Material Bambu Dikenal Murah, Lentur, dan Tahan Gempa (Foto: Rumah123/Inhabitat)

Sempat melihat tayangan gempa yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu? Ngeri banget ya. Banyak gedung yang rusak berat dan juga roboh.

Puluhan ribu rumah dan bangunan memang rusak parah di Kabupaten Lombo Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Namun, sejumlah bangunan juga ada yang masih tegak berdiri.

Baca juga: Tips Gempa: Hati-hati Saat Mengecek Rumah Usai Gempa

Ada bangunan dari material kayu dan bambu yang masih oke-oke aja tuh. Kayak nggak abis kena gempa. Kok bisa gitu ya?

Ternyata, bambu itu salah satu material yang murah meriah alias murmer untuk membangun hunian. Selain itu, material ini juga punya keunggulan lainnya.

Baca juga:  Tips Setelah Gempa: Yuk, Bersih-Bersih Rumah

“Material murah nggak hanya bambu, tetapi salah satunya. Kenapa bambu tahan gempa dan kuat, itu karena lentur,” ujar Andesita Oki kepada Rumah123

“Tingkat kelenturan bambu dan kayu itu lebih baik, dibandingkan beton atau batu bata yang rigid,” lanjut Andesita yang juga aktif di Indonesian Young Architects.

Baca juga:  Tips Mitigasi Bencana: Bagaimana Mengatasi Trauma Pasca Gempa

Material bambu ini memang murah, lentur, dan tahan gempa. Murah karena mudah didapatkan di mana saja, apalagi kalau di pedesaan.

Pasti kamu pernah melihat serumpun pohon bambu kan? Material ini juga lebih murah dari kayu jati yang mahal dan sulit didapatkan.

Baca juga:  Tips Desain: Bangunan Berbentuk Kubah Ternyata Tahan Gempa

Bambu juga lentur sehingga tahan gempa. Jadi jangan heran kalau bangunan rumah jadul malah lebih tahan gempa. Kamu juga bisa menjumpai kalau bangunan zaman dulu malah tidak roboh.

For your information alias FYI, ada arsitek di Meksiko yang mengembangkan rumah murah dan tahan gempa dengan memanfaatkan material bambu. Kebetulan negeri ini juga seperti Indonesia, berada di lingkaran cincin api.

Bagikan: 4483 kali