Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock Photo
 

Udah tau? Ga lama lagi Bandar Udara (Bandara) Kertajati di Majalengka akan beroperasi. Jadi, buat kamu yang tinggal atau berniat beli hunian di Jawa Barat dan Cirebon nantinya ga perlu jauh-jauh ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta kalau mau ke luar negeri. Bandara Internasional Kertajati dikenal juga sebagai Bandar Internasional Jawa Barat. Tapi, jangan keliru dengan Bandar Internasional Karawang ya. Kalau Bandara yang satu ini dibangun sebagai pelengkap Bandara Soekarno-Hatta.

Sedangkan Bandara Kertajati dibangun untuk menggantikan Bandara Internasional Husein Sastranegara. Lokasinya sekitar 100 kilometer dari timur Bandung. Bertotal luas 5 ribu hektare (ha), tapi untuk tahap awal baru 646 ha yang dibangun.

Baca juga: REI Jabar Ingin Garap Kertajati Aerocity

"Kertajati sudah 92 persen selesai. Tinggal menyelesaikan sisanya yang 500 meter dalam beberapa bulan. Tapi, sudah bisa buat haji. Pokoknya Haji 15 Juli (2018) sudah bisa terbang dari situ,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, seperti dikutip finance.detik.com, Rabu (4/3/2018).

Salah satu hunian yang berlokasi di kawasan Kertajati adalah yang dibangun oleh PT PP Properti Tbk. Di Kertajati, perusahaan pengembang ini berkolaborasi dengan anak usaha PT Bandara International Jawa Barat (BIJB), yaitu PT BIJB Aerocity Development untuk mengembangkan lahan seluas 300 ha.

Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan mixed use yang akan terdiri atas hotel, apartemen, kantor, dan bangunan pendukung bandara lainnya. Tahap pertama, PP Properti akan mengembangkan apartemen terlebih dahulu yang akan dijual nantinya ke perusahaaan maskapai. 

"Rencananya di Kertajati kami akan bangun apartemen dulu tahun depan (2018), nanti dijual ke maskapai untuk asrama pegawai seperti pramugarinya," kata Vice President Realty PP Properti, Tjakra D Puteh, seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (19/11/2017).

Baca juga: PP Properti Bangun Megaproyek Aerocity di Kawasan Dua Bandara

Menurutnya, luas lahan yang akan dikembangkan di Bandara Kertajati akan diperluas hingga 3.000 ha. Sementara itu, PP Properti dan BIJB akan mengembangkan lagi lahan seluas 2.700 ha. Lokasi lahan tersebut berada di sepanjang exit Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sampai Bandara Kertajati. "Dari Tol Cipali ke Kertajati panjangnya ada sekitar empat kilometer," kata Tjakra.

Kalau kamu lagi cari hunian yang dekat bandara internasional, baik untuk dihuni sendiri ataupun untuk disewakan pada awak maskapai, bisa tuh beli produk yang dikembangkan PP Properti di Kertajati. Paling gak, setelah 15 Juli 2018, bandara tersebut sudah beroperasi.

Bagikan: 874 kali