Salah satu produk terbaru Paramount Land, Neo Portico, yang menawarkan konsep rumah indekos. (Sumber Foto: Paramount Enterprise) Salah satu produk terbaru Paramount Land, Neo Portico, yang menawarkan konsep rumah indekos. (Sumber Foto: Paramount Enterprise)

Semakin pesatnya perkembangan Kota Gading Serpong sebagai new economic hub mendorong meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal atau usaha. Banyaknya fasilitas pendidikan berkualitas di sini, juga menjadikan bisnis rumah sewa dan indekos tumbuh subur.

Peluang ini tak luput dari perhatian Paramount Land. ’’Karena itu, kami hadirkan Neo Portico dan Fitto@Amarillo Village,’’ kata Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi, di sela peluncuran dua produk tersebut di Basilea Convention Center, Gading Serpong, Rabu (6/4).

Ia menjelaskan, berdasarkan data riset yang dimiliki Paramount Land, saat ini terdapat sekitar 15.000 mahasiswa dan murid serta perkantoran dengan potensi sekitar 10.000 karyawan. ’’Pasarnya begitu besar. Kami jamin investasi di sini tidak akan mubazir,’’ ujarnya menambahkan.

Baca juga: Tangerang Wilayah Penyangga Favorit

Memiliki rumah atau unit usaha di lokasi strategis, tambah Andreas, tentu saja memberikan keuntungan tersendiri. Selain nilai investasinya yang terus meningkat, juga sangat potensial membuka bisnis atau usaha.

Saat ini pihaknya sudah mulai memasarkan Neo Portico dan Fitto@Amarillo Village. Bagi konsumen yang berminat, kata Andreas, ia memberikan kemudahan pembelian dengan beragam pilihan cara bayar, mulai dari tunai keras, tunai bertahap 18 kali, sampai dengan tunai bertahap 60 kali.

’’Kami juga menyediakan fasilitas KPR bank-bank yang bekerja sama dengan kami dengan bunga menarik,’’ ucapnya.

Baca juga: Paramount Luncurkan Hunian untuk Anak Muda

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho, mengungkapkan, prospek properti untuk tumbuh masih cerah. Ia merujuk hasil survei property affordability sentiment index 2015 oleh salah satu situs jual beli rumah.

Dari survei ini menunjukkan bahwa keinginan untuk bisa memiliki rumah tetap tinggi, ditambah lagi adanya paket kebijakan pemerintah yang memutuskan penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final menjadi 0,5 persen, dan BPHTB menjadi maksimal 1 persen.

Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Beli Properti adalah Sekarang

Untuk transaksi Real Estate Investment Trust (REIT) akan menjadi stimulus bagi pengembang dalam mendapatkan alternatif pendanaan yang kompetitif. Ekspektasinya, hal ini dapat memberikan efek positif bagi pertumbuhan properti dan meningkatkan daya beli konsumen.

’’Dengan memanfaatkan momentum dan paket kebijakan dari pemerintah ini tentu saja merupakan kesempatan bagi masyarakat luas untuk membeli properti sesuai kebutuhan pribadi dan bisnis,’’ ujarnya.

Bagikan:
1780 kali