sertifikat rumah Sumber : Google

Dalam keadaan mendesak yang membutuhkan dana tambahan dalam jumlah besar, gadai sertifikat rumah cukup banyak dipilih orang.

Tapi kamu tak bisa melakukannya dengan sembarangan karena akibatnya akan fatal!

Pasalnya, mendapatkan pinjaman dengan gadai sertifikat rumah di lembaga keuangan biasanya terhitung mudah.

Tapi, mengingat rumah adalah aset yang nilainya besar, tentu kamu tak bisa sembarangan menggadaikannya. 

Untuk itu, sebelum kamu menggadaikan sertifikat rumah, sebaiknya ketahui dulu cara gadai sertifikat rumah dengan aman baik di bank maupun di pegadaian berikut ini!

Apa itu gadai sertifikat rumah?

Gadai sertifikat rumah adalah menjaminkan sertifikat rumah kepada lembaga keuangan seperti bank atau pegadaian untuk mendapatkan pinjaman berupa uang.

Sertifikat rumah merupakan salah satu jaminan yang paling berharga nilainya di mata lembanga keuangan dibandingkan dengan harta lainnya seperti emas.

Dana yang cair biasanya 80-90% dari nilai rumah yang dijadikan jaminan.

Misalnya harga rumah yang dijaminkan Rp700 juta, maka dana yang bisa cair senilai Rp560 juta-Rp630 juta.

Cara gadai sertifikat rumah di bank dan pegadaian

Cek sertifikat rumah Sumber : myspacecomedy.com

1. Cara gadai sertifikat rumah di bank

Bank merupakan pilihan pertama untuk menggadaikan sertifikat rumah.

Biasanya bank memiliki program kredit multiguna untuk pinjaman dengan agunan berupa sertifikat rumah.

Plafon kredit yang diberikan umumnya mencapai Rp1 miliar, tenornya bervariasi, mulai dari 1 hingga 10 tahun.

Syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia minimal 21 tahun

3. Memiliki penghasilan tetap minimum Rp4 juta

4. Memiliki agunan berupa properti dengan kondisi pembangunan 100%

5. KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah, Akta Lahir

6. NPWP atau Bukti Pajak Penghasilan

7. Sertifikat pecahan yang telah balik nama

8. Formulir KMG

9. Bukti kwitansi DP

10. Keterangan penghasilan (slip gaji atau keterangan penghasilan)

2. Cara gadai sertifikat rumah di Pegadaian

Selain bank, lembaga keuangan yang menerima kredit dengan agunan berupa sertifikat rumah adalah Pegadaian.

Besaran kredit yang diberikan nasabah mencapai Rp50 juta.

Untuk sertifikat rumah yang digadaikan, biasanya Pegadaian menawarkan tenor 3-5 tahun.

Syarat untuk gadai sertifikat rumah di Pegadaian yaitu:

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 64 tahun saat kredit berakhir

3. Memiliki penghasilan tetap

4. Fotokopi KTP & Kartu Keluarga

5. Fotokopi Surat Nikah

6. Surat Keterangan Usaha

7. Sertifikat Rumah Asli

8. Sertifikat tanah yang asli

9. IMB

10. Bukti pembayaran PBB terakhir.

Resiko gadai sertifikat rumah

Meskipun terlihat memudahkan saat sedang butuh dana, menggadaiakan sertifikat rumah juga memiliki risiko, antara lain:

- Sertifikat tanah akan ditahan oleh lembaga keuangan hingga angsuran selesai - Risiko rumah disita apabila utang tidak dibayar - Suku bunga pinjaman cukup tinggi, di atas 10%

Tips aman dalam gadai sertifikat rumah

Itu dia risiko yang mungkin terjadi, tapi ada kok cara untuk meminimalisir risiko tersebut.

Yuk, simak bersama-sama panduan amannya berikut ini!

