Tikus Menjadi Salah Satu Hewan yang Membawa Penyebaran Bakteri Penyakit Leptospirosis (Foto: Rumah123/News.com.au)

Salah satu penyakit yang rawan terjadi saat musim hujan adalah penyakit kencing tikus atau leptospirosis. Apa sih sebenarnya penyakit ini, bagaimana gejala, dan pencegahannya.

Menurut situs Alodokter, leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira interrogans yang disebarkan melalui air kencing (urin) atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. Salah satu yang menularkannya adalah tikus.

Penyakit ini bisa menyerang manusia melalui paparan air atau tanah yang telah terkontaminasi air kencing hewan pembawa bakteri leptospira. Penyakit ini banyak terjadi di daerah yang terkena banjir.

Baca juga: Jumlah Pasien DBD di Depok Meningkat, Kamu Harus Semakin Waspada Ya

Ada sejumlah gejala yang terlihat saat seseorang terkena leptospirosis. Kamu harus mengetahui hal ini lho. Apa saja sih gejalanya?

“Gejala leptospirosis adalah demam disertai menggigil, sakit kepala, nyeri otot terutama di betis dan paha, serta munculnya bintik merah di selaput mata,” ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini seperti dilansir oleh Kompas.com.

Ada sejumlah gejala lainnya seperti mual, muntah, sakit perut, diare, ruam, dan juga peradangan. Wah, banyak juga ya.

Baca juga: Hati-Hati, Keranjang Sampah Bisa Sebarkan Penyakit Lho

Ada cara mudah untuk mencegah penyakit leptospirosis ini. Pertama, biasakan menggunakan alas kaki saat melewati genangan air atau banjir. Kedua, biasakan untuk mencuci kaki dan tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir usai melewati genangan air atau banjir.

Selain itu, biasakan untuk menyimpan makanan dan minuman yang aman dari tikus. Biasanya, tikus membuang kotoran dan kencing sembarangan.

By the way, jika kamu mengalami sejumlah gejala di atas, segera untuk pergi ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Selalu menjaga kebersihan lingkungan ya gaes.

Baca juga: Jakarta Masih Berpotensi Hujan, Hati-hati Penyakit Leptospirosis Ya

Bagikan: 1249 kali