cara mengolah daging kambing- rumah123.com Daging Kambing Bisa Diolah Menjadi Sate, Gulai, Tongseng, Steak, Daging Panggang, dan Lainnya. Ada Sejumlah Cara Agar Daging Kambing Tidak Bau dan Empuk (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat Idul Adha, biasanya jumlah daging kambing di rumah berlimpah. Tidak usah bingung bagaimana cara mengolah daging kambing di rumah.

Ketika merayakan Idul Adha, pastinya kamu akan mendapatkan pasokan daging kambing dalam jumlah banyak. Biasanya jumlah daging kambing akan lebih banyak dibandingkan daging sapi.

Masyarakat memang lebih banyak berkurban kambing dibandingkan sapi. Harga kambing memang jauh lebih murah dari sapi.

Baca juga: Tips Sehat: Hindari Sejumlah Makanan Ini Saat Santap Sahur

Tidak heran ketika Hari Raya Kurban, orang yang akan mendapatkan jatah daging kambing dalam jumlah banyak. Bahkan, tidak jarang orang mendapatkan 0,5 hingga 1 kilogram daging kambing.

Jika kamu mendapatkan jumlah daging kambing sebanyak ini tentu harus tahu cara mengolahnya. Ada sejumlah pilihan ingin menjadikan daging ini sebagai apa.

By the way, kamu tidak perlu takut kolesterol atau darah tinggi naik, makanlah secukupnya. Jangan lupa ajak tetangga, teman, dan sahabat untuk menikmati daging kambing di rumah kamu.

Daging Kambing Bisa Diolah Jadi Apa Saja?

Situs berita online Kumparan.com melansir cara mengolah daging kambing. Setiap bagian dari kambing bisa diolah untuk makanan yang berbeda.

Bagian bahu kambing bisa dijadikan sate kambing dan juga steak kambing. Bagian kaki depan kambing dapat diolah menjadi semur, kari, dan juga daging kambing panggang (roast lamb).

Kamu bisa mengolah bagian punggung kambing menjadi iga bakar dan sup iga. Bagian bawah kambing atau tenderloin bisa diolah menjadi sate dan tongseng.

Jika kamu mendapatkan bagian atas kambing atau sirloin dapat dijadikan sate, steak, dan juga rendang kambing. Hmm, seperti apa sih rendang kambing ya? Pasti sama lezat dengan rendang daging sapi.

Bagian panggul kambing bisa diolah menjadi gulai, sate, dan tongseng. Sementara bagian belakang bisa dijadikan semur dan roast lamb.

Jangan lupakan juga kalau ada pilihan lainnya yaitu nasi goreng kambing. Memang daging kambing yang digunakan memang sedikit, tetapi siapa yang menolak kelezatan nasi goreng kambing.

Cara Mengolah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk

Banyak orang yang tidak suka daging kambing bukan karena takut naiknya kolesterol, tetapi juga karena dagingnya yang alot dan juga baunya. Namun, sebenarnya ada sejumlah cara agar daging kambing tidak berbau dan empuk.

Pertama, lumuri atau rendam daging kambing dengan nanas. Enzim bromelim pada nanas bisa membuat melunakkan protein pada daging. Daging kambing bisa direndam dalam parutan nanas selama 30 menit. Jangan lupa untuk merebusnya untuk membersihkan sisa nanas.

Kedua, membungkus daging kambing dengan daun papaya. Daun pepaya mempunyai senyawa papain yang berfungsi memecah protein daging sehingga menjadi lebih empuk. Kamu hanya perlu membungkus daging kambing dengan daun pepaya.

Ketiga, jangan mencuci daging kambing. Kalau kamu mencuci daging kambing, aroma daging semakin menyengat dan juga daging semakin alot.

Keempat, melumuri daging dengan rempah-rempah. Kamu bisa menggunakan daun salam, lengkuas, jahe, dan serai untuk menyamarkan aroma daging kambing. Pilihan lain untuk membuat daging menjadi empuk adalah merendamnya dengan asam jawa atau belimbing wuluh.

Kelima, mengiris daging dengan tepat. Ketika memotong daging kambing, usahakan memotong berlawanan dengan arah serat. Selain itu, jangan satukan daging kambing dengan jerohan dan lemaknya.

Baca juga: Tips Sehat: Biasakan Menyantap Makanan Sehat Saat Berbuka Puasa

Bagikan: 1739 kali