Ilustrasi Micro Sleeping (Rumah123/Automology)

Banyak pilihan untuk pulang mudik. Ada yang menggunakan pesawat, kapal, kereta api, bus, mobil, dan juga motor.

Mobil dan motor menjadi pilihan utama apalagi kalau masih mudik di Jawa. Kamu bisa jalan-jalan ketika sampai di kampung halaman.

Baca juga: Ingin Nyaman di Kamar Tidur? Atur Penataan Lampu Dong

Namun, ada yang patut diwaspadai bagi mereka yang mudik menggunakan mobil pribadi. Mereka harus menyetir dalam jangka waktu yang lama.

Saat menyetir, pengemudi bisa mengalami apa yang disebut dengan micro sleeping. Menurut situs media Inggris, BBC, ada 45% pengemudi pria yang mengalami micro sleeping.

Baca juga: Yuk, Disimak Cara Bikin Kamar Tidur Kamu Jadi Lebih Sehat (Bagian 1)

Sementara hanya ada 22% pengemudi wanita yang mengalami hal yang sama. BBC sempat mengadakan riset terhadap 1.000 pengemudi.

Micro sleeping adalah keadaan orang tertidur ringan yang hanya berlangsung selama 5-10 detik. Otak secara tidak sadar tertidur dan biasanya terjadi dalam situasi monoton. Saat orang itu terbangun, terkadang dia tidak ingat telah tertidur.

Baca juga: Ranjang Raksasa Ini Bisa Bikin Tidur Kamu Semakin Nyenyak Lho

“Mata Anda tiba-tiba mengantuk dan tiba-tiba Anda kehilangan kontak dengan realita. Anda jatuh tertidur selama beberapa detik, kemudian terbangun, sering kali terkejut,” ujar Profesor Jim Horne kepada BBC.

“Tidur bisa terjadi lebih dari satu atau dua menit bagi otak untuk mengingatnya kembali. Lantaran micro sleeping, Anda akan terbangun dengan perasaan tidak mengetahui apa yang terjadi atau mau ke mana,” lanjut Horne.

Baca juga: Ayo, Matikan Lampu Kalau Mau Bobo Nyenyak!

Horne merupakan Director Sleep Research Centre di Loughborough University, Inggris. Dia sudah mempelajari kelelahan yang dialami oleh pengemudi selama 10 tahun terakhir.

Micro sleeping disebabkan karena kelelahan. Kalau tidak segera ditangani, hal ini bakal sering terjadi dan kamu bakal benar-benar tertidur nyenyak. Jadi atur jam istirahat kamu sebelum mudik ya.

Bagikan: 730 kali