JP Apartment, apartemen mahasiswa dekat Kampus IPB, Bogor. Foto: Rumah123/Dok. Greenwoods
 

Harga rumah tapak (landed house) di Kota Bogor saat ini mulai menanjak. Jadi, untuk masa depan, apartemen menjadi alternatif hunian yang praktis, ekonomis, dan trendi di Kota Hujan itu. Lebih-lebih kalau end user-nya adalah para akademisi, mahasiswa, dosen, pegawai perguruan tinggi semacam Institut Pertanian Bogor (IPB). Buat para akademisi, hunian yang dekat kampus dan berfasilitas lengkap untuk studi dan riset bagaikan ‘surga’.

Seperti itulah JP Apartment yang hanya berjarak 4 kilometer dari Kampus IPB Dramaga. Kalau bukan mahasiswa, peminat JP Apartment tentunya adalah investor yang ingin passive income tanpa harus repot mencari tenant dan mengurus propertinya. Dengan harga Rp200 jutaan sampai Rp400 jutaan per unit, merupakan price point yang relatif mudah dijangkau oleh investor, bahkan oleh para milenial yang baru belajar berinvestasi properti.

Baca juga: Satu Lagi, Apartemen Mahasiswa yang Dukung Kelancaran Kuliah di Bogor

“Kami fokus mengembangkan komunitas, bukan hanya bangunan. Dalam visi Greenwoods (pengembang), JP Apartment akan menjadi komunitas akademik yang modern, positif dan berwawasan internasional,” kata Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25-7-2018).

Menurut Okie, visi tersebut diwujudkan oleh tim konsultan dengan reputasi puluhan tahun khusus di bidang pengembangan apartemen high rise, dipimpin oleh EDRA sebagai lead architect. “Tim yang sangat dinamis dan inovatif dalam pengembangan konsep dan desain yang mengutamakan fungsi untuk kenyaman penghuninya,” kata Okie lagi.

“JP Apartment dibangun oleh APG, kontraktor BUMN yang manajemennya dipimpin oleh kaum muda yang sangat forward thinking, selalu mencari solusi yang efektif untuk memaksimalkan fungsi dan estetika bangunan,” kata Okie menambahkan.

“Greenwoods melihat kekosongan produk untuk segmen mahasiwa yang benar-benar untuk mahasiswa, termasuk fasilitas yang disediakan. Goal kami adalah menciptakan habitus modern dan positif yang bebas narkoba dan nyaman untuk research & study,” kata Okie menegaskan.

Baca juga: Satu Lagi, Apartemen Mahasiswa Dekat IPB-Bogor yang Siap Nguntungin Kamu!

Pembangunannya dimulai sejak groundbreaking pada 9 Mei 2018. Rencananya serah-terima unit Tower 1 dilakukan secara bertahap 24 bulan setelah groundbreaking. Sedangan Tower 2 dan Tower 3 akan diserah-terimakan secara bertahap pada akhir 2021. Keseluruhan proyek dijadwalkan akan rampung pada 2021. Saat ini pembangunan JP Apartment telah memasuki tahapan persiapan fondasi Tower 1.

Dikembangkan di atas lahan seluas 1,1 hektare dengan view Gunung Salak, JP Apartements akan punya 3 menara dengan total 1.500 unit. Tersedia 5 tipe, yakni Studio (23,26 m2), 1 Bedroom (BR) seluas 33,94 m2, 2 BR-A (43,64 m2), 2 BR-B (46,61 m2), dan 2 BR-C (46,57 m2). Harganya Rp9,6 juta/m2 (termasuk PPN) atau Rp230 juta untuk Tipe Studio sampai Rp430 jutaan untuk Tipe 2 BR.

Cara pembayarannya ringan, yakni Cash Keras untuk mendapatkan harga termurah, Cash Bertahap 12X dan 24X, atau cukup bayar DP 1% yang bisa dicicil Rp2,5 juta per bulan selama 12X lalu sisanya bisa dibayar dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Promo terbaru yang ditawarkan pengembang yakni bebas uang sewa sampai serah-terima unit.

 
(kanan ke kiri) Andy K Natanael (Founder PROJEK dan PROVIZ), Okie Imanto (CEO Greenwoods Group), dan Arief Soemarko (Direktur JP Apartment), setelah acara penandatanganan kerja sama pada Rabu (25-7-2018) di Marketing Gallery JP Apartment. Foto: Rumah123/Dok. Greenwoods Group
 

Greenwoods Group melaksanakan berbagai strategi untuk mempercepat penjualan proyek JP Apartment. Salah satunya dengan menggandeng aplikasi pemasaran online PROJEK dan 6 Master Franchise agen properti, yaitu: CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, dan REMAX. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada Rabu (25-7-2018) di marketing gallery JP Apartment.

Apa aja sih bagusnya apartemen mahasiswa ini?

Letaknya Strategis

Letaknya sangat strategis dan punya banyak akses untuk dijangkau. Faktor lokasi merupakan pertimbangan utama seseorang beli properti. Lokasi JP Apartment tepat di depan kompleks perumahan IPB yang dihuni oleh para dosen, dekan, rektor IPB. Jadi, lingkungannya merupakan lingkungan hunian established yang mayoritas warganya adalah kaum akademisi.

JP Apartment hanya 4 kilometer dari kampus IPB Dramaga. Akses transportasi umum 24 jam dan berjarak hanya 100 meter dari Terminal Laladon, yang sedang dikembangkan menjadi terminal utama di Bogor Barat. Sangat dekat dengan akses Bogor Outer Ring Road (BORR), yakni cuma 3 kilometer dari JP Apartment.

Kualitas Bangunan

Bukan hanya kualitas akhir bangunan JP Apartement dijaga, tapi juga kualitas proses dan lingkungan pembangunannya. Hal inilah yg menjadi alasan utama Greenwoods sebagai pengembang memutuskan bekerja sama dengan APG (kontraktor bangunan).

Baca juga: Tol Bocimi yang ‘Seksi’ bagi Kawasan Bogor-Ciawi-Sukabumi

Didukung Infrastruktur 

Kawasan JP Apartment didukung pembangunan dan perkembangan infrastruktur yang signifikan, semisal pembangunan Light Rapid Transit (LRT) menuju Kota Bogor yang saat ini sudah mencapai kawasan Cibubur.

Pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) saat ini sudah mencapai Seksi II. Sedangkan pembangunan bandara komersial Atang Sanjaya Bogor sudah dalam perencanaan.

Kota Bogor Kian Berkembang

Ke depannya, Kota Bogor mengalami pemekaran menjadi beberapa wilayah. Sehingga, ada wilayah semisal Bogor Barat dan Bogor Timur. Kota yang terus berkembang tentu saja menjadi tempat yang berprospek cerah untuk investasi properti.

Bagikan: 916 kali