OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Bisnis Broker Properti Meningkat Saat Pandemi, Pasti Penasaran Kenapa?

19 Juli 2022 · 2 min read Author: Adhitya Putra

broker properti

Bisnis jual beli rumah secondary alias rumah bekas melalui jasa broker properti ternyata melesat pada masa krisis pandemi. Apa penyebabnya?

Adanya pandemi Covid-19 nyatanya tidak membuat bisnis perantara perdagangan alias agen properti itu menjadi mandek.

Melansir dari laman Bisnis.com, sejumlah kantor broker properti mencatatkan kenaikan pendapatan berkali lipat dari penjualan rumah bekas huni selama setahun terakhir.

Salah satu di antaranya adalah ERA Indonesia yang berhasil mencatatkan kenaikan penjualan hingga 104%, sepanjang Januari–Juli 2021.

Direktur Utama PT ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa mengatakan bahwa penjualan didominasi oleh rumah tapak bekas pakai dengan harga lebih dari Rp1 miliar.

Lebih lanjut dia berujar, pembeli rumah secondary mewah itu bukanlah kelompok yang membeli untuk dihuni.

Tetapi, tujuan mereka para pembeli adalah untuk digunakan sebagai aset investasi.

“Mereka yang selama pandemi Covid-19 bisnisnya naik justru membeli rumah di lokasi elite,” kata Darmadi.

Ini Penyebab Bisnis Broker Properti Bergairah

broker properti

Darmadi menerangkan kenaikan penjualan rumah second yang dibukukan pihaknya, tidak terlepas dari adanya penurunan harga akibat tingginya penawaran.

“Waktu pandemi ini banyak yang butuh uang. Pemilik ingin cepat terjual akhirnya dilepas dengan harga lebih murah,” ujarnya.

Penurunan harga hunian bekas pakai yang terjadi saat ini memang berhasil meningkatkan penjualan sejumlah kantor broker properti.

Walaupun pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan kapan akan berakhir, Darmadi merasa optimistis pasar rumah sekuder masih tetap moncer.

Hal yang tidak jauh berbeda juga dialami Century 21 Indonesia. Kantor broker properti itu mengalami peningkatan pendapatan transaksi sebesar 20% di kuartal I-2021.

Direktur PT Sagotra Usaha (Century 21 Indonesia), Meiko Handoyo
mengatakan Properti yang terjual sebagaian besar adalah rumah secondary.

Menurut dia, peningkatan tersebut tak terlepas dari keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi melalui vaksinasi sejak awal 2021.

Ada sejumlah stimulus yang diberikan selama setahun terakhir oleh pemerintah, yang dinilai menjadi pemicu pertumbuhan bisnis broker properti.

Di antaranya kebijakan uang muka 0% dan juga insentif Pajak Pertambahan nilai (PPN).

Itulah penyebab yang membuat bisnis broker properti semakin melaju di tengah pandemi.

Rumah123.com pernah membahas mengenai PPAT/notaris yang mendapatkan banyak keuntungan karena banyak orang yang menjual rumah saat pandemi.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Sekar Ayung Residence.


Tag: , , ,


Adhitya Putra
Seorang jurnalis Rumah123.com yang sedang menekuni peran sebagai penulis konten.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA