Utilitas Bangunan

Utilitas bangunan merupakan kelengkapan infrastruktur yang menunjang aktivitas di dalam dan luar bangunan dengan baik. Simak selengkapnya di sini!

Setiap bangunan pastinya memiliki nilai dan aspek fungsional yang tinggi, baik rumah tapak hingga infrastruktur.

Aspek fungsional tak melulu sekadar kekuatan bangunan saja, melainkan juga berkaitan dengan azas manfaat.

Azas manfaat tersebut umumnya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan hajat hidup orang banyak dalam suatu bangunan.

Untuk menunjang hal tersebut sehingga berfungsi dengan produktif, utilitas bangunan menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui.

Apa saja yang harus diketahui tentang utilitas bangunan baik untuk infrastruktur maupun hunian? Simak pembahasannya bersama-sama!

Apa Itu Utilitas Bangunan?

Utilitas bangunan merupakan kelengkapan maupun daya dukung yang menjadi fasilitas penunjang aktivitas di dalam maupun luar bangunan.

Dengan adanya kelengkapan ini, maka sebuah bangunan akan menghasilkan azas manfaat yang meliputi kenyamanan, kesehatan, aksesibilitas, komunikasi, mobilitas dan bangunan.

Utilitas bangunan pastinya akan berbeda sesuai dengan jenis maupun fungsi dari bangunan tersebut.

Sebagai contoh, sistem utilitas bangunan hotel, pastinya akan berbeda dengan apartemen, area perkantoran maupun komplek perumahan.

Untuk memaksimalkan aspek fungsional dengan baik, sarana utilitas harus dilakukan melalui pendekatan khusus yang dilakukan sebelum pembangunan dimulai.

Fungsi dan Tujuan Utilitas Bangunan 

Saat merencanakan dan merancang bangunan, khususnya dalam bentuk bertingkat maka utilitas bangunan menjadi prioritas sejak awal.

Pasalnya, tujuan sarana utilitas adalah memastikan bangunan gedung maupun apartemen dapat berfungsi dengan baik.

Tanpa utilitas maupun keutamaan yang lengkap, maka hanya akan membahayakan keselamatan penghuni bangunan itu sendiri.

Kemudian, sarana utilitas bangunan juga bertujuan untuk melengkapi suasana bangunan agar para penghuni bisa nyaman dan aman sehingga menghasilkan nilai guna yang lebih baik lagi.

Jenis-jenis Utilitas Bangunan dalam Praktik Sehari-hari

Meski masing-masing memiliki sarana utilitas yang berbeda, namun ada beberapa sistem yang banyak diterapkan pada bangunan bertingkat meliputi : 

1. Sistem Perpipaan dan Sanitasi 

Menentukan-Kedalaman-Sumur-Bor-Yang-Baik-Untuk-Sumber-Air-Bersih (1) Sumber : tokopompaonline.com

Tidak hanya di rumah, sistem pipa dan sanitasi merupakan bagian yang sangat esensial pada bangunan bertingkat.

Sistem perpipaan atau penyediaan saluran pembuangan air ke tempat-tempat yang dilalu tanpa pencemaran.

Sanitasi air pada utilitas bangunan juga dapat memenuhi kebutuhan penghuni untuk mencukupi kebutuhan air bersih rumah tangga. 

Adapun, sanitasi air yang baik memiliki daya tahan untuk 30 tahun ke depan tanpa ada kerusakan.

Sistem perpipaan dan sanitasi juga harus halus dan tahan air, sehingga tidak ada bagian yang bisa menyebabkan kotoran mengendap..

Sumber air bersih tersebut digunakan untuk mata air, sungai, hujan hingga air tanah maupun air PAM.

2. Sistem Pencegah Kebakaran 

kebakaran rumah dari api kompor Sumber: Humas.bandung.o.id

Utilitas bangunan yang penting berikutnya adalah sistem pencegah kebakaran.

Pasalnya, bagian ini jadi hal yang sangat ditakutkan pada bangunan bertingkat dengan skala besar.

Untuk mencegah kebakaran, pastinya terdapat sistem penting yang dapat meminimalisir risiko.

