Sumber : Shutterstock

Atap kaca menjadi salah satu implementasi terbaik yang bisa kamu aplikasikan di rumah, khususnya dengan tata ruang terbatas.

Pasalnya, penggunaan atap kaca kian diterapkan pada banyak hunian rumah tumbuh dengan penggunaan skylight pada sisi tengah ruangan.

Untuk diketahui, penggunaan kaca ternyata sangat berpengaruh terhadap aspek fungsi maupun estetika rumah, sehingga hal ini menjadi perhatian yang cukup penting.

Lantas, apa saja yang menjadi faktor dalam penggunaan atap kaca skylight di rumah? Simak pembahasannya bersama-sama!

Apa itu Skylight?

Sumber : Pinterest

 Secara harfiah skylight berarti cahaya dari langit. Sesuai dengan namanya, skylight berfungsi mendatangkan cahaya dari langit dengan cara membuat semacam jendela pada atap rumah.

Sementara, secara umum penggunaan skylight diartikan sebagai teknologi atap transparan yang terbuat dari berbagai elemen mulai kaca, plastik sekalipun fiber.

Meski berbentuk teknologi atap kaca, namun elemen skylight atap harus mengikuti arah matahari. 

Pasalnya, matahari merupakan elemen terpenting yang sangat berpengaruh terhadap suhu sekalipun intensitas cahaya masuk ke dalam rumah.

Detail Skylights yang perlu kamu ketahui

Sumber : Pinterest

Sebagai elemen yang mengalirkan cahaya dengan baik ke dalam rumah, ada beberapa detail skylights sebagai atap kaca yang perlu kamu ketahui secara mendalam.

Pasalnya, penggunaan skylight tidak hanya dirancang untuk satu ruangan saja, melainkan bisa dibentuk dalam berbagai jenis.

Adapun, Skylight biasanya ditempatkan di area kamar tidur, kamar mandi, atau ruang keluarga. Desain ruang akan lebih cantik dengan skylight

Selain penempatan skylight maupun atap kaca, komposisi bahan material maupun kaca juga sangat berpengaruh.

Ada beberapa ketentuan mengenai detail skylights kaca yang digunakan untuk rumah, yakni memilih jenis kaca tempered daripada kaca annealed

Sebab, kaca tempered lebih aman digunakan karena terdiri atas dua lapis kaca yang disatukan oleh lapisan laminate di tengahnya.

Jadi, ketika lapisan kaca teratas pecah, pecahannya tidak akan jatuh ke bawah atau memengaruhi lapisan kaca yang berada di bawahnya. Pecahan kaca akan terhalang lapisan laminate.

Alasan lain untuk tidak menggunakan annealed, bila pecah, kaca annealed akan berupa serpihan-serpihan kecil dan tajam yang berbahaya bagi tubuh.

Yang perlu kamu ketahui tentang konstruksi atap skylight 

Sumber : Toiture.pro

Selain aspek detail, kamu pun perlu mengetahui komposisi maupun konstruksi penggunaan atap kaca rumah.

Pasalnya, pemasangan atap kaca juga menjadi hal yang sangat sensitif, sehingga konstruksinya harus diperhatikan supaya terlihat rapi dan presisi.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang bisa kamu ketahui mengenai konstruksi atap skylight sebagai berikut : 

  1. Tak Harus Sesuai Model Atap Rumah

Skylight tidak dibatasi dengan model atap rumah. Kamu hanya perlu menyesuaikan pemasangan skylight dengan bagian ruangan yang ingin kamu terangi. Jangan lupa untuk mempertimbangkan nilai estetikanya.

Sebagai contoh, kamu bisa memilih skylight pada sisi tengah atap rumah untuk mengalirkan cahaya maupun sirkulasi udara dengan baik.

2.  Cermat Memilih Materialnya

Kamu perlu memilih material skylight yang cocok sesuai dengan kebutuhan, misalnya mencoba material kaca karena lebih kuat dan tahan api.

Bila perlu, kamu bisa melapisi kaca tersebut dengan pelapis beremisi rendah yang berfungsi menahan panas.

Apabila kaca dirasa cukup mahal, kamu bisa juga menggunakan plastik sebagai pengganti kaca, seperti plastik ABS, akrilik, maupun polikarbonat.

Pastikan material kaca yang kamu gunakan untuk atap skylight memiliki kualitas yang baik dan tahan lama, karena kaca akan terpapar sinar matahari sepanjang waktu. 

3.  Gunakan Kaca Film bila perlu 

Sama seperti kaca mobil, kamu juga perlu melapis kaca skylight dengan kaca film agar bisa meredam panas cahaya matahari yang masuk. 

Pasalnya, lapisan kaca film selain meredam panas ia juga dapat menahan serpihan kaca bila pecah, sehingga menghasilkan keamanan yang baik.

Pastikan kamu menggunakan komposisi kaca film dalam batas wajar, karena semakin gelap maka risiko kaca pecah akan semakin tinggi.

Idealnya, gunakan kaca film dengan VLT 40% (cahaya yang masuk hanya 40%) karena tipe ini tidak terlalu gelap.

Selain itu, kamu juga bisa memperhatikan angka TSER atau angka tolak panas pada kaca film tersebut, semakin tinggi persentasenya maka semakin baik.

Keuntungan menggunakan skylight atap di rumah 

Sumber : Pinterest

Ada beberapa keuntungan menggunakan atap kaca skylight di rumah yang dapat dideskripsikan sebagai berikut : 

  1. Hemat energi

Penggunaan skylight atap di rumah pastinya dapat menggantikan peran lampu sebagai media pencahayaan pada siang hari.

Praktis secara teoretis energi yang digunakan pun menjadi lebih efektif di siang hari, sehingga biaya listrik pun juga semakin terjangkau.

2.  Visibilitas menjadi lebih baik 

Selain hemat energi visibilitas yang dihasilkan pun juga menjadi jauh lebih baik, sekalipun bangunan tampak luas.

Pasalnya, atap kaca akan menghasilkan keluasan ruang yang sangat baik, sehingga penghuni rumah pun merasa lebih lega didalamnya.

3.  Berfungsi sebagai ventilasi tambahan 

Selain menghasilkan visibilitas baik, atap kaca juga berfungsi sebagai ventilasi tambahan dengan aksen unik.

Sebagai referensi, kamu pun bisa menjadikan atap kaca tersebut untuk dibuka, geser maupun memadukan sentuhan kanopi.

Kamu pun bisa menambah jumlah ventilasi udara di rumah, sehingga semakin lancar dan cocok bagi kamu yang hidup organik

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam penggunaan atap kaca sebagai salah satu referensi terbaik yang bisa kamu aplikasikan di rumah.

Temukan referensi dan tips seputar cara bangun rumah idaman, selengkapnya di Rumah123.

"Sedang cari rumah idaman di Bekasi? Kamu bisa pilih Prima Harapan Regency di sini selengkapnya."

Bagikan:
16696 kali