rumah bj habibie- rumah123.com Presiden Ketiga Indonesia BJ Habibie Selalu Memiliki Buku, Majalah, dan Monografi di Rumahnya. Beliau Memang Punya Perpustakaan di Rumahnya di Munich, Jerman dan Jakarta, Indonesia (Foto: Rumah123/Getty Images)

Ada sejumlah benda atau barang yang ada di rumah BJ Habibie. Beliau selalu memiliki buku, majalah, dan monografi karena memang memiliki perpustakaan.

Bangsa Indonesia baru saja kehilangan salah satu putra terbaiknya, Bacharuddin Jusuf Habibie yang meninggal pada Rabu (11/9/2019). Habibie sempat dirawat di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta sejak 1 September 2019.

Habibie pernah menjadi Wakil Presiden dan Presiden Republik Indonesia. Beliau juga sempat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi selama tiga periode pemerintahan Presiden Soeharto.

Baca juga: Mau Lihat Rumah Mungil Plus Perpustakaan untuk Kaum Urban?

Beliau juga pernah menduduki sejumlah jabatan seperti anggota MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), Ketua Umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), dan masih banyak lagi.

Ayah dua putra ini menyelesaikan studi sarjananya di Institut Teknologi Bandung pada 1954. Beliau meneruskan studi master dan doktor di Aachen, Jerman. Saat menyelesaikan gelar doktor, dia baru berusia 31 tahun.

Habibie sempat bekerja di salah satu perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bolkow-Blohm (MBB) yang berkantor pusat di Hamburg, Jerman. Namun, beliau akhirnya pulang atas permintaan Presiden Soeharto.

Baca juga: Perpustakaan Ini Didesain Seperti Mata yang Besar, Pinjam Buku Di Sini Yuk!

Sebagai ilmuwan dan teknokrat, Habibie memang dikenal suka membaca. Beliau menguasai Bahasa Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda.

Habibie selalu memiliki perpustakaan di rumahnya di Munich, Jerman dan juga di Jakarta. Buku, majalah, dan monografi mengisi koleksi perpustakaan.

Buku, Majalah, dan Monografi Selalu Ada di Rumah BJ Habibie

Wartawan senior surat kabar Jawa Pos, Djoko Susilo pernah mengulas rumah Habibie saat istri Habibie, Hasri Ainun Bestari meninggal di Munich, Jerman pada 22 Mei 2010.

Saat itu, Djoko sudah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Swiss. Dia bertakziah ke rumah pribadi Habibie di Jerman.

“Rumah keluarga Habibie yang cukup besar di Munchen itu dibeli sejak sebelum dirinya menjadi pejabat di Indonesia,” tulis Djoko dalam reportasenya untuk situs online Jawa Pos News Network Jpnn.com.

Baca juga: Bangunan Tua Ga Perlu Dirobohkan, Bikin Aja Jadi Perpustakaan

“Nuansa intelektualnya sangat terasa. Begitu banyak buku, majalah, serta monografi hasil riset berbagai bidang,” lanjut Djoko dalam tulisannya.

Monografi adalah tulisan mengenai satu bagian dari ilmu atau mengenai suatu masalah tertentu. Koleksi buku Habibie memang beragam.

Perpustakaan dengan Koleksi Ribuan Buku di Rumah BJ Habibie

Habibie juga memiliki rumah di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Rumah ini dibangun oleh negara untuk mantan presiden dan wakil presiden.

Salah satu ruangan di rumah Habibie adalah perpustakaan yang memiliki koleksi lebih dari 5.000 buku. Perpustakaan ini berada di bagian belakang rumah beliau.

Ainun mendesain perpustakaan ini. Perpustakaan dua lantai ini dibangun selama dua tahun, dari 2005 hingga 2007.  Ruangan ini berukuran 8x17 meter dan bergaya perpustakaan klasik ala Eropa.

Koleksi perpustakaan merupakan buku pribadi Habibie dan juga pemberian dari orang lain. Buku-buku yang menjadi koleksi memiliki beragam tema mulai dari seni, biografi, kebudayaan, sejarah, hukum, ekonomi, politik, dan agama.

Baca juga: Gimana Ceritanya Tuh Perpustakaan Bisa Dibangun dalam 1 Pekan

Bagikan: 2928 kali