Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto) Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)

Untuk mengakomodasi para pekerja di central business district (CBD) Jakarta, PT Ciputra Property Tbk. (CTRP) segera melansir dua menara apartemen. Proyek baru yang belum memiliki nama tersebut akan dimulai pada akhir September 2016.

Menurut Direktur CTRP Artadinata Djangkar, proyek tersebut sekaligus menyongsong tax amnesty bagi mereka yang ingin berinvestasi properti.

Baca juga: Ciputra Segera Luncurkan Rumah Tumbuh di Bawah Rp500 Jutaan

’’Karyawan yang bekerja di CBD Jakarta merupakan pembeli potensial sekaligus nyata. Permintaan riil akan hunian ini cukup kuat,’’ katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

Karena itu, CTRP akan memasarkannya dengan harga lebih rendah dibandingkan harga perdana apartemen-apartemen lainnya macam MyHome atau Raffles Residence di Ciputra World 1 Jakarta (CW1J), Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Ciputra Lebur Tiga Anak Usahanya

Proyek baru di dalam area pengembangan CW2J Extension ini dirancang seluas total 36.000 meter persegi dan terbagi atas 700 unit. Masing-masing unit dibuat seluas 25 meter persegi hingga 45 meter persegi dengan patokan harga mulai dari Rp800 jutaan atau Rp35 juta per meter persegi.

Apartemen berbentuk T ini diproyeksikan menelan gross development value (GDV) senilai Rp1,4 triliun. Kendati mulai mengubah orientasi segmen pasar, Arta optimistis, CTRP bisa meraup margin minimal 20 persen.

’’Itu angka minimum. Karena lokasinya strategis, pertumbuhan harga akan lebih cepat dan lebih tinggi lagi," ucapnya.

Bagikan: 1127 kali