perbedaan rusun dan apartemen

Selain rumah tapak, hunian vertikal juga menjadi pilihan tempat tinggal. Akan tetapi, apa perbedaan rusun dan apartemen, ya? Simak ulasannya.

Siapa sih yang tidak ingin memiliki hunian pribadi dengan privasi yang lebih terjaga, pastinya  menjadi idaman banyak orang.

Hal ini bisa kamu dapatkan jika memilih tinggal di hunian vertikal seperti apartemen.

Pasalnya, selain rumah tapak, hunian seperti apartemen sudah sejak lama diminati untuk menjadi tempat tinggal.

Salah satu alasannya karena apartemen biasanya memiliki fasilitas yang lebih lengkap dari cluster perumahan.

Nah, menariknya, ada sejumlah hunian vertikal yang memiliki nama berbeda dengan apartemen seperti rumah susun.

Kendati terlihat sama, ada perbedaan yang cukup mencolok dari keduanya, lo.

Mau tahu apa perbedaan rusun dan apartemen? Simak ulasan lengkapnya di sini!

Perbedaan Rusun dan Apartemen

perbedaan rusun dan apartemen Sumber: Bisnis.com

Dalam Undang-undang No.20 Tahun 2011 tentang Rusun, ada definsi mengenai hunian vertikal ini.

Rumah susun diartikan sebagai bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal.

Jadi, jenis hunian vertikal dalam UU disebut dengan rumah susun sedangkan pemiliknya memiliki sertifikat hak milik satuan rumah susun (SHM Sarusun).

Bentuk kepemilikan lainnya adalah SKBG Sarusun (Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung Satuan), kalau dibangun di atas tanah sewa atau tanah negara.

Dalam UU, tidak dikenal nama apartemen, tetapi rusun, namun kenyataannya terutama terkait pemasaran, ada nama apartemen, rusun, penthouse, dan lainnya.

Biasanya, perbedaan rusun dan apartemen cukup signifikan dalam fasilitas karena perbedaan target market kedua hunian vertikal ini memang tidak sama.

Sebelum membeli hunian vertikal, simak dulu perbedaan rusun dan apartemen berikut ini. Rumah123.com merangkum dari berbagai sumber.

1. Harga dan Target Pasar

Perbedaan rusun dan apartemen yang sangat mencolok adalah harga dan target pasar.

Apartemen merupakan hunian dengan target pasar menengah ke atas, bahkan kelas atas.

Sedangkan rusun lebih fokus memberikan hunian untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah alias MBR (masyarakat berpenghasilan rendah).

Oleh karena itu, perbedaan harga dan fasilitas gedung dari keduanya juga sangat signifikan.

2. Fasilitas

Perbedaan rusun dan apartemen berikutnya adalah fasilitas yang ditawarkan perusahaan pengembang.

Dari sisi fasilitas, apartemen dilengkapi dengan sarana dan prasana lengkap dari taman, kolam renang, gym, parkir, food court, hingga co-working space.

Bahkan, ada beberapa apartemen yang memiliki koneksi langsung pusat perbelanjaan, kawasan niaga, kantor, dan lainnya.

Sedangkan rumah susun biasanya dilengkapi dengan prasarana dasar, seperti listrik, drainase, dan jaringan telepon saja.

Untuk ruang parkir pun sangat terbatas dan jarang ada parkir untuk mobil dalam jumlah banyak.

3. Tipe dan Luas Unit

Apartemen biasanya menawarkan beragam tipe unit dengan luas berbeda sesuai kebutuhan.

Mulai dari tipe studio dengan luas 20 meter persegi, tipe 1 bedroom,  hingga penthouse dengan luas 900 meter persegi.

Sementara rusun hanya menyediakan tipe standar, seperti tipe studio, 1 kamar tidur, atau 2 kamar tidur.

4. Apartemen Bisa untuk Investasi

Jika rumah susun biasa harus segera ditempati karena dibangun khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Maka apartemen bisa dijadikan tempat tinggal atau hanya sekadar investasi dan disewakan.

Rusun sendiri terbagi dua yaitu rusunawa (rumah susun sederhana sewa) dan rusunami (rumah susun sederhana milik).

Orang bisa membeli hunian vertikal ini atau sekadar menyewa saja kalau tidak mampu memilikinya.

5. Keamanan Gedung

Perbedaan rusun dan apartemen selanjutnya adalah sistem keamanan gedung.

Apartemen biasanya dilengkapi dengan keamanan 24 jam mulai dari CCTV, sistem kode akses lobby dan lift.

Sedangkan untuk rumah susun, kamu tidak akan menemukan keamanan seketat di apartemen.

Bahkan, biasanya rumah susun hanya menyediakan keamanan berupa satpam saja.

6. Tingkat Privasi yang Terjaga

Untuk kamu yang tinggal di apartemen akan memiliki kehidupan yang individualistis.

Pasalnya, biasanya penghuni apartemen jarang bersosialisasi satu sama lain, apalagi kalau ada private lift.

Sedangkan rumah susun, biasanya penghuninya sangat ramah dan hangat satu sama lain.

Kehidupan di rumah susun layaknya tinggal di perumahan dengan suasana bertetangga yang sangat kental.

7. Biaya Perawatan Bulanan

Perbedaan rusun dan apartemen yang terakhir adalah biaya perawatan bulanan tiap unitnya.

Untuk apartemen, kamu wajib untuk mengeluarkan anggaran air, listrik, hingga perawatan tiap bulan untuk keamanan, kebersihan, dan lainnya.

Penghuni memang harus membayar IPL (iuran pemeliharaan lingkungan) yang dibayarkan berdasarkan luas apartemen.

Sedangkan di rumah susun, penghuni hanya mengeluarkan anggaran untuk keamanan dan kebersihan saja.

Untuk iuran perawatan dan lainnya tergantung dengan kerusakan dan bisa dibicarakan bersama.

Itulah perbedaan rusun dan apartemen yang perlu diketahui untuk jadi pertimbangan kamu memilih tempat tinggal.

Semoga bermanfaat, ya. Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Sedang mencari hunian di Jakarta Barat? Aeroworld 8, CitraGarden City Jakarta bisa jadi pilihan menarik, lo.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena Rumah123.com serta 99.co selalu #AdaBuatKamu.

Bagikan:
299 kali