Beberapa wilayah di Indonesia sedang dilanda bencana kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengendara motor menghindari kabut asap di Pontianak, Kalimantan Barat - Rumah123.com Pengendara motor menghindari kabut asap di Pontianak, Kalimantan Barat (Rumah123.com/Getty Images)

Karhutla tak dipungkiri berdampak buruk pada banyak hal, salah satunya dalam hal kesehatan. Pihak yang paling paling dirugikan adalah masyarakat sekitar yang lingkungannya tercemar oleh polusi udara yang datang dari kabut asap pembakaran. 

Apa saja bahaya kabut asap bagi kesehatan?

Ketika seseorang terpapar polusi dalam waktu lama, maka orang tersebut memiliki risiko terkena penyakit pernapasan yang serius. Dilansir dari situs Heathline, risiko gangguan pernapasan tersebut meliputi:

Iritasi tenggorokan dan batuk berkepanjangan

Kadar ozon yang tinggi bisa menyebabkan iritasi sistem pernapasan. Ozon tersebut nantinya bisa menyebabkan munculnya gejala gatal-gatal di tenggorokan, dan batuk setelah beberapa jam seseorang terpapar kabut asap. Maka tak heran jika pada umumnya, mereka yang terus-terusan terpapar asap, akan mengalami batuk berkepanjangan.

Memperburuk gejala asma

Siapapun bisa terkena gangguan pernapasan jika terpapar asap terlalu lama. Apalagi bagi penderita asma yang pernapasannya sudah terganggu sebelumnya. Berdasarkan studi kesehatan, penderita asma yang berada di lingkungan dengan kondisi udara buruk memiliki risiko terkena serangan asma akut lebih tinggi. Bahkan risikonya lebih tinggi, hingga 40% dibandingkan mereka yang tinggal di tempat dengan udara baik. 

Kerusakan paru-paru: TBC, pneumonia, kanker paru-paru

Ketika tubuh terpapar lama oleh asap, maka organ yang akan sangat merasakan dampaknya adalah paru-paru. Gejala kerusakan paru-paru dapat berupa kesulitan bernapas dan nyeri pada dada.  Jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang, paru-paru yang rusak bisa menimbulkan sejumlah penyakit serius, seperti TBC, pneumonia, bahkan kanker paru-paru.

Apa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak negatif kabut asap?

Apabila kamu adalah salah satu yang tinggal di daerah yang terkena bencana asap, tentu kamu harus melakukan sejumlah upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari bencana tersebut. Apa saja yang bisa dilakukan? Berikut upaya yang bisa dilakukan:

- Kurangi kegiatan di luar ruangan, terutama untuk orang-orang yang bermasalah dengan jantung dan paru-paru

- Pastikan jendela dan pintu rumah tertutup rapat, matikan exhaust fan jika asap mulai tebal

- Kehadiran pendingin udara (AC) akan sangat membantu. Pastikan AC selalu dalam keadaan menyala ketika kualitas udara sedang buruk

- Selama jam sibuk (seperti jam masuk atau pulang kantor misalnya), hindari berada di luar ruangan untuk mengurangi paparan asap dari polusi 

- Segera temui dokter jika kamu mulai mengalami gejala gangguan pernapasan. 

 

Bagikan: 1424 kali