Siapa bilang hunian minimalis tak bisa dibuat menanam? Dengan cara ini, kamu bisa lho budidaya tanaman sayuran dalam pot!

tanaman sayuran dalam pot - rumah123.com

Memiliki tanaman sayuran dalam pot tentu mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan. 

Selain membuat hunian lebih ramah lingkungan, hadirnya tanaman sayuran di taman belakang rumah minimalis membuat kamu menjadi mandiri dalam masalah pangan.

Jika sedang membutuhkan sayuran organik segar, kamu hanya perlu memetiknya dari halaman belakang rumah, tanpa harus jauh-jauh berbelanja ke pasar. 

Sayuran yang ditanam sendiri tentu lebih sehat, karena tidak menggunakan zat pestisida.

Apalagi di tengah kondisi pandemi virus corona (Covid-19) yang mengharuskan masyarakat untuk menerapkan pembatasan sosial dengan #dirumahaja serta menerapkan pola gaya hidup yang sesuai aturan normal baru (the new normal).

Menanam sayuran organik di pot tentu menjadi kegiatan menyenangkan yang bisa memicu daya kreativitas dan rasa senang di dalam diri, serta meminimalisir stres karena pandemi.

Banyak jenis sayuran yang bisa ditanam di dalam pot

Kamu bisa memulai bercocok tanam sayuran di halaman belakang rumah, dengan menggunakan medium tanah yang ditempatkan di dalam pot bunga besar.

Banyak jenis sayuran bisa tumbuh di dalam pot, seperti selada bokor, sawi sendok, sereh, bahkan daun bawang. Beberapa jenis sayuran sisa pengolahan rumah tangga juga bahkan bisa ditanam kembali.

Pot dari barang bekas pun bisa menjadi media tanam sayuran!

Dengan media pot gantung minimalis, kamu bisa menanam aneka sayuran dan merasakan ragam manfaatnya. 

Bila di rumah tersedia wadah tak terpakai, kamu pun bisa mengkreasikannya sebagai pot dari barang bekas.

Pot tanaman dengan desain unik mampu membuat area kebun sayuran di rumah menjadi lebih cantik dan menarik.

Metode hidroponik dan vertical garden bisa menjadi pilihan tepat jika kamu mau budidaya tanaman sayuran dalam pot

Bagi pemilik rumah, khususnya kaum hawa memiliki kebun sayur sendiri merupakan dambaan mereka. 

Mereka bisa mendapatkan ruang terbuka hijau yang produktif dan menjadi sumber pangan yang sehat.

Banyak inspirasi desain pot yang bisa digunakan untuk tempat menanam sayuran di rumah. 

Di antaranya: 

1. Metode hidroponik

tanaman hidroponik

Nah, untuk kamu yang tidak memiliki cukup lahan untuk bercocok tanam sayuran, tak perlu khawatir lho.

Walaupun lahan tanah di rumah terbatas, kamu pun masih tetap dapat menghadirkan berbagai jenis tanaman sayuran di dalam pot dengan cara hidroponik. 

Seperti ini cara kerja metode hidroponik dalam budidaya tanaman sayuran

Konsep menanam ini dapat menghemat penggunaan lahan di hunianmu.

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam dengan medium air, tanpa memakai tanah. 

Hidroponik dikenal pula sebagai soilless culture atau konsep budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah.

Budidaya tumbuhan hidroponik pun menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman sayur di dalam pot.

Meski demikian, kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit apabila dibandingkan keperluan air dalam budidaya tanaman sayuran dengan memakai media tanah.

Baca juga: Budidaya Tanaman Hidroponik, Cara Berkebun Baru untuk Kamu yang Punya Lahan Sempit!

Cara menanam sayuran hidroponik di dalam pot

tanaman hidroponik - rumah123.com

Menanam menggunakan konsep hidroponik terbilang cukup mudah. 

Kamu cukup menyediakan pot tanaman sayuran, media tanam, sirkulasi air dan nutrisi.

Jenis sayuran yang bisa tumbuh dengan budidaya hidroponik pun terbilang cukup beragam. 

Antara lain, bayam hidroponik, kangkung hidroponik, bahkan tomat pun dapat tumbuh subur di dalam pot.

Lantas, bagaimana cara menanam sayur di pot hidroponik? Simak tipsnya berikut ini ya.

1. Siapkan pot tanaman atau botol bekas yang bisa digunakan sebagai pot dengan cara dilubangi. Selain itu siapkan pula sumbu kompor atau kain flanel dan air nutrisi untuk sayuran.

2. Kemudian sediakan tutup pot atau potong botol bekas menjadi dua bagian dan lubangi tutup botol.

3. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang pot. Pastikan kain tersebut dapat menyerap air nutrisi.

4. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan media tanah secukupnya.

5. Langkah selanjutnya, isi bagian botol bawah dengan air nutrisi.

Baca juga: Vertikal Garden, Solusi Bercocok Tanam untuk Rumah dengan Lahan Terbatas

2. Vertical Garden

vertical garden - rumah123.com

Menanam sayuran dengan konsep vertikal atau vertical garden telah menjadi tren sejak beberapa tahun belakangan. 

Cara ini merupakan solusi menanam di lahan terbatas untuk masyarakat urban.

Cara budidaya tanaman sayuran dalam pot dengan memanfaatkan area vertikal di rumah

Konsep kebun vertikal diciptakan untuk memanfaatkan sebuah ruang sempit dimana tidak memungkinkan untuk dibangun sebuah kebun sayuran.

Aplikasi vertical garden dilakukan dengan mengatur tanaman dan elemen kebun lainnya sedemikian rupa pada bidang tegak.

Konsep yang dikenal pula sebagai urban farming ini sangat cocok diterapkan untuk menanam sayuran di wilayah perkotaan, sehingga tercipta swasembada pangan di masyarakat.  

Adapun ragam tanaman sayuran yang bisa ditanam dengan cara vertical garden, antara lain sawi, bayam, kangkung, seledri dan kol.

Selain itu, selada dan tanaman sayuran buah seperti cabai, tomat, terong dan lain-lain atau tanaman buah seperti stroberi pun bisa ditanam secara vertikal.

Yuk, coba menanam sayuran dalam pot di rumahmu!

Bagaimana? Mudah bukan untuk budidaya tanaman sayuran dalam pot?

Kamu juga tak membutuhkan banyak lahan untuk bisa melakukannya. 

Untuk itu, yuk segera coba cara menanam sayuran dalam pot di atas!

Jika kamu membutuhkan tips berkebun atau tips seputar rumah lainnya, simak terus laman https://artikel.rumah123.com/!

 

 

 

 

 

Bagikan:
12262 kali