andalalin 1 (Pixabay)

Membangun sebuah properti atau bangunan dengan tujuan tertentu, tentunya kita harus memenuhi beberapa syarat yang dibuat oleh Pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Salah satu syarat yang harus dibuat adalah membuat Analisis Dampak Lalu Lintas atau yang dikenal Andalalin.

Meskipun jarang kita dengar, namun Andalalin memiliki peran yang sangat penting bagi pemerintah agar tata letak kota dapat diatur sedemikian rupa dan tidak mengorbankan kepentingan umum.

Yu, langsung saja kita simak penjelasan lengkap mengenai Andalalin berikut ini

Pengertian Andalalin

proyek pembangunan (Pixabay)

Analisis Dampak Lalu Lintas merupakan sebuah prosedur kajian atau studi untuk mengetahui dampak atas suatu kegiatan atau aktivitas usaha tertentu terhadap lalu lintas di sekitarnya.

Hasil dari kajian ini nantinya diserahkan kepada pemerintah dalam bentuk dokumen dan dievaluasi secara menyeluruh.

Jika dalam kajian tersebut dampaknya relatif minim dan tidak merugikan kepentingan umum, maka proses pembangunan bisa dilanjutkan.

Sebaliknya, jika diketahui proses pembangunan memiliki dampak yang relatif besar dan merugikan kepentingan umum, maka perlu diadakan sebuah evaluasi kembali dari pihak pengembang.

Sebagai contoh, sebuah pengembang yang ingin membangun perumahan di wilayah X harus melakukan kajian Andalalin terlebih dahulu untuk mengetahui dampak lalu lintas di sekitar daerah tersebut.

Lalu lintas yang dimaksud bisa berupa sarana transportasi, infrastruktur umum hingga mobilitas masyarakat di sekitar wilayah pembangunan.

Dasar hukum Andalalin

Dasar hukum kajian Analisis Dampak Lalu Lintas tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 99 ayat 1 yang berbunyi

"Setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur yang akan menimbulkan gangguan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan wajib dilakukan Analisis Dampak Lalu Lintas."

Jadi dalam Undang-undang tersebut menyatakan bahwa setiap rencana pembangunan memiliki potensi risiko gangguan terhadap lalu lintas umum, ketertiban, faktor keamanan pembangunan hingga faktor keselamatan.

Tak cuma dalam peraturan tersebut saja, terdapat aturan lain yang tertulis pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor 75 Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Perhubungan 11 Tahun 2017 yang membebaskan prosedur Analisis Dampak Lalu Lintas terhadap pembangunan perumahan bagi masyarakat dengan berpenghasilan rendah (MBR).

Pernyataan tersebut juga dikuatkan dengan aturan pasal 9 Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 55 Tahun 2017.

Tujuan Andalalin

kota new york (Pixabay)

Dibuatnya aturan mengenai Analisis Dampak Lalu Lintas memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh pemerintah.

Tujuan tersebut antara lain adalah

1. Sebagai langkah preventif atas risiko proses pembangunan sebuah bangunan terhadap lalu lintas dan kepentingan umum di sekitar lokasi.

2. Sebagai panduan dalam melakukan pengawasan pembangunan dan manajemen lalu lintas.

3. Untuk mengatur tata letak kota yang sesuai dengan prinsip-prinsip kepentingan umum yang berlaku.

4. Guna menyatukan pandangan dari sisi pengembang dan pemerintah mengenai penggunaan lahan yang sesuai peraturan

5. Meningkatkan kualitas mutu pelayanan sarana dan prasarana lalu lintas dan kepentingan publik.

6. Memastikan bahwa pembangunan proyek memiliki dampak negatif yang seminimal mungkin dan dampak positif yang besar.

Manfaat dan fungsi dibuatnya Andalalin

Prosedur kajian Analisis Dampak Lalu Lintas pasti memiliki manfaat dan fungsi yang bisa dirasakan oleh pemerintah, pengembang serta masyarakat sekitar.

Berikut ini adalah manfaat dan fungsinya

Manfaat Andalalin

Salah satu manfaat yang paling bisa dirasakan oleh hadirnya prosedur ini adalah menjadikan sebuah wilayah atau kota memiliki tata letak yang sesuai dengan pemanfaatan lahan.

Jika sebuah wilayah tidak menerapkan prosedur ini, tentunya dapat mengakibatkan kerugian seperti tergusurnya sarana transportasi umum hingga mobilitas masyarakat yang terganggu.

Dengan adanya Analisis Dampak Lalu Lintas, tata letak pembangunan kota bisa lebih cantik dan teratur.

Fungsi Andalalin

Secara umum, Analisis Dampak Lalu Lintas memiliki fungsi sebagai bahan analisa lalu lintas sebuah wilayah dalam periode waktu hingga 5 tahun.

Selain itu, Andalalin juga memiliki fungsi sebagai panduan dalam mencari solusi jika sewaktu-waktu terdapat masalah yang timbul dari sisi lalu lintas dan gangguan kepentingan umum.

Proyek pembangunan yang perlu membuat kajian Andalalin

Terdapat beberapa proyek pembangunan yang perlu melakukan kajian Analisis Dampak Lalu Lintas.

Berikut ini adalah daftarnya:

1. Perumahan

2. Ruko

3. Apartemen

4. Perkantoran

5. Pusat perdagangan

6. Pusat perbelanjaan

7. Mini market

8. Supermarket

9. Tempat penginapan

10. Tempat ibadah

11. Rumah sakit

12. Sekolah

13. Universitas

14. Terminal atau halte

15. Pabrik

16. Pelabuhan

17. Bandara

18. Fasilitas olahraga

Prosedur dan cara membuat Andalalin

tanda tangan dokumen (Pixabay)

Untuk memulai proses pembuatan Analