soeharto vs sarwo edhie

Hubungan Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo jadi sorotan, bahkan karirnya ditumbangkan oleh rezim orde baru. Apa awal mulanya? Simak selengkapnya di sini!

Pada 1965, publik tidak pernah melupakan masalah gerakan 30 September 1965 yang menjadi catatan kelam dalam sejarah di Indonesia.

Ketika pemberontakan PKI bergejolak banyak yang terlibat dalam konflik kekuasaan antara Soekarno dan Soeharto. 

Dalam dinamika dan pertikaian terhadap kekuasaan, salah satu tokoh yang berseteru dengan Soeharto adalah Sarwo Edhie Wibowo.

Lantas, seperti apa awal mula perseteruan terpendam antara Presiden kedua Republik Indonesia dengan mantan Kepala Resimen Para Komando Angkatan Darat ini? Simak pembahasannya bersama-sama!

Awal Kisah Perseteruan Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo 

Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo diorama

Kisah perseteruan Presiden Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo diawali oleh penerbangan dan pertemuan dengan Soekarno tanpa seizin Soeharto yang memancing kecurigaan di kalangan Angkatan Darat. 

Sarwo menemui Soekarno dengan helikopter Sikorsky S-61 untuk membahas peristiwa pembunuhan Jenderal TNI yang terjadi pada 30 September 1965.

Pada saat itu, Sarwo bergegas ke Bogor pada saat Laksamana Muda Sri Mulyono Herlambang dan Komodor Dewanto mengabari bahwa Soekarno berada di Bogor.

Kecurigaan Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo terbang bersama perwira Angkatan Udara yang saat itu ditengarai dekat dengan Partai Komunis Indonesia.

Letnan Kolonel Ali Moertopo melaporkan kejadian itu kepada Soeharto untuk diwaspadai. “Mengapa dia bergegas ke Bogor? Untuk apa?” kata Ali.

Menurut Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asvi Warman Adam, mengatakan kejadian itu mengawali perseteruan terpendam antara Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo. 

Ada Peran Ali Moertopo dalam Perseteruan Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo 

opsus ali moertopo

Dalam perseteruan ini, ada peran Ali Moertopo yang melebih-lebihkan sehingga pertikaian menjadi berbuntut panjang.

Meski demikian, Sarwo Edhie Wibowo memiliki tim khusus yang bergerak cepat, sehingga Soeharto tetap memanfaatkannya untuk memberantas pasukan yang mendukung gerakan 30 September 1965. Demikian dikutip dari buku Sarwo Edhie dan Misteri 1965.

Pengamat militer Salim Said juga melihat ketidaksukaan Soeharto atas pertemuan Sarwo Edhie dan Soekarno.

Sejak itu, hubungan Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo menjadi dingin. Ditambah Ali Moertopo yang sering menggosok-gosok.

Namun, Salim mengatakan bahwa tidak benar jika akibat tersebut Sarwo jadi pro Soekarno.

“Namun tidak benar jika karena peristiwa itu Sarwo Edhie jadi pro-Bung Karno,” ucapnya.

Itulah beberapa fakta menarik mengenai awal mula perseteruan Presiden Soeharto dan Sarwo Edhie yang disebabkan oleh penelusuran terkait G30S PKI. 

Temukan berbagai inspirasi menarik seputar gaya hidup dan keluarga modern, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Kamu bisa wujudkan hunian idaman seperti Summarecon Mutiara Makassar, hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
276 kali