renvoasi rumah- rumah123.com Ada Sejumlah Tips Yang Bisa Diterapkan Saat Ingin Merenovasi Rumah. Hal Ini Dilakukan Agar Tidak Mengganggu Tetangga Sebelah Rumah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat ingin merenovasi rumah, kamu tidak hanya dihadapkan oleh masalah dana, desain, dan jadwal. Tetapi juga dengan masalah tetangga sebelah rumah.

Ketika tetangga melakukan renovasi rumah, pastinya kamu bisa senewen ketika suara berisik dari aktivitas para tukang. Belum lagi dengan debu yang masuk ke dalam rumah kamu.

Kamu terganggu saat ingin tidur siang. Anak-anak kamu apalagi masih bayi tidak bisa beristirahat dengan tenang. Debu-debu juga singgah di halaman, tanaman, mungkin juga mobil.

Baca juga: 5 Renovasi yang Tidak Seharusnya DIY

Pastinya kamu senewen dan mencoba bersabar. Nah, pertanyaannya adalah bagaimana kamu yang justru melakukan renovasi. Sementara tetangga harus bersabar dengan aktivitas renovasi di rumah kamu.

Bukan tidak mungkin ada tetangga yang mengeluh dengan aktivitas renovasi rumah kamu. Mereka terganggu dengan suara ribut, debu, dan lainnya.

Situs properti Realestate.com.au memberikan sejumlah tips bagaimana merenovasi rumah tanpa mengganggu tetangga. Realestate.com.au adalah laman properti milik REA Group Australia yang juga induk perusahaan Rumah123.com.

1. Memberitahu Tetangga Soal Rencana Renovasi

Jika renovasi berlangsung lama, dengan durasi lebih dari sebulan, maka sebaiknya kamu memberitahu tetangga. Kamu bisa berbicara secara informal ketika bertemu di depan rumah, berangkat ke kantor, atau sedang bersantai.

Tetangga bisa mengetahui kalau kamu memiliki rencana untuk renovasi. Kamu bisa meminta pengertian tetangga kalau ada suara yang berisik, debu yang terbang ke rumah tetangga, dan lainnya.

Jangan sampai hubungan bertetangga menjadi renggang lantaran masalah renovasi. Kamu harus bisa mempertimbangkan hal ini.

2. Merenovasi Mulai Pagi Hingga Sore Hari

Biasanya tukang bangunan bekerja dari jam 08.00 hingga 16.00 WIB (Waktu Indonesia Barat). Mungkin kamu memiliki dana dengan mempekerjakan tukang bangunan selama 24 jam.

Namun ingat juga kala ada tetangga yang pasti merasa terganggu dengan aktivitas renovasi. Kecuali lokasi rumah kamu jauh dari tetangga. Hal ini bisa kamu lakukan dengan merenovasi rumah dengan durasi 24 jam.

Jika kamu memang ingin memaksa melakukan pekerjaan saat malam hari, usahakan kamu melakukan pekerjaan yang tidak menimbulkan suara. Salah satunya mengecat dinding.

Baca juga: Waduh, 41% Kaum Milenial Gunakan Kartu Kredit untuk Renovasi Rumah

Ingat ya, usahakan untuk melakukan pekerjaan renovasi pada siang hari saja. Jangan sampai tetangga merasa terganggu.

Usahakan pekerjaan renovasi tidak merusak rumah tetangga. Misalnya tukang bangunan sedang memplester atau mengecat dinding, tetapi cat atau semen malah mengotori carport tetangga.

3. Membersihkan Sisa Renovasi Setiap Hari

Setelah tukang bangunan melakukan renovasi, pastikan mereka telah membersihkan sisa renovasi. Jangan sampai kantong semen masih terbuka sehingga debunya sampai ke rumah tetangga.

Ingatkan agar tukang bangunan melakukan aksi bersih setiap hari. Jangan lupa agar bahan bangunan tidak mampir ke rumah tetangga atau ditaruh di depan rumah tetangga.

Jika kamu memiliki dana berlebih, coba menutupi rumah kamu dengan seng atau triplek berukuran besar. Hal ini untuk mencegah debu dari renovasi rumah mampir ke rumah tetangga.

Baca juga: Dua Pertiga Milenial Pilih Renovasi Ketimbang Jual Rumah, Kenapa Ya

Bagikan: 1685 kali