1.Pastikan rasio utang tak melebihi penghasilan bulanan

gadai sertifikat rumah - rumah123.com

Walaupun pengajuan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah punya peluang besar untuk disetujui, namun ada sejumlah pertimbangan yang dipikirkan oleh lembaga finansial sebelum menyetujui pengajuan nasabah.

Jadi, risiko ditolak pun tetap ada.

Supaya pengajuan pinjaman dikabulkan, pastikan bahwa rasio utangmu masih ideal, yaitu tak lebih dari 30% pemasukan bulanan.

Dengan begitu, kamu bisa meyakinkan lembaga keuangan sebagai pemberi kredit, bahwa kondisi keuanganmu cukup sehat untuk diberikan pinjaman.

Selain peluang disetujui lebih tinggi, cara ini juga bisa membuat sertifikat rumahmu lebih aman karena risiko terkena kredit macet semakin minim.

Jadi, tak ada kemungkinan rumah beserta sertifikatnya harus disita.

2. Pastikan untuk memilih lembaga keuangan yang tepercaya

Memilih lembaga keuangan pemberi kredit juga sangatlah penting. Ingat, sertifikat rumah adalah aset yang sangat besar.

Tentu kamu tak mau kan kehilangannya hanya karena gegabah dalam memilih lembaga peminjam? 

Jangan terlena dengan iming-iming proses cepat, atau pun jumlah pinjaman yang besar.

Pastikan bahwa lembaga keuangan tersebut tercatat di Otoritas Jasa Keuangan dan memiliki reputasi yang bagus.

Lakukan juga perbandingan antara lembaga keuangan satu dan lainnya.

Perhatikan bunga dan tenor terbaik yang sesuai dengan kondisi keuanganmu.

3. Siapkan dana untuk membayar cicilan

Setelah mendapatkan pinjaman, maka langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membayar kembali pinjaman tersebut.

Pastikan untuk menyisihkan penghasilan bulananmu dan alokasikan ke pos pengeluaran bayar cicilan.

Jangan sampai terjerat utang atau parahnya lagi, terpaksa harus mengikhlaskan rumah yang dijaminkan hanya karena kamu susah membayar cicilan. 

Sekali lagi, menggadaikan sertifikat rumah adalah tindakan besar yang berisiko besar pula.

Semua harus dipikirkan dengan matang untuk meminimalisir risiko tersebut.

Apabila kamu belum melakukan ketiga hal di atas, sebaiknya tunda dulu niatmu untuk meminjam dana dengan menjaminkan sertifikat rumah.

Daftar lembaga keuangan yang bisa menjadi tempat gadai sertifikat rumah

gadai sertifikat rumah - rumah123.com

Berikut rekomendasi bank maupun perusahaan multifinansial penyedia pinjaman jaminan sertifikat rumah yang aman dan tepercaya:

1. BNI Griya Multiguna

BNI Griya Multiguna merupakan fasilitas kredit dari bank BNI dengan agunan properti siap huni, seperti rumah atau apartemen.

Tenor pinjaman hingga 10 tahun, dan plafon pinjaman hingga Rp2,5 miliar.

2. Home Suite Bank Standard Chartered

Home Suite merupakan produk kredit multiguna dari Bank Standard Chartered.

Suku bunga yang dikenakan sebesar 10,5 % untuk bunga fixed, 13% suku bunga naik, dan 10% suku bunga turun.

3. BCA KPR Refinancing

BCA KPR Refinancing menawarkan tenor lebih panjang, yaitu hingga 20 tahun.

Plafon pinjaman mencapai Rp 5 miliar, dan suku bunga yang dikenakan 6,12% per tahun.

4. BFI Multiguna Refinancing Rumah

BFI merupakan salah satu perusahaan multifinansial yang populer dan tepercaya.

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di BFI mencapai Rp2 miliar.

Tenor pinjaman hingga 5 tahun, dan bunga yang dikenakan 12,8% per tahun.

Semoga ulasan di atas tadi bermanfaat ya!

Baca terus ulasan lainnya seputar properti hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
11608 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia