Ilustrasi Salat. Jika Seseorang Tidak Bisa Salat Tarawih Berjamah, Sebenarnya Dia Bisa Salat Tarawih Seorang Diri. Saat Ramadan, Mari Perbanyak Ibadah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Kamu yang bekerja kantoran tentunya tidak bisa pulang cepat setiap saat. Saat bulan Ramadan, tentunya kamu ingin pulang cepat supaya bisa salat Tarawih berjamaah di masjid. Namun, kalau tidak sempat, boleh nggak sih salat Tarawih di rumah baik seorang diri?

Kesibukan bekerja atau kemacetan di jalan raya bisa membuat seseorang tidak bisa pulang tepat waktu. Mungkin kamu ingin pulang pukul 17.00 WIB sebelum berbuka puasa.

Namun, kamu baru bisa sampai rumah pada pukul 20.00 WIB. Kamu harus berbuka puasa dalam perjalanan. Begitu juga dengan salat Magrib.

Baca juga: Sebelum Bulan Puasa Datang, Jangan Lupa Bersihkan 3 Ruangan Ini Ya

Saat kamu sampai di rumah, salat Isya dan salat Tarawih sudah usai. Kamu hanya bisa salat Tarawih seorang diri di rumah.

Seperti dikutip dari Republika.co.id, Direktur Pusat Kajian Hadis (PKH) Jakarta, Dr Ahmad Lutfi Fathullah menyatakan salat Tarawih di rumah itu boleh dan hukumnya mubah (diperbolehkan). Bahkan, Nabi Muhammad SAW pernah salat Tarawih berjamaah hanya empat kali.

Lutfi mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang bersumber dari Aisyah RA. Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim.

Baca juga: Tips Sehat: Ingat Rumus 2-4-2 Supaya Ga Dehidrasi Saat Puasa Ramadan

Dalam hadis tersebut dikisahkan bahwa pada suatu malam, Rasulullah SAW keluar kamar di tengah malam untuk melakukan salat di masjid. Orang-orang kemudian salat mengikuti salat Rasulullah SAW.

Pada pagi harinya, orang-orang membicarakan hal tersebut. Pada malam berikutnya, orang-orang yang berkumpul semakin banyak untuk mengikuti salat Rasulullah SAW.

Orang-orang membicarakan kejadian itu pada pagi harinya. Kemudian, orang-orang yang datang ke masjid semakin banyak pada hari ketiga. Saat Rasulullah SAW salat, mereka mengikuti beliau.

Baca juga: Ushuaia Jadi Kota dengan Durasi Puasa Terpendek di Dunia, Hanya 11 Jam

Pada malam keempat, jamaah sudah memenuhi masjid. Namun, Rasulullah hanya keluar rumah untuk salat Subuh. Usai salat, Rasulullah SAW menghadap ke orang-orang tersebut. Beliau membaca syahadat kemudian bersabda.

“Amma ba'du, sesungguhnya aku bukannya tidak tahu keberadaan kalian (semalam). Akan tetapi aku takut nanti menjadi diwajibkan atas kalian sehingga kalian menjadi keberatan karenanya,” ujar Nabi Muhammad SAW. Setelah Rasulullah SAW wafat, tradisi salat Tarawih berjamaah terus berlangsung.

Lutfi menyatakan kelebihan dari salat Tarawih berjamaah sebenarnya sama dengan kelebihan shalat wajib berjamaah di masjid. Kamu tahu kan kalau pahala salat berjamaah itu 27 kali dari salat sendiri. Saat seeorang salat berjamaah, kesalahan bacaan, rakaat, dan lainnya dapat dikurangi.

Baca juga: MRT Perbolehkan Penumpang Buka Puasa Minum Air Putih dan Makan Kurma

Selain itu, salat berjamaah juga membuat orang bisa menjalin silaturahim dengan orang lain. Nah, banyak kan manfaat salat berjamaah?

Kalau kamu memang tidak bisa salat Tarawih berjamaah lantaran pulang malam atau terjebak kemacetan, ya kamu bisa salat tarawih sendiri di rumah. Namun, saat akhir pekan, pastikan kamu bisa salat Tarawih berjamaah ya. Atau kamu bisa salat Tarawih berjamaah di masjid sekitar kantor.

Selama Ramadan 1440 Hijriah, Rumah123.com menyajikan sejumlah artikel terkait puasa, mudik, dan lainnya.

Baca juga: Penumpang KRL Commuter Line Diizinkan Buka Puasa di Dalam Kereta

Bagikan: 1669 kali