bus listrik transjakarta- rumah123.com Ilustrasi Bus Listrik. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menyatakan Bus Listrik Akan Menjadi Andalan Transjakarta Pada Masa Mendatang (Foto: Rumah123/Getty Images)

Transjakarta akan mengandalkan bus listrik untuk seluruh armadanya pada masa mendatang. Bus listrik lebih ramah lingkungan dibandingkan bus konvensional.

Operator BRT (Bus Rapid Transit) Transjakarta, PT Transjakarta sudah mulai menguji coba bus listrik. Nantinya, bus listrik akan menjadi andalan armada Transjakarta.

Laman berita online CNNIndonesia.com melansir pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai pengadaan bus baru berupa bus listrik. Nantinya, Transjakarta akan meninggalkan bus konvensional yang menggunakan bahan bakar mesin.

Baca juga: Transjakarta Operasikan Rute Baru 10 F, Terkoneksi dengan LRT Jakarta

“Ke depan semua bus baru yang ada di DKI adalah bus dengan basis listrik,” ujar Anies. Mantan Menteri Pendidikan Nasional ini sudah berbicara dengan Presiden Joko Widodo mengenai rencana menggunakan bus listrik sebagai sarana transportasi Jakarta.

Presiden juga pernah menyatakan seharusnya Jakarta memiliki transportasi seperti bus listrik yang ramah lingkungan. Sederetan kota besar di dunia telah menggunakan bus listrik sebagai saran transportasi.

Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Berjalan Lancar

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan Transjakarta telah menguji coba bus listrik. Uji coba masih berlangsung hingga saat ini.

Transjakarta menguji coba tiga bus listrik. Seluruh bus listrik merupakan milik produsen Mobil Anak Bangsa (MAB) dan BYD. MAB adalah produsen bus listrik asal Indonesia, sedangkan BYD adalah perusahaan asal China.

Syafrin menyatakan hasil uji coba sementara dinilai memuaskan. Dari sisi operasional, bus listrik ini dinyatakan cukup handal.

Baca juga: Transjakarta Sudah Mulai Melakukan Uji Coba Bus Listrik

Tetapi, bus listrik ini belum diuji coba di jalur Transjakarta. Hal ini dikarenakan plat nomor masih merupakan tanda nomor dari APM (agen pemegang merek). Transjakarta harus melakukan balik nama terlebih dulu.

Selain itu, operator Transjakarta melakukan uji coba bus listrik belum menggunakan penumpang. Bus listrik mengangkut sejumlah galon air mineral.

Rencana pengoperasian bus listrik memang tidak mudah. Bus listrik yang beroperasi di luar negeri biasanya tidak memiliki suara.

Baca juga: Transjakarta Tambah 46 Rute Baru Pada Perluasan Kawasan Ganjil Genap

Sementara Kementerian Perhubungan meminta setiap kendaraan memiliki bunyi saat berkendara. Hal ini dilakukan agar pengendara lainnya bisa mengetahui keberadaan kendaraan lain.

Bus Listrik Dihadirkan Agar Transportasi Jakarta Ramah Lingkungan

Rencana kehadiran bus listrik Transjakarta merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi polusi dan juga memperbaiki kualitas udara Jakarta. Jakarta akan memiliki transportasi massal yang ramah lingkungan dan berbasis listrik.

Sebelumnya, Jakarta sudah memiliki KRL (kereta rel listrik) Commuter Line, LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jakarta dan Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi), serta MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) Jakarta fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

Jakarta sempat menjadi salah satu kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Pemprov DKI Jakarta melakukan berbagai upaya mulai dari memberlakukan pembatasan kendaraan ganjil genap, membangun transportasi massal, dan lainnya.

Baca juga: Transjakarta Operasikan Bus Gratis di Kawasan Stadion Gelora Bung Karno

Bagikan: 797 kali