kasur busa

Kamu memiliki kasur busa di rumah? Hindari untuk menjemur kasur ini langsung di bawah terik sinar matahari kalau ingin ia tahan lama. 

Ada banyak pilihan kasur untuk tempat tidur mulai kasur pegas, kasur kapuk, kasur bulu angsa, dan kasur busa. 

Setiap kasur memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Pilihan tergantung dari preferensi setiap orang. 

Sebagian masyarakat lebih memilih memakai kasur dengan material busa atau foam dibandingkan dengan kasur-kasur lainnya. 

Kontur kasur ini cukup empuk, apalagi kalau bagi mereka yang tidak menyukai tidur di atas kasur pegas. 

Kasur ini juga lebih nyaman jika dibandingkan kasur kapuk yang lebih mudah kempes dan juga berdebu. 

Harganya pun relatif murah!

Saat memilih kasur tentu tidak boleh sembarangan karena akan memengaruhi kualitas tidur dan istirahat. 

Material atau bahan dari kasur juga menentukan kenyamanan saat tidur.

Bayangkan kalau tidak nyaman?

Kalau kasur yang digunakan nyaman, maka kualitas tidur menjadi baik sehingga kamu bisa bangun lebih segar. 

Kelebihan Kasur Busa Dibandingkan Kasur Lainnya

1. Lebih Ringan 

Bobot kasur ini lebih ringan jika dibandingkan dengan kasur pegas, kasur kapuk, atau juga kasur lateks. 

Lantaran ringan, kamu bisa memindahkan kasur dengan material  foam seorang diri dan tanpa bantuan orang lain. 

2. Lembut 

Kasur ini memiliki kelembutan yang cukup lumayan.

Kelembutan ini menjadi salah satu hal yang menarik. 

Sejumlah pakar menyarankan kalau orang mengalami nyeri otot atau kelelahan kronis karena menggunakan kasur pegas, bisa beralih ke kasur dengan material foam

3. Relatif Mudah Dibersihkan 

Lantaran ringan, kasur busa mudah untuk dibersihkan dan dijemur jika dibandingkan kasur lainnya. 

Biasakan untuk membersihkan kasur agar tidak bau, lembab, dan tidak ada lagi kuman atau bakteri. 

4. Harga Relatif Terjangkau 

Kasur busa menjadi pilihan kasur tidur dengan harga terjangkau jika dibandingkan dengan kasus pegas atau kasur lateks. 

5. Memiliki Banyak Pilihan Ukuran 

Saat memilih ukuran kasur, salah satu pertimbangan adalah ukuran kasur, letak kasur diletakkan, dan jumlah orang yang memakainya. 

Ada banyak pilihan kasur yang bisa digunakan sendiri, dua orang, atau malah lebih. Jadi kamu tidak salah pilih. 

6. Tahan Lama 

Kalau digunakan secara baik dan dirawat secara benar, kasur busa ternyata bisa bertahan lama lho. 

Jika sudah tidak enak digunakan untuk tidur, daur ulang saja untuk alas duduk di kursi bambu atau lantai. 

Kelemahan Kasur Busa Dibandingkan Kasur Lain 

1. Rentan Terhadap Air 

Musuh terbesar kasur busa adalah air. Material kasur busa memang rentan kalau sudah terkena air. 

Jika air sudah mengenai kasur busa, maka ini akan memangkas usia kasur busa sehingga tidak bisa dipakai lagi.

Supaya tetap bisa dipakai, biasakan untuk tidak makan atau minum di atas kasur busa. Hilangkan kebiasaan buruk itu. 

Ada kemungkinan minuman akan tumpah dan mengenai kasur busa. Kalau hal ini sering terjadi, kasur busa akan rusak. 

Terasa Panas Saat Tidur di Atas Kasur Busa 

Kalau kamu berbaring di atas kasur busa dalam waktu yang lama maka tubuh akan merasa gerah atau panas. 

Material kasur busa memang cenderung lebih panas jika dibandingkan dengan kasur lainnya seperti kasur pegas. 

Penyebabnya adalah sifat material kasur busa yang tidak bisa menyerap panas dan kurang cocok dipakai di wilayah bercuaca panas. 

Cara Merawat Kasur Busa Agar Awet 

1. Menghindari Sudut yang Lembap

Kasur ini mudah sekali dalam menyerap air.

Untuk itu, hindari menempatkan kasur pada sudut yang lembap. 

Nantinya, kasur  yang lembap bisa lebih mudah berjamur dan kemudian menjadi sarang bakteri dan kuman. 

2. Jangan Menjemur Kasur Busa di Bawah Sinar Matahari 

Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah menjemur kasur busa di bawah teriknya  sinar matahari. 

Kebiasaan tersebut ternyata bisa mengakibatkan kasur mengempis, teksturnya menjadi kering dan keras.

Kamu hanya perlu diangin-anginkan saja dan tidak perlu terkena sinar matahari langsung agar kasur lebih awet. 

Berapa lama kamu bisa menjemur kasur dengan material busa?

Cukup ditaruh di beranda selama selama 4-5 jam.

Jangan lupa membalikkan sisinya setiap 2 jam sekali.

3. Memutar Kasur Secara Berkala 

Supaya kasur dengan material foam dapat menerima beban yang sama rata, usahakan untuk memutar posisinya secara rutin. 

Hal ini bisa menghindari adanya penipisan pada bagian tertentu.

Kasur foam memang lebih mudah kempis.

Baca juga: 6 Cara Membersihkan Kasur Biar Tidur Lebih Nyaman

Bagikan:
16978 kali