cara membuang sampah tanpa asalp

Bakar sampah tanpa asap bisa jadi solusi untuk memecah belah sampah apabila telah membahayakan lingkungan. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya di sini!

Sampah kerap menjadi masalah yang banyak timbul di masyarakat, mengingat sisa zat yang digunakan dapat menimbulkan efek domino yang berbahaya.

Dalam hal ini, arti bahaya bisa dalam berbagai bentuk tak terkecuali masalah kerusakan lingkungan.

Umumnya, banyak orang yang memutuskan untuk membakar sampah, padahal ini merupakan hal membahayakan karena mengandung zat sisa yang tidak ramah.

Penemuan demi penemuan pun terus dilakukan supaya bakar sampah tanpa asap bisa dilakukan sehingga menjadi lebih ramah lingkungan.

Salah satu caranya adalah dengan bakar sampah tanpa asap menggunakan alat incinerator.

Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang incinerator? Simak pembahasannya bersama-sama!

Incinerator Sebagai Cara Bakar Sampah Tanpa Asap 

Proses Bakar Sampah Tanpa Asap

Incinerator merupakan alat yang digunakan untuk membakar limbah dalam bentuk padat dengan memanfaatkan pembakaran pada suhu tertentu.

Teknologi bakar sampah tanpa asap ini merupakan alternatif untuk mengurangi timbunan limbah secara efektif dan efisien.

Karena melibatkan pembakaran dengan suhu tinggi, energi panas yang bisa dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik.

Aspek penting dalam insinerasi adalah proses kandungan energi (heating value) limbah yang diolah.

Faktor ini tak hanya menentukan kemampuan yang diperlukan dalam berlangsungnya proses pembakaran, tetapi juga diketahui beberapa energi yang diperoleh setelah insinerasi selesai dilakukan.

Insinerator sebagai tempat bakar sampah tanpa asap terdiri dari ruang bakar yakni Primary Chamber dan Secondary Chamber.

Primary Chamber menjalankan fungsi sebagai lokasi pembakaran limbah. 

Jumlah udara ketika proses pembakaran diatur kurang dari yang seharusnya sehingga material organik bisa terdegradasi.

Temperatur dalam primary chamber berkisar antara 600 - 800 derajat celcius, dengan bantuan energi pembakaran sampah.

Setelah selesai, padatan sisa yang ditemukan tak terbakar khususnya seperti logam, arang, kaca dan abu.

Sementara, gas hasil pembakaran yang tidak dapat dikelola di primary chamber akan dilanjutkan prosesnya di secondary chamber.

Ini dilakukan agar gas tidak mencemari lingkungan hingga 800-1000 derajat celcius, sehingga terurai dari menjadi karbon monoksida dan hidrogen.

Manfaat Incinerator sebagai Bakar Sampah Tanpa Asap 

Bakar Sampah Tanpa Asap Sumber : Arifkidd.blogspot.com

Penggunaan sistem bakar sampah tanpa asap adalah efektivitasnya yang mampu menekan 90% volume dan 75% masa limbah sesuai derajat dan komposisi sampah.

Ini sangat efektif mengurangi volume sampah yang dibuang dalam jumlah besar.

Bakar sampah tanpa asap digunakan untuk mengelola sampah dengan tingkat bahaya tinggi, sehingga dapat dihilangkan oleh pembakaran bertemperatur tinggi.

Kelebihan Incinerator untuk Bakar Sampah Tanpa Asap 

Incinerator Tempat Buang Sampah Tanpa Asap Sumber : Nu.or.id

Ada beberapa kelebihan yang bisa kamu ketahui antara lain : 

1. Hemat Lahan 

Lahan dibutuhkan untuk tempat bakar sampah tanpa asap, namun luas lahan yang dibutuhkan tidak terlalu besar dengan metode sanitary landfill.

2. Mengurangi Sampah dengan Signifikan 

Mengelola limbah dan sampah menggunakan metode penting, sehingga, pengurangan volume berat yang menjadi hasilnya.

Dalam pengelolaan limbah padat, pengurangan volume sampah mampu mencapai 95% sehingga beratnya mampu dikurangi 80%.

3. Sumber Listrik 

Proses bakar sampah tanpa asap terjadi, panas dari dalam insinerator dapat digunakan sebagai sumber energi listrik.

Bila melihat negara maju, bukan tak mungkin sistem ini bisa menggunakan pasokan listrik tenaga sampah.

4. Limbah dan Sampah Cepat Teratasi

Insinerator sangat cocok untuk mengatasi jumlah limbah yang besar dan dilakukan dalam waktu singkat. 

Sebagai contoh terdapat volume produksi limbah padat hariannya cukup tinggi, namun berada di lahan terbatas.

Insinerator adalah solusi tepat untuk jangka panjang daripada harus mencari lahan baru untuk menimbun limbah.

5. Harga Mahal 

Harga tempat bakar sampah tanpa asap ini cukup mahal, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah sesuai kapasitas dan fiturnya.

6. Biaya Operasional Mahal 

Tak hanya harga yang mahal, bakar sampah tanpa asap juga punya biaya operasional yang cukup tinggi.

Biaya pengelolaan satu ton sampah mencapai Rp400 ribu per ton sampah, belum termasuk pemeliharaan lainnya.

7. Tidak Semua Jenis Sampah Bisa Dibakar 

Meski punya teknologi canggih, limbah padat akan langsung terbakar karena harus disortir terlebih dahulu.

Limbah yang berpotensi memunculkan ledakan harus dihilangkan, untuk bahan yang mengeluarkan asap racun harus dieliminasi.

8. Masih Ada Polutan 

Meski diklaim tanpa asap, hasil pembakaran masih ada kandungan karbon monoksida dan asam hidrokrat.

Asap yang dihasilkan berwarna abu-abu yang halus dan tidak kasat mata, sehingga tetap memberikan dampak negatif.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai cara bakar sampah tanpa asap dengan alat incinerator.

Temukan informasi menarik seputar properti, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Wujudkan rumah impian berwawasan lingkungan bersama Cluster Mississippi Kota Wisata selengkapnya di Rumah123.com dan dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
461 kali