Royal Venya Ubud, Bali (Rumah123/Architect Magazine)

Bali masih menjadi destinasi utama wisata di Indonesia terutama bagi wisatawan mancanegara. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, kunjungan wisatawan asing ke Bali periode Januari hingga September 2017 mencapai lebih dari 4,5 juta orang.

Jumlah ini naik 25,17 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 3,6 juta jiwa. Sementara tingkat okupansi hotel bintang 5 di Bali mencapai 78,11 persen, tertinggi bila dibandingkan kelas hotel lain.

Baca juga: Ada Subsidi DP 5% di Metland Menteng, Mau?

Peluang bisnis hotel dan juga villa mewah masih terbuka di Pulau Dewata. Hal ini juga yang membuat perusahaan pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan proyek terbarunya di kawasan Ubud yaitu Royal Venya Ubud.

Royal Venya Ubud merupakan sebuah kompleks villa mewah dan resort yang berada di lereng bukit. Kompleks ini berdiri di atas lahan seluas 1,6 hektare.

Baca juga: Optimistis Pasar Properti Membaik, Metland Menteng Luncurkan Program Subsidi DP

Ada 54 unit villa mewah, sementara resort memiliki 40 kamar hotel. Villa terbagi dalam 6 tipe yang terdiri dari 1 bedroom, 2 bedroom, dan 3 bedroom. Villa memiliki pilihan bangunan satu lantai dan dua lantai. Semua unit villa sudah fully furnished.

Luas bangunan villa yang ditawarkan mulai dari 60 meter persegi hingga 140 meter persegi. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp4 miliar. Kepemilikan villa adalah strata title. Investor mendapatkan jaminan investasi Return on Investment (ROI) sebesar 24 persen dalam 3 tahun pertama.

Baca juga: Metland Bangun Stasiun KRL, Berumah di Cibitung Jadi Kian Berharga

Sejumlah fasilitas mewah juga tersedia seperti temple, spa, lounge, funicular, cascade infinity pool, wedding chapel, co-working space, coffee shop terrace, refleting pond, outdoor bar, hingga air terjun. Air terjun dan sungai berada persis di depan kompleks villa dan resort.

“Ubud menjadi destinasi menarik untuk wisatawan. Dan sekarang eksotisme yang dijual. Ingat film Eat Pray and Love? Banyak seniman yang tinggal di sini,” ujar Vice President Director Metland, Anhar Sudradjat dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu (15/11/2017).

Baca juga: Keppel Land dan Metland Rilis Hunian Bernuansa Resort

“Okupansi hotel bintang lima di Ubud masih lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Okupansi sekitar 60-65 persen. Length of stay sekitar 3,2 hari,” lanjut Anhar.

Anhar melanjutkan kalau villa dan resort akan membidik wisatawan mancanegara yang mencari eksotisme Ubud yang berada di pegunungan. Belakangan wisatawan asal China, Timur Tengah, dan India semakin banyak berdatangan.

Baca juga: Bidik Pasangan Muda, Keppel Land dan Metland Yakin Riviera at Puri Bakal Diminati

Investor dan juga tamu dapat menikmati tidak hanya fasilitas di hotel, tetapi juga beragam destinasi wisata yang ada di Ubud. Setidaknya, ada 20 kegiatan yang dapat dilakukan wisatawan saat berada di Ubud mulai dari trekking, berbelanja, mengunjungi Monkey Forest, dan lainnya.

Bagikan:
2624 kali