Setiap bangunan pastinya memiliki struktur dan sistem mitigasi kebakaran yang berbeda.

Sebagai contoh, pada sistem utilitas bangunan pencegah kebakaran di hotel, pusat perbelanjaan, taman hiburan, rumah sakit sebaiknya dibuat struktur bangunan tahan api minimal selama tiga jam. 

Berbeda dengan bangunan rumah bertingkat, asrama, sekolah dan tempat ibadah yang dimana struktur utama bangunan harus tanah minimal dua jam saat kebakaran.

3. Sistem Tata Udara

Cara menghilangkan bau jengkol Sumber : Pinhome

Meski bangunan tinggi banyak memiliki ruang tertutup, namun utilitas bangunan dalam hal ini berkaitan dengan sistem tata udara yang mengondisikan pengendalian suhu, kelembapan dan arah pergerakan udara.

Sistem tata udara termasuk dalam pengendalian partikel dan pembuangan kontaminan di udara seperti vapors dan fumes.

Setiap tata ruang udara akan bergantung dengan alat dan mesin yang berbeda meliputi :

1. Penggunaan AC di ruangan tertutup sebagai pendingin ruangan.

2. Penghisap asap untuk menjaga sirkulasi udara dalam ruangan supaya tetap stabil.

3. Sistem ventilasi yang dilakukan dengan merekayasa arsitektur untuk melancarkan udara keluar masuk dalam bangunan.

4. Ventilasi yang baik bisa mengurangi penggunaan AC, sehingga energi listrik berkurang dan lebih hemat.

4. Sistem Pencahayaan 

lampu gantung ruang tamu klasik Sumber: panduanrumah.com

Penerangan daya listrik juga harus dirancang dengan menentukan peletakan titik pencahayaan, elektrikal dan mekanikal yang tepat.

Untuk itu, cahaya yang dihasilkan harus menyebar secara efektif ke setiap sudut ruangan tak hanya penerangan lampu, namun juga pengaturan masuk cahaya sinar matahari.

Sistem pencahayaan juga erat dengan daya listrik yang meliputi instalasi pemasangan stop kontak, saklar, sekering dan ground penangkal petir.

5. Sistem Keamanan 

cctv rumah Sumber: BukaReview

Berikutnya yang harus ada dalam utilitas bangunan adalah penerangan sistem keamanan atau security.

Tujuannya untuk memberikan perlindungan maupun keamanan bagi penghuni gedung dari hal yang berkaitan dengan kriminalitas, sekaligus memaksimalkan pengawasan bangunan.

Ada beberapa contoh keamanan dalam utilitas bangunan yang meliputi : 

1. Kamera CCTV.

2. Pemasangan smoke detector, extinguisher, sensor detector gate, door emergency.

3. Pengawasan manual oleh aparat keamanan maupun berganda dengan alat canggih mulai sprindik jari, deteksi wajah hingga kartu.

6. Sistem Transportasi

lift rumah raffi ahmad di bsd Sumber : Youtube/Rans Entertainment

Sistem transportasi harus tersedia pada bangunan bertingkat untuk rumah sakit, gedung perkantoran, hotel dan apartemen.

Ini sangat diperlukan untuk mengangkut penghuni sebagai aksesibilitas yang lebih praktis dan mudah.

Adapun, dalam kesehariannya sistem alat transportasi seperti elevator maupun eskalator tersedia dengan mudah.

7. Sistem Teknologi dan Komunikasi 

Smart Home The Connell Twins Sumber : YouTube Official

Dalam bidang utilitas bangunan, sistem komunikasi berfungsi untuk informasi berskala lokal mulai dari sesama penghuni gedung hingga bersifat global.

Penerangan komunikasi dalam sarana utilitas dapat diwujudkan dengan pemasangan perangkat informasi berbasis smart home dan jaringan mulai dari telepon, internet, TV kabel, kabel serat optik, dan lain-lain.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang utilitas bangunan yang berfungsi untuk hajat hidup orang banyak pada sebuah hunian.

Temukan informasi menarik seputar properti, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Wujudkan hunian idaman kamu seperti Gateway Park of LRT City, selengkapnya di Rumah123.com dan dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
319 kali