garasi bekasi- rumah123.com Warga Bulak Macan, Bekasi Utara Memasang Spanduk Yang Mewajibkan Pemilik Mobil Memiliki Garasi. Peraturan Ini Malah Efektif Dibandingkan dengan Penerbitan Peraturan Daerah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Warga sebuah RW di Bekasi berinisiatif untuk mengeluarkan peraturan bagi para pemilik mobil untuk memiliki garasi. Peraturan ini sudah ada sejak Oktober 2019.

Peraturan agar pemilik kendaraan bermotor roda empat alias mobil untuk memiliki garasi sedang ramai dibicarakan. Jakarta dan Depok sudah mulai memberlakukan peraturan tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis aturan agar warga Jakarta yang ingin membeli mobil, dia harus menyertakan surat pernyataan telah memiliki garasi. Pemerintah Kota Depok akan mendenda warga yang tidak memarkirnya di garasi.

Baca juga: Warga Jakarta Wajib Memiliki Garasi Kalau Mau Beli Mobil

Sementara itu, masyarakat yang tinggal di RW (Rukun Warga) 022 Kampung Bulak Macan, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Jawa Barat telah terlebih dulu melakukannya.

“Siapkan garasinya dulu, sebelum beli mobil, jalan kampung adalah milik warga Bro.., bukan garasi pribadimu. Jangan rampas hak jalan untuk orang lain.”

Tulisan ini termuat dalam spanduk di sebuah jalan. Situs berita online Kompas.com melansir bahwa spanduk ini membentang di setiap RT di RW 022.

Baca juga: Depok Berlakukan Aturan Wajib Memiliki Garasi, Pemilik Mobil Terancam Denda

Ada belasan spanduk dengan kata-kata yang sama. Spanduk-spanduk ini dipasang di gerbang masuk dan persimpangan jalan perumahan.

Kompas.com menyatakan peraturan ini sudah dilakukan sejak Oktober 2019. Warga Harapan Jaya, Bekasi ini tidak mengikuti apa yang terjadi di Depok dan Jakarta.

Peraturan Pemilik Mobil Wajib Punya Garasi Hanya Bermodalkan Spanduk

Warga Harapan Jaya ini memang bisa menerapkan peraturan pemilik mobil wajib memiliki garasi, hanya bermodalkan spanduk. Mereka melakukannya tanpa harus memiliki peraturan daerah atau peraturan pemerintah kota.

Kompas.com mengutip pernyataan warga Harapan Jaya, bahwa spanduk baru terpasang pada Oktober 2019. Sebelumnya, warga mendapatkan selebaran. Saat itu, masih ada warga yang memarkir mobilnya sembarangan. Kemudian, spanduk larangan pun akhirnya muncul.

Laman berita online Kontan.co.id melansir pernyataan Ketua RW 022 Bulak Macan, Dedi Haryadi. Ide Dedi untuk memasang spanduk larangan memiliki mobil kalau tidak punya garasi memang sempat ditentang warga.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Membersihkan dan Merapikan Garasi

Sejumlah Ketua RT (Rukun Tetangga) ada yang takut memasang spanduk lantaran tulisan dianggap ekstrem. Mereka juga merasa tidak enak dengan warga.

Surat edaran yang dilayangkan ke warga juga tidak dipatuhi warga. Namun, hal itu berbeda ketika spanduk sudah dipasang. Apalagi kata-katanya memang menyentil. Spanduk ini diharapkan bisa membuat warga malu untuk memarkir mobil.

Kebetulan jalan di lingkungan ini hanya selebar 3,5 meter. Dedi menyatakan kendaraan pengangkut sampah sering kali kesulitan untuk masuk ke lingkungan.

Baca juga: 300 SL Gullwing Jadi Salah Satu Koleksi Mobil di Garasi Rumah BJ Habibie

Penerapan aturan ini memang didasarkan lantaran banyak warga yang memiliki mobil. Mayoritas warga mempunyai lebih dari satu unit mobil per rumah. Garasi rumah biasanya hanya menampung satu unit mobil. Bahkan, ada yang memiliki tiga unit mobil.

Saat ini, warga Harapan Jaya merasa senang. Mereka mulai merasakan manfaatnya. Jalan menjadi lebih lega dan tidak mengganggu penghuni lain. Dedi menyatakan sebelumnya warga yang mau pulang ke rumah bisa memutar lantaran jalan tertutup mobil.

DPRD Bekasi Memberikan Apresiasi Kepada Warga Bulak Macan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Chairoman Joewono Putro memberikan apresiasi kepada warga Bulak Macan. Dia menyatakan peraturan daerah bukan satu-satunya instrumen untuk menghasilkan kebijakan yang bagus dan memberikan keuntungan bagi warga.

Masyarakat bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa memerlukan peraturan daerah. Masyarakat bisa menuntaskan masalah dengan musyawarah. Tanpa adanya peraturan daerah ternyata tern tidak masalah. Fungsi peraturan daerah untuk menguatkan saja.

Setelah Jakarta, Depok, dan Bekasi, mungkin daerah-daerah lainnya akan menyusul untuk membuat peraturan mengenai kepemilikan garasi. Pemilik mobil memang wajib mempunyai garasi. Jangan sampai pemilik mobil menggunakan bahu jalan dan merampas hak pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Tips Penyimpanan: 4 Barang yang Seharusnya Ga Disimpan di Garasi

Bagikan:
1950 kali