Milenial- Rumah123.com Ilustrasi Generasi Pekerja Milenial (Foto: Rumah123/Getty Images)

Kamu baru saja lulus kuliah, dan sekarang baru mulai terima gaji pertamamu? Selamat! Akhirnya, kamu sudah memasuki usia produktif, dan bisa mencukupi kebutuhanmu sendiri. Jalan menuju masa depan cerah terbentang di hadapanmu.

Mungkin, punya rumah sendiri termasuk dalam daftar tujuan keuanganmu di masa depan. Bakalan kesampaian nggak ya, mengingat kamu saat ini masih termasuk first jobber—alias mereka yang baru saja menapaki dunia kerja? Kalau kesampaian, harus berapa lama ya nabungnya?

Nah, kalau kamu memang sudah kepikiran untuk punya rumah sendiri sedari kamu masih berpredikat sebagai first jobber, itu adalah hal yang bagus, karena berarti kamu masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan dananya. Karena, kamu pasti tahu betul, bahwa dana untuk punya rumah sendiri ini nggak sedikit.

Berikut ada beberapa tip yang mungkin bisa membantumu demi mewujudkan rencanamu untuk punya rumah sendiri.

 
  1. Lakukan financial check-up

Yang pertama kali harus kamu lakukan adalah mengecek kondisi keuanganmu. Dengan gaji pertamamu ini, seperti apakah cash flow yang harus kamu hadapi setiap bulannya? Apakah sudah sehat?

Karena, akan mustahil kamu bisa mewujudkan mimpi untuk punya rumah sendiri jika kondisi keuanganmu belum sehat.

Jadi, sebelum melangkah lebih jauh, coba deh catat pengeluaran dan pemasukanmu di 3 bulan pertama kamu menerima gaji. Untuk pengeluaran, perhatikan cicilan utang yang ada sekarang—apakah kamu punya utang kartu kredit, atau utang yang lain?—juga apa saja pengeluaran rutinmu? Bagaimana dengan lifestyle yang kamu jalani?

Semuanya bisa ketahuan kalau kamu punya catatan yang rapi. Jadi, begitu terima gaji bulan pertama, segeralah mulai mencatat ya.

 
  1. Manfaatkan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah

Manfaatkan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) untuk mempermudah proses mewujudkan mimpimu untuk punya rumah sendiri.

Jika saat ini kamu bekerja di perusahaan yang kredibilitasnya diakui, besar kemungkinan kreditmu akan disetujui dengan cepat.

Coba cari informasi sebanyak-banyaknya ke lembaga penyedia fasilitas KPR, misalnya di bank. Tak hanya satu, kamu perlu mencari informasi KPR dari beberapa bank sekaligus, untuk mendapatkan perbandingan ilustrasi cicilan KPR.

Setelah ilustrasinya kamu dapat, jangan lupa untuk memperhitungkan juga besaran down payment, juga suku bunga cicilan yang kemungkinan akan berubah menjadi floating rate setelah sekian tahun mencicil.

 
  1. Cek fasilitas kantor

Ada beberapa kantor atau perusahaan yang memang menyediakan fasilitas kepemilikan rumah. Untuk kebijakannya bisa saja berbeda antara perusahaan satu dengan yang lainnya, jadi cobalah untuk mencari informasi dengan lengkap.

Ada yang menawarkan peminjaman dana dengan bunga rendah, ada pula yang memberikan fasilitas rumah ini dengan syarat karyawan sudah bekerja dalam jangka waktu tertentu.

Apa pun kebijakannya, tak ada salahnya untuk dimanfaatkan bukan?

 
  1. Bantu dengan investasi

Untuk cicilan rumah, kamu bisa memanfaatkan KPR ataupun fasilitas kantor. Tapi, untuk down payment akan ada kemungkinan kamu harus menyiapkannya sendiri.

Sebaiknya kamu mulai menyiapkannya sejak kamu menerima gaji pertama, minimal sebesar 10%, lalu investasikan dalam instrumen investasi yang berisiko rendah, agar tetap aman dan terjaga nilainya. Misalnya seperti deposito ataupun reksa dana pasar uang.

Jika kamu menerima bonus tahunan, seperti THR atau bonus insentif lainnya, jangan habiskan untuk belanja saja. Sisihkan sebagian untuk menambah tabungan atau investasimu, agar target down payment bisa segera terkumpul.

 
  1. Pilih periode waktu mencicil yang sesuai

Pilihlah periode waktu mencicil yang paling sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai alokasi cicilan per bulan lebih dari 30% penghasilanmu ya. Alokasi ini sudah mencakup keseluruhan utang lo. Jadi misalnya kamu sekarang sudah berutang untuk gadget atau mobil, maka dengan ditambah KPR, semua cicilanmu tak lebih dari 30%.

Gaji kamu sebagai karyawan pemula bakalan bertambah seiring waktu dan juga sesuai dengan tingkat keahlianmu nanti. Pastinya hal ini juga akan menguntungkanmu, bukan? Tak selamanya kamu hanya bisa menabung Rp500.000 per bulan. Jadi, tingkatkanlah tabunganmu seiring kenaikan gajimu.

Nah, dengan kelima tip di atas, pasti deh kamu bisa mewujudkan mimpimu untuk punya rumah sendiri di usia muda.

 

Artikel ini merupakan kerja sama situs properti Rumah123.com dengan konsultan keuangan QM Financial.

Bagikan: 2156 kali