Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Tidak selamanya orang bisa membeli barang baru. Banyak orang yang memilih untuk mendapatkan barang bekas (second).

Barang baru sudah tentu mahal. Sementara barang bekas biasanya berharga lebih miring, meski dalam beberapa kasus tidak demikian.

Baca juga: Anjing Paris Hilton Tinggal di Rumah Dua Lantai, Beneran Lho!

Ada yang memilih barang second lantaran suka dengan barang vintage. Banyak alasan kenapa orang memilih barang baru atau mungkin barang bekas.

Bagaimana dengan pembelian mobil? Kalau kamu berencana membeli kendaraan baru sudah tentu mahal. Harga mobil baru biasanya di atas Rp150 juta, meski berapa mobil city car ada yang dijual dengan Rp100 juta.

Baca juga: Jepang dan Belanda Punya Parkir Sepeda Terbesar di Dunia, Kalau Indonesia Kapan Ya?

Kalau mobil bekas gimana? Sudah tentu harga mobil bekas jauh lebih murah dari mobil baru. Kecuali mobil bekas ini tergolong antik.

Tetapi kalau kamu membeli mobil bekas yang produknya massal, sudah tentu harganya sudah turun. Banyak mobil bekas yang dipasarkan pada harga puluhan juta rupiah.

Baca juga: Menikah dengan Hamish Daud yang Arsitek, Kira-kira Kayak Apa Ya Rumah Raisa?

Bagi kamu yang ingin membeli mobil bekas, ada pilihan untuk membelinya secara tunai atau pun secara cicilan. Kalau tunai, sudah tentu masih berat. Sementara kalau mencicil, tentu sedikit lebih ringan. Tetapi, ingat juga kalau kamu harus membayar sejumlah bunga kalau memilih skema cicilan.

Sebelum membeli kendaraan bekas, pertimbangkan juga umur kendaraan. Semakin tua memang semakin murah, tetapi bisa jadi perawatan semakin mahal.

Baca juga: Aksesoris Kantor yang Kontemporer, Di Kantor Kamu Sudah Ada Belum?

Ingat juga kalau semakin tua sebuah kendaraan maka nilainya semakin menurun. Jadi bisa saja kalau kamu memilih mobil bekas, kamu harus berhitung dulu. Berapa harga mobil dan juga perawatannya? Bisa jadi membeli mobil baru malah lebih menguntungkan.

Lantas bagaimana dengan membeli rumah second? Kalau kamu membeli rumah second, harga bisa lebih mahal ketimbang rumah baru. Mungkin kamu tidak percaya ya? Tetapi, kamu mesti ingat banyak perusahaan pengembang membidik investor untuk membeli produk mereka. Kalau harga rumah bekas lebih murah, mana ada investor mau mengeluarkan uangnya.

Baca juga: Di Mana Sih Lift Tercepat di Dunia?

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung pernah menyatakan biasanya harga rumah second bisa jauh lebih mahal dari rumah baru. Harga bangunan memang menurun, pihak perbankan bisa menilai penurunan hingga 10 persen. Namun, harga tanah terus naik meroket kan?

Soal membeli rumah bekas memang ada keuntungannya. Biasanya, kawasan sekitar sudah ramai serta fasilitas umum dan fasilitas sosial sudah lengkap. Kekurangannya, rumah bisa saja sudah rusak dan kamu perlu merenovasinya.

Baca juga: Mainan Anak yang Aman dan Menyenangkan, Mau Beli?

Kalau membeli rumah baru, biasanya berada di kompleks perumahan, desainnya sesuai selera kamu, serta lingkungan aman. Harganya juga bisa lebih murah. Namun, ada kekurangannya yaitu lingkungan sekitar masih sepi.

Jadi apakah membeli rumah second itu rugi? Bisa jadi tidak, kalau kamu membelinya di kawasan yang sudah tumbuh berkembang, lengkap dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, dan lainnya.

Bagikan: 2317 kali