Ilustrasi (Rumah123/Real Estate)

Tiga dari lima penyewa atau 60 persen penyewa berkeinginan untuk memiliki properti sendiri. Ini merupakan hasil dari riset ING.

ING merupakan salah satu institusi perbankan dan lembaga keuangan terbesar di dunia. Korporasi yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda ini memiliki aset mencapai 845 miliar dollar AS (Rp11.424 triliun).

Baca juga: Sewa atau Beli? Mendingan Sewa Kalau Beli Hunian Malah Kena Pajak Tinggi

ING melakukan riset terhadap 15.000 responden yang merupakan penyewa rumah yang berada di benua Eropa, Amerika Serikat, dan juga Australia. Mayoritas dari responden memilih untuk memiliki rumah ketimbang menyewa.

Di Eropa, sebanyak 65 persen responden menyatakan kalau membeli rumah merupakan simbol kesuksesan. Angka yang lebih tinggi terungkap di Polandia sebesar 72 persen, sementara Turki dan Rumania mencatatkan angka 70 persen.

Baca juga: Investasi Properti di Kota Kecil? Potensi Pertumbuhannya Besar Lho

Uniknya, di Belanda, angkanya malah jauh dari rata-rata. Wong londo yang menganggap kalau kepemilikan rumah adalah status simbol hanya 45 persen.

“Semua ini menguatkan kalau gagasan membeli sebuah rumah tidak hanya berdasarkan keputusan finansial saja, tetapi juga diarahkan oleh prinsip sosial dan budaya,” ujar juru bicara ING seperti dilansir oleh laman properti Prime Location.

Baca juga: Pasokan Tidak Bertambah, Harga Hunian Mewah Meroket

Hmm, kalau di Indonesia gimana ya? Kayaknya sih nggak jauh beda ya apalagi kalau punya rumah mewah dan villa mewah, pasti dianggap orang tajir kan?

Kamu sendiri sudah punya rumah belum? Sudah investasi apartemen belum? Mau dianggap sukses nggak, makanya buruan beli rumah.

Bagikan:
2580 kali