OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Cara Budidaya Semangka dengan Mudah, Hasil Panen Dijamin Melimpah

19 Juli 2022 · 7 min read Author: Siti Nurhikmah

Tertarik untuk melakukan budidaya semangka? Tak perlu khawatir, sebab buah yang satu ini terbilang mudah untuk ditanam bagi kamu para pemula.

budidaya semangka

Tertarik untuk  melakukan budidaya semangka? Tak perlu khawatir, buah yang satu ini terbilang mudah untuk ditanam lho

Buah yang satu ini mempunyai nama Latin Citrullus lanatus. 

Semangka yang masuk dalam suku Cucurbitaceae merupakan tanaman rambat yang cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. 

Semangka merupakan buah yang memiliki rasa yang segar, manis dan memiliki kandungan air cukup tinggi. 

Hal inilah yang membuat semangka sangat digemari oleh seluruh masyarakat. 

Tak hanya itu, buah ini juga dapat dibeli dengan mudah di pasar tradisional, kios buah, dan supermarket di Indonesia.

Sebelum mempelajari cara budidaya semangka, yuk kenalan dulu dengan jenis-jenisnya di bawah ini:

Jenis-jenis Semangka

Ada banyak jenis atau varietas semangka yang dapat dibudidayakan. 

Namun, ada dua jenis yang memang sudah cukup lazim dibudidayakan atau ditanam.

Semangka Lokal

Semangka lokal memiliki buah induk berasal dari Afrika. 

Namun, bibit yang dihasilkan memiliki ciri khas yang sedikit berbeda dari buah indukannya.

Berikut tiga jenis buah semangka lokal yang bisa dibudidayakan:

Semangka Bojonegoro

Buah semangka bojonegoro memiliki ciri khas sebagai berikut:

– Memiliki kulit buah berwarna hijau gelap dan bergaris

– Memiliki banyak biji dalam daging buahnya

– Warna daging buah merah mudah dan memiliki ciri khas rasa yang enak

Semangka Hitam Pasuruan

Buah semangka hitam pasuruan memiliki ciri khas sebagai berikut:

– Memiliki warna merah muda pada daging buahnya

– Bentuk buah yang kecil dan memiliki ciri khas rasa yang kurang manis

– Karakteristik warna buah berwarna hitam mengkilat

Semangka Batu Sengkaling

Semangka lokal selanjutnya adalah semangka batu sengkaling memiliki ciri khas sebagai berikut:

– Memiliki rasa yang cukup enak, manis dan banyak diminati banyak orang

– Bentuk buah yang seperti bulat telur atau oval

– Warna daging buah seperti merah jambu

– Karakteristik kulit buah yang relatif tipis dan warna hijau yang terang serta bergaris hijau gelap.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Cabai di Atap Rumah, Pria Asal Jogja Ini Raup Kekayaan

Semangka Hibrida

Jenis semangka ini merupakan hasil dari persilangan buah induk dari hibrida dan beberapa varietas unggulan. 

Benih unggulan yang digunakan biasanya berasal dari luar negeri.

Buah ini juga memiliki perbedaan dari benih induknya. 

Terdapat dua golongan semangka hibrida, yaitu:

Hibrida Triploid

Jenis semangka ini memiliki karakteristik sebagai semangka tanpa biji, atau berjumlah hanya sedikit. 

Di Indonesia, biji pada jenis semangka ini bisa ditanam kembali namun tetap memerlukan isolasi dan hasil obat yang terpadu.

Beberapa jenis semangka hibrida ada yang berwarna merah dan berwarna kuning.

Hibrida Haploid

Jenis semangka ini mempunyai biji yang dapat ditanam kembali. 

Buah yang dihasilkan dari benihnya memiliki ciri khas yang sama dengan buah indukannya.

Setelah berkenalan dengan jenis-jenis semangka di atas, saatnya kamu mencari tahu cara menanam semangka di bawah ini:

Cara Menanam Semangka Sendiri di Rumah

Berikut adalah cara membudidayakan semangka untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah seperti yang dilansir dari Sentrabudaya.com:

1. Menyiapkan Lahan Tanam

Terdapat 3 syarat yang harus dipenuhi dalam menyiapkan lahan tanam, yakni pH tanah, jenis tanah, serta ketinggian dan suhu daerah.

Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

– Kenali Jenis Tanah dan pH Tanah

Jenis tanah yang paling cocok untuk menanam semangka adalah tanah porous (sarang) karena tanah ini bisa membuang air berlebih dengan mudah.

Lalu, pilih juga tanah yang gembur dan kaya akan bahan organik.

Untuk tingkat  keasamannya sendiri, pilih tanah dengan pH berkisar 6-6,7.

– Perhatikan Ketinggian Lahan Tanam

Jika rumahmu memiliki ketinggian 100-300 m, maka kamu bisa menanam semangka di rumah karena ketinggian tersebut sangat ideal.

Namun jika tidak, usahakan untuk menanam buah ini di daerah dengan ketinggian tersebut agar semangka bisa tumbuh dengan baik.

– Iklim atau Suhu Daerah

Semangka membutuhkan daerah dengan suhu kurang lebih 25 derajat Celsius untuk dapat tumbuh dan berbuah.

