Berhasil closing properti atau melakukan transaksi jual beli, merupakan buah yang dinantikan seorang agen properti dalam memasarkan properti.

Tetapi, di masa pandemi saat ini, closing properti menjadi sebuah tantangan tersendiri. 

Salah satu penyebabnya, adanya pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat.

Untuk bisa tetap bertahan, agen properti harus dan wajib memikirkan strategi baru serta bertindak out of the box (dalam konteks positif), dengan harapan dapat memberikan hasil yang berbeda. 

Hasil yang berbeda ini diartikan dengan upaya menghasilkan transaksi jual-beli properti terutama dengan adanya kebijakan PPKM oleh pemerintah.

Salah satu caranya adalah dengan memperluas customer base.

Analogi Cara Memperkuat Customer Base

Dari dua gambar di atas, jika ikan di laut diibaratkan sebagai market, maka bukankah lebih baik jika sang pemancing memasang banyak alat pancing untuk meningkatkan posibilitas mendapatkan ikan.

Artinya, jika Anda seorang properti agen, dengan memperbanyak jaringan akan meningkatkan peluang closing. 

Contohnya, jika Anda seorang agen properti di Surabaya sangat memungkinkan untuk closing properti di Jakarta, atau Bali, atau Medan, atau kota lainnya.

Dengan kata lain, Anda dapat closing tanpa terbatas kota domisili.

Cara Memperluas Closing Properti dari Berbagai Kota

Bagaimana caranya?

Tidak lain tidak bukan, dengan menggunakan kekuatan jaringan yang luas karena sangat tidak memungkinkan bagi kita untuk berpindah dari 1 daerah ke daerah lainnya dalam waktu singkat, seandainya pun bisa, akan memakan banyak biaya.

Sehingga “kolaborasi” antar jaringan menjadi kunci efektifitas dan efisiensi dalam closing properti antar kota. 

Strategi ini dapat ditemukan di Brighton Real Estate.

Satu-satunya perusahaan agen properti yang menggunakan kekuatan satu jaringan atau one management system.

Brighton dengan lebih dari 3000 agen yang tersebar di 20 kota besar Indonesia, siap membantu Anda memiliki jaringan yang luas dan berpotensi membuat Anda #ClosingLebihCepat dengan #ClosingAntarKota! ***Anthony Wijaya dan Erlinda Haryanto/Editor: TSS

Bagikan:
363 kali