Apa itu imperialisme

Apa itu imperialisme merupakan bagian sejarah penting yang perlu kamu ketahui. Simak pembahasannya secara lengkap berikut ini.

Berdasarkan sejarah masa lampau, pastinya kamu akan mengetahui adanya teori politik seperti kolonialisme dan imperialisme.

Menurut pakar sejarah, Indonesia yang dijajah Belanda kerap mengalami kepedihan secara sosial dengan berbagai kerja paksa.

Hal tersebut seakan nyata, terlebih bagi beberapa orang Indonesia cenderung sulit maju dan memiliki banyak kasus korupsi tinggi.

Hal tersebut sedikit berbeda dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang dijajah oleh Inggris, yang kini terus berkembang bahkan negara tersebut memiliki kemampuan mahir berbahasa Inggris.

Alih-alih terlihat sempurna karena dijajah Inggris, ternyata Inggris memiliki konsep apa itu imperialisme dalam menjalankan politik balas budi. 

Lantas, apa itu imperialisme dan perbedaannya dengan kolonialisme? Simak pembahasannya bersama-sama!

Apa Itu Imperialisme 

Imperialisme 

Dilansir dari Wikipedia, definisi imperialisme adalah politik untuk menguasai (dengan paksaan) seluruh dunia untuk kepentingan sendiri sebagai imperiumnya.

Menguasai dalam hal arti tidak merebut dengan kekuatan senjata, tapi bisa dijalankan dengan kultur agama, ideologi, asal bersifat paksaan.

Apa itu imperialisme tidak berarti suatu gabungan dari jajah-jajahan, tapi juga terkait daerah-daerah yang berpengaruh untuk kepentingan sendiri.

Macam-macam Imperialisme 

Dalam praktik apa itu imperialisme, proses penjajahan terbagi atas beberapa jenis subyektivitas yang dapat dijelaskan sebagai berikut : 

Berdasarkan Waktu

Ada dua hal yang perlu kamu ketahui mengenai apa itu imperialisme yang terbagi atas menurut etika lama dan modern antara lain : 

1. Imperialisme Kuno : Berkaitan dengan imperialisme kuno yang mengandung 3G (Gold, Gospel, dan Glory). Suatu negara akan menyebarkan agama, mendapatkan kekayaan dan meningkatkan kejayaannya. Contoh : Spanyol dan Portugis.

2. Imperialisme Modern : berkaitan dengan kemajuan ekonomi dan revolusi industri yang membutuhkan bahan mentah untuk pasar yang luas. Kemudian mereka mencari jajahan sebagai sumber bahan mentah untuk hasil industri, kemudian digunakan sebagai tempat penanaman modal untuk surplus. 

Berdasarkan Tujuan

1. Imperialisme Politik : Si imperialis berhak menguasai segalanya dari negara lain. Negara yang direbut adalah bekas jajahan dalam arti sesungguhnya. Imperialisme politik kerap bersembunyi dalam bentuk pretokrasi dan mandat.

2. Imperialisme Ekonomi : Hanya menguasai ekonomi dalam satu kaum dari suatu negara lain. Jika suatu negara tidak memperoleh dengan imperialisme politik, maka imperialisme ekonomi jadi jalan terbaik untuk dikuasai.

Apa itu imperialisme ekonomi ini sangat disukai oleh penguasa untuk memperoleh jalan politik.

3. Imperialisme Kebudayaan : Si imperialis berhak menguasai budaya lain dan si imperialis dapat melenyapkan kebudayaan bangsa dan diganti dengan budaya negara jajahan. 

Tujuan imperialisme budaya digunakan untuk menguasai bangsa dan sangat berbahaya, karena aksesnya mudah, dan bangsa yang dijajah sulit untuk membebaskan diri.

4. Imperialisme Militer : Si imperialis ingin menguasai kedudukan militer di suatu negara untuk menjamin keselamatan imperialis untuk kepentingan agresif dan ekonomi.

Dalam hal ini apa itu imperialisme tidak sepenuhnya menguasai negara, namun bisa saja yang dijajah hanya bagian objek vital untuk hajat hidup orang banyak dengan ancaman militer.

Penyebab Imperialisme 

1. Keinginan untuk menjadi kaya dan menjadi bangsa terbesar di seluruh dunia kemudian ingin memperoleh kemakmuran. 

Namun, sampai mana batas kejayaan tersebut? Jika suatu bangsa tak bisa mengendalikan keinginan ini, mudah bagi bangsa itu sebagai imperialis. Karena setiap bangsa memiliki bibit imperialisme. 

2. Apa itu imperialisme disebabkan oleh perasaan suatu bangsa, yang dikatakan bahwa ada bangsa istimewa di dunia.

Tiap bangsa mempunyai harga diri. Jika harga diri menebal, mudah menjadi anggapan tersendiri, bahwa mereka adalah bangsa istimewa yang berhak menguasai dan memimpin bangsa lainnya. 

3. Hasrat untuk menyebarkan agama dan ideologi dapat menimbulkan imperialisme untuk memenuhi kebutuhan paham ideologi dan agama melalui penyebaran langsung.

Apa itu imperialisme dapat timbul dalam bentuk bij-product saja. Namun, jika penyebaran agama didukung pemerintah, maka sering tujuan pertama terdesak dan merosot menjadi alasan untuk membenarkan imperialisme.

4. Apa itu imperialisme juga bisa disebabkan oleh letak suatu negara geografis yang tidak menguntungkan. Karena perbatasan suatu negara memiliki arti sangat penting bagi politik negara.

5. Sebab ekonomi bisa menjadi hal utama untuk mengetahui apa itu imperialisme yang meliputi, ingin menjadi negara kaya, ikut perdagangan bebas, menguasai perdagangan dan revolusi industri.

Persamaan dan Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme 

Kolonialisme Sumber: Medium.com

Kamu bisa ketahui perbedaan apa itu imperialisme dan kolonialisme yang dialami oleh masyarakat Indonesia, secara lengkap berikut ini : 

1. Persamaan Imperialisme dan Kolonialisme : 

Menguntungkan negara penguasa atau negara yang melakukan kolonialisme dan imperialisme, serta membuat negara makmur, sedangkan negara dan warga yang dijajah sengsara.

2. Perbedaan Imperialisme dan Kolonialisme : 

Kolonialisme bertujuan untuk menguasai dan menguras habis semua sumber daya yang ada dan kemudian dibawa ke negaranya.

Imperialisme bertujuan untuk menanamkan pengaruh pada semua bidang di negara jajahan yang bersangkutan.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang apa itu imperialisme berdasarkan pendekatan sejarah dan pengertiannya secara lengkap.

Temukan informasi menarik seputar gaya hidup dan properti, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Kamu bisa wujudkan hunian idaman seperti LRT City Cibubur, hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
573 kali