Selain itu, buah ini biasanya tumbuh di daerah yang udaranya lembap.

Adapun, curah hujan yang baik untuk buah semangka berkisar antara 40-55 mm per bulan.

2. Memilih Bibit Berkualitas

Setelah itu, proses selanjutnya adalah memilih bibit semangka yang berkualitas.

Hal ini diperlukan agar kamu bisa merasakan hasil panen yang memuaskan.

Nah, ada beberapa cara yang harus kamu ketahui untuk mencari tahun bibit mana yang berkualitas.

Pertama, kamu bisa menanyakan hal ini terlebih dahulu kepada petani profesional atau penjual bibit di toko terdekat.

Setelah itu, ketahui jenis semangka seperti apa yang ingin kamu tanam.

Setelah menentukan, kamu bisa langsung membeli salah satu dari bibit tersebut di toko terdekat.

Baca Juga: 5 Langkah Dasar Budidaya Ikan Nila, yang Mau Jadi Jutawan Wajib Tahu!

3. Menyemai Bibit Semangka

Proses penyemaian sangatlah penting karena dapat membantu buah semangka tumbuh secara maksimal.

Selain itu, proses pengawasan pun dapat dilakukan dengan lebih mudah karena semangka ditanam dengan rapi.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti:

– Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang sesuai dengan kebutuhan.

– Bersihkan tanah dari sampah dan hama pengganggu yang bisa merusak kualitas tanah.

– Cari lahan yang bisa membantumu memudahkan proses pengawasan keadaan benih.

– Siram dengan air bersih secukupnya (tujuan dari hal ini hanya agar tanah tidak kering saja).

Setelah semua proses di atas dilakukan, kamu hanya perlu menunggu bibit semangkamu tumbuh.

4. Mengelola Lahan Tanam

Pembahasan selanjutnya dalam budidaya semangka adalah bagaimana mengolah tanah yang benar.

Hal ini bertujuan untuk membuat proses pengawasan semangka lebih bisa dikontrol dengan maksimal dan perawatan lebih mudah.

Berikut adalah cara pengolahan lahan tanam semangka:

– Gemburkan tanah meskipun tanah yang kamu miliki merupakan bekas kebun atau sawah.

– Tambahkan pupuk saat proses penggemburan agar tercampur dengan rata.

– Sesuaikan lebar dan panjang dengan buah semangka masing-masing dan buat parit di sekitar bedengan air agar aliran air lancar.

– Buat lubang untuk menanam semangka di tempat penyemaian.

5. Menanam Bibit Semangka

Proses terakhir yang dilakukan adalah menanam semangka.

Proses yang satu ini adalah pemindahan tanaman semangka dari tempat penyemaian ke lahan tanaman (bedengan) yang sudah diolah.

Semangka bisa dipindahkan ke lahan tanam ketika usianya sudah menginjak umur 5 minggu.

Hal yang perlu dilakukan hanyalah memindahkan tanaman semangka ke lubang yang sudah disiapkan sebelumnya.

Kamu harus berhati-hati dalam proses ini sebab akar bisa patah ketika kamu mengambil tanaman semangka dari tempat penyemaian.

Setelah berhasil dipindahkan ke dalam lubang bedengan, tutup dengan tanah secukupnya.

Baca Juga: Menilik Budidaya Jagung, Bisnis Pertanian yang Menjanjikan!

6. Merawat Semangka

Untuk merawat tanaman semangka kamu harus mengetahui beberapa beberapa aspek yang harus diperhatikan.

Pasalnya, tanaman semangka membutuhkan asupan air dan nutrisi yang cukup agar bisa tumbuh dengan maksimal.

Berikut adalah cara merawat semangka yang harus diperhatikan:

– Penyiangan

Memotong ranting tanaman semangka yang tidak berguna. 

Hal ini dilakukan karena semangka hanya akan menghasilkan dua buah dalam satu tanaman.

– Pembubunan

Hal ini dilakukan agar tanaman semangka bisa menyerap asupan makanan secara maksimal.

– Perempalan

Perawatan ini merupakan proses membuang tunas muda yang sudah tidak berguna bagi tanaman semangka.

– Pemupukan

Memberi pupuk susulan akan membuat tanaman semangka mendapatkan asupan nutrisi yang lebih maksimal.

Memanen Semangka

Proses terakhir dari cara menanam semangka adalah memanennya.

Sebelum hal ini dilakukan, kamu harus mengetahui beberapa hal penting yang wajib diketahui.

Buah semangka harus berumur cukup agar dagingnya tidak berwarna pucat dan rasanya kurang manis.

Masa tiap panen dari tanaman semangka dipengaruhi oleh ketinggian suatu daerah.

Selain itu, ukuran buah juga bisa saja berbeda di setiap daerah.

Jika kamu masih bingung menentukan buah mana yang sudah matang dan belum, cobalah lakukan pengambilan sampel. 

Dengan begitu, kamu bisa mengecek kadar gula pada buahnya.

Itulah cara menanam semangka yang bisa kamu manfaatkan untuk tujuan bisnis atau hobi semata.

Jangan lupa kunjungi Rumah123.com untuk mendapatkan artikel menarik lainnya.


Tag: , ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA