Ilustrasi Bus Listrik. Operator Transjakarta, PT Transjakarta Berencana untuk Menguji Coba Bus Listrik Pada Mei 2019. Harga Beli Bus Listrik Memang Mahal, Namun Perawatannya Murah dan Ramah Lingkungan Karena Emisi Nol (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pengelolas bus Transjakarta, PT Transjakarta berencana menguji coba bus listrik pada Mei 2019. Bus listrik memiliki kelebihan berupa perawatan yang murah dan ramah lingkungan. Sementara kekurangannya adalah harga belinya yang mahal.

Bus listrik sudah diuji coba di sejumlah negara, bahkan sudah diterapkan. Tidak hanya itu lho, ada yang memberlakukan bus listrik tanpa sopir.

Indonesia memasuki babak baru transportasi massal dengan rencana uji coba bus listrik. Rencananya, Transjakarta akan mencoba 10 bus listrik dengan rute Bundaran Senayan-Monas (Monumen Nasional).

Baca juga: Transjakarta Bakal Uji Coba Bus Listrik Pada Mei 2019, Nah Gitu Dong

Situs Kompas.com melansir pernyataan Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono bahwa bus listrik memiliki sejumlah kelebihan dan juga kekurangan.

Kelebihan bus listrik adalah rendah emisi, malah ada yang emisi nol. Studi menunjukkan emisi karbon itu 40 persen berasal dari transportasi.

Selain tidak mengeluarkan gas buang, biaya perawatan operasi bus listrik dijamin lebih rendah. Agung menyatakan keperluan dan perawatan biaya operasi bus listrik lebih rendah sehingga dalam jangka panjang, biaya perawatan pastinya lebih rendah.

Baca juga: Volvo Uji Coba Bus Listrik Tanpa Sopir di Singapura, Truz Jakarta Kapan Ya

Namun, harga pembelian bus listrik memang lebih mahal dibandingkan bus biasa yang menggunakan bahan bakar minyak. Lantaran itu juga, PT Transjakarta memilih tidak membeli bus listrik dan memutuskan untuk bermitra dengan operator.

Operator akan mengoperasikan bus listrik, sementara PT Transjakarta cuma membayar biaya operasi. Saat ini, PT Transjakarta masih menghitung berapa biaya operasi.

PT Transjakarta sudah menandatangani kesepakatan dengan beberapa perusahaan untuk menyediakan bus listrik. Ada empat perusahaan swasta dan satu universitas yaitu Institut Teknologi Bandung yang akan menyiapkan bus listrik.

Baca juga: Bundaran Senayan-Monas Jadi Rute Pertama Uji Coba Bus Listrik Transjakarta

Wah, nggak nyangka ya kalau bus listrik akan segera uji coba di Jakarta. Sudah seharusnya Jakarta mengikuti kota lain yang menggunakan transportasi massal yang ramah lingkungan.

Kamu sudah sering naik Transjakarta belum? Kalau belum, biasakan ya. Nantinya Transjakarta akan terintegrasi dengan kereta rel listrik (KRL) commuter line, MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu), LRT (Light Rapid Transit), dan juga kereta bandara.

Bagikan: 512 kali