Banyak orang yang kalang kabut ketika mengalami gejala corona seperti flu dan batuk. Sebelum panik, lakukan hal ini terlebih dahulu.

gejala corona - Rumah123.com Batuk dan flu merupakan salah satu gejala corona yang mirip dengan penyakit biasa - Rumah123.com

Jumlah pasien positif corona (COVID-19) di Indonesia semakin bertambah setiap harinya. 

Kabar ini tentunya menimbulkan keresahan untuk masyarakat Indonesia.

Apalagi, gejala corona mirip sekali dengan flu biasa, sehingga membuat mereka yang mengalami sakit tenggorokan, batuk, dan pilek was-was terinfeksi.

Tak sedikit orang yang mengalami gejala tersebut langsung ke rumah sakit untuk periksa coronavirus. 

Nyatanya, tak semudah itu untuk bisa menjalani tes virus corona.

Banyak sekali keluhan di luar sana mengenai sulitnya mereka untuk mendapatkan akses memeriksakan corona.

Lalu, jika kamu mulai merasakan gejala-gejala corona seperti di atas, apa yang harus dilakukan?

Tidak semua orang dengan gejala mirip gejala corona bisa diperiksa

Dilansir dari https://www.krisinformation.se/, hampir semua orang yang terinfeksi COVID-19 memiliki gejala ringan dan sembuh tanpa memerlukan perawatan medis. 

Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. 

Dengan begitu, tidak ada alasan untuk menguji semua orang yang memiliki penyakit yang gejalanya mirip dengan corona. 

Bahkan negara maju seperti Swedia pun merekomendasikan untuk melakukan pengujian terhadap orang-orang yang mengalami demam sangat tinggi, atau gejala pernapasan akut lah yang memerlukan perawatan di rumah sakit. 

Baca juga: Bolehkah Keluarga Ikut Menguburkan Jenazah Pasien Corona?

Jangan panik, ini protokol kesehatan yang harus dilakukan jika kamu atau orang di sekitarmu menunjukkan gejala corona awal:

Seiring mewabahnya virus Corona atau Covid-19 ke ratusan negara, Pemerintah menerbitkan Protokol Kesehatan. 

Protokol tersebut akan dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

Berikut protokolnya :

1. Jika kamu merasa tidak sehat dengan kriteria:

a. Demam lebih dari 38°C; dan

b. Batuk/ pilek/nyeri tenggorokan, istirahatlah yang cukup di rumah dan minum air yang cukup.

Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Pada saat berobat ke fasyankes, kamu harus lakukan tindakan berikut:

- Gunakan masker

- Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan atas bagian dalam

- Usahakan tidak menggunakan transportasi massal

2. Kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening pasien dalam pengawasan COVID-19:

- Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka kamu akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.

- Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka kamu akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

3. Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

4.  Di RS rujukan, bagi kamu yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

a. Jika hasilnya positif:

1. Maka kamu akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19

2. Sampel akan diambil setiap hari.

3. Kamu akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.

b. Jika hasilnya negatif:

Kamu akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.

Jika kamu tak memiliki gejala corona, berada dalam kondisi sehat, namun:

1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali.

Jika muncul demam lebih dari 38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/ pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan diri kamu ke fasyankes.

2. Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri kamu ke fasyankes. Untuk selanjutnya, kamu akan diperiksa spesimennya.

Protokol Kesehatan ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Sugesti Kena Corona Setelah Baca Berita? Bisa Jadi Hanya Reaksi Psikosomatik

Mengapa orang dengan gejala corona ringan tidak disarankan untuk ke rumah sakit?

Menurut dr. Putu Ayuwidia Ekaputri, ada sejumlah alasan kenapa orang dengan gejala corona awal lebih baik diam di rumah dan tidak disarankan untuk langsung pergi ke rumah sakit.

Ia membagikan pendapatnya tersebut melalui akun Twitter miliknya, @diadiawidia:

gejala corona - Rumah123.com

gejala corona - Rumah123.com

gejala corona - Rumah123.com

Apabila kamu sakit ringan (demam tidak tinggi, batuk, sedikit kelelahan, masih bisa beraktivitas), maka cukup diam di rumah.

Karena, meskipun positif coronavirus, tapi tidak ada gejala atau hanya sakit ringan, kamu tidak perlu obat, dan tidak perlu dirawat, karena bisa sembuh sendiri

Kamu hanya perlu karantina diri sendiri di rumah supaya tidak menular ke orang lain. 

Banyak makan makanan bergizi, dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Pada orang seperti ini, Coronavirus akan hilang dengan sendirinya selama 14 hari. 

Kamu yang #UdahDiRumah, terima kasih atas kontribusimu dalam memutus rantai penyebaran virus corona!

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa berada di rumah sangat penting untuk menghentikan laju persebaran virus corona.

Ikuti imbauan pemerintah untuk beraktivitas dari rumah, dan hindari ke luar rumah jika tak benar-benar dibutuhkan.

Untuk yang  #UdahDiRumah, buktikan kalau kamu ikut berkontribusi memutus rantai penyebaran wabah COVID-19.

Upload foto kamu di rumah, mention akun Instagram @rumah123com dengan hashtag #UdahDiRumah.

Jangan lupa ajak temanmu sebanyak-banyaknya!

Bagikan:
4290 kali