Ilustrasi Foto: Rumah123/Getty
 

Perampok sering diberitakan masuk rumah. Ah, itu kan berita biasa. Eitttsss…! tunggu dulu! kalau masuknya ke rumah kita pastinya jadi luar biasa, kan? Makanya waspada selalu, terutama kalau cuma tinggal pembantu rumah tangga (PRT) yang ada di rumah. Dari sekarang beri PRT bekal pengetahuan dan pesan supaya dia tetap waspada.

Kita bisa belajar dari kejadian komplotan perampok yang masuk ke rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (3-10-2018). Berikut ini langkah-langkah para perampok yang diceritakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, yang mesti kita waspadai:

Ke-1. Berpura-pura sebagai petugas PLN atau PAM.

Para permapok berhasil masuk rumah karena berpura-pura jadi petugas resmi PLN atau PAM.

Baca juga: Mau Tahu Kamar Mana yang Ga Bakal Dimasuki Maling?

Ke-2. Melakukan pemetaan sekitar rumah.

Sebelum melancarkan aksinya para perampok melakukan mapping di sekitar rumah yang menjadi targetnya. Yang jadi incaran biasanya rumah yang besar, tapi tak ada penghuninya, hanya tinggal PRT saja.

Para perampok melihat-lihat dulu. Kalau memang benar PRT hanya sendirian di rumah, maka perampok melancarkan aksinya. Tapi, kalau dia tahu ada pemilik rumah, mereka gak jadi melaksanakan aksinya.

Baca juga: Kawasan Cempaka Putih, Dahulu dan Kini

Ke-3. Keliling perumahan dengan motor.

Pada kasus perampokan di rumah Kawasan Duren Sawit tersebut, keenam perampok mengelilingi lokasi perumahan dengan motor. Selanjutnya, para perampok beraksi sesuai peran masing-masing. Ada yang bertugas membaca dan mengawasi situasi, ada yang bertugas mengalihkan perhatian si PRT, dan ada yang bertugas memasuki rumah dan mencari-cari keberadaan brankas. Kalau brankas sudah diketahui letaknya, maka isinya pun dikuras.

Ke-4. Menjebol Brankas

Para perampok bisa menjebol brankas yang tersimpan di dalam rumah. Mereka hanya butuh waktu sekitar satu menit untuk merusak pintu brankas dan membawa kabur uang dan perhiasan di dalamnya.

Bagikan: 2191 kali