Bisnis budidaya jamur tak cuma menjanjikan keuntungan besar. Prosesnya pun gampang, dan bisa dilakukan di lahan kecil!

Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur yang banyak dikonsumsi. Rasanya yang enak dan kandungan nutrisinya yang tinggi adalah alasan utama kenapa banyak yang menyukai jamur jenis ini.

Lantaran peminatnya yang tinggi, banyak orang yang terjun ke dunia bisnis budidaya jamur. Apalagi prosesnya cukup mudah. Bahkan dilansir dari Bisnis.com, budidaya jamur bisa dilakukan di lahan berukuran 3x4 meter saja lho.

Tertarik untuk mengetahui caranya? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel ini!

Siapkan bibit jamur tiram

budidaya jamur - rumah123.com

Hal paling pertama yang harus dilakukan adalah mencari bibit jamur. Sebab, bibit yang dipilih nantinya akan menentukan keberhasilanmu dalam berbudidaya tanaman satu ini. Pilih bibit dari petani jamur terbaik yang sudah berpengalaman berbudidaya jamur sebelumnya supaya kamu mendapatkan bibit terbaik.

Baca juga: Budidaya Tanaman Hidroponik, Cara Berkebun Baru untuk Kamu yang Punya Lahan Sempit!

Siapkan ruangan pembiakan dan kumbung

budidaya jamur - rumah123.com Sumber: Pinterest

Seperti yang telah disebutkan di atas, pengembangbiakan jamur bisa dilakukan di lahan kecil sekalipun. Untuk pembudidayaan di dalam ruangan, pertama perlu dibangun rumah-rumah kecil, bisa dalam berbagai ukuran.

Kamu bisa membuat ruangan berukuran 3x4 meter dengan dinding dari anyaman bambu dan berventilasi. Pastikan ruangan tidak boleh terkena air hujan maupun matahari secara langsung.

Dalam bangunan berlantai tanah tersebut, dibuat rak setinggi 1,5 meter dari bambu sebanyak 26 rak. Rak-rak itulah yang akan digunakan untuk menempatkan baglog, alias media tempat tumbuhnya jamur.

Buat media tanam berupa baglog

budidaya jamur - rumah123.com Sumber: Pinterest

Baglog, adalah media tempat tumbuhnya jamur. Baglog akan ditempatkan pada rak-rak yang telah dibangun sebelumnya. Baglog terbuat dari bekatul, serbuk gergaji kayu, dan kapur.

Seluruh bahan dicampur dengan air dan diaduk rata, lalu dimasukkan ke dalam plastik. Nantinya campuran dari bahan-bahan tersebutlah yang akan membentuk jamur tiram. Kantong plastik baglog kemudian ditempatkan di atas rak-rak dalam ruang pembiakan.

Baca juga: 7 Jenis Tanaman Obat Penuh Manfaat yang Mudah Ditanam Sendiri di Rumah

Perhatikan proses fermentasi hingga panen

budidaya jamur - rumah123.com Sumber: Pinterest

Jamur bisa dipanen sebulan setelah penempatan kantong plastik di atas rak-rak dalam ruang pembiakan. Biasanya pada 10 hari pertama, akan terdapat perubahan isi kantong plastik dari coklat menjadi putih. Lalu akan muncul bakal jamur. Apabila sudah terlihat, maka jamur bisa dipanen.

Bagaimana? Mudah sekali kan budidaya jamur di rumah sendiri? Harga jual jamur bisa mencapai Rp8.000 - Rp10.000 loh per kilogram. Satu kali panen, kamu bisa menghasilkan 5 kilogram sekaligus. Menguntungkan sekali ya? Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang berencana memulai bisnis budidaya jamur!

Bagikan: 4208 kali