, model akta kelahiran yang baru dicetak di atas kertas putih biasa, dan dengan QR code, tidak ada tanda tangan basah, tidak ada cap.

Ini berlaku secara nasional dan ini asli.

Hal yang harus dilakukan jika terlambat mengurus akta kelahiran

Proses pembuatan akta kelahiran di atas berlaku untuk mereka yang tepat waktu mengurusnya.

Apabila para orang tua terlambat dan baru mengurus akta kelahiran anak melebihi 60 hari setelah kelahiran, prosesnya akan lebih rumit dan lama.

Sebab, para orang tua memerlukan keputusan tertulis dari Dukcapil setempat sebelum diproses.

Ada juga kemungkinan para orang tua akan diminta membayar biaya keterlambatan. 

Bagaimana?

Mudah kan cara membuat akta kelahiran online maupun konvensional?

Daripada makin ditunda, sebaiknya kamu selesaikan sekarang juga!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti dan gaya hidup.

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Cisauk Point hanya di situs properti Rumah123.com.

Bagikan:
416751 kali