Studio Arsitektur Atelier Let's Mendesain Lapangan Bola Basket Sekaligus Ruang Publik di Taiwan (Foto: Rumah123/Designboom.com/Atelier Let's)

Studio arsitektur Taiwan, Atelier Let’s mengubah area tidak terpakai menjadi lapangan basket. Proyek ini ingin memberikan “ruang tamu” bagi komunitas setempat.

Atelier Let’s merancang sebuah lapangan basket di Kaohsiung, Taiwan. Kota ini merupakan kota pelabuhan dengan jumlah penduduk mencapai 2,7 juta jiwa. Kota ini berjarak 362 kilometer dari ibu kota Taiwan, Taipei.

Lapangan basket tersebut berada di area Hamasen. Area ini tidak terlalu jauh dari jalan kereta api menuju pelabuhan.

Baca juga: Banyak Ga Sih Lapangan Basket Kekinian Kayak Gini di Indonesia?

Lokasinya memang tidak jauh dari pelabuhan. Area ini pernah menjadi tempat penyimpanan kargo atau peti kemas.

Belakangan area ini berubah menjadi hunian. Bagian yang menjadi lapangan basket direvitalisasi untuk menciptakan ruang kecil untuk aktivitas komunitas dan tempat bersantai. Tujuan dari proyek ini adalah menyediakan “ruang tamu” bagi komunitas.

Atelier Let’s mendesain dua lapangan basket. Warnanya cukup cerah dengan melakukan kombinasi warna biru, biru muda, dan merah muda.

Baca juga: Asyik Banget Main Basket Kalau Lapangannya Keren Kayak Gini

Sementara ada bagian yang memisahkan kedua lapangan. Bagian ini menjadi area bersantai dengan penutup dari material besi alias kanopi.

Area dengan kanopi didesain sebagai tempat beristirahat dan bersantai. Ada tempat duduk yang disediakan di area ini.

Kawasan yang didesain oleh Atelier Let’s menjadikan area ini punya atmosfer baru. Revitalisasi kawasan lama menjadi ruang publik baru bagi komunitas.

Baca juga: Siapa Mau Ikut Bermain Bola Basket di Dalam Pabrik

Bagikan: 565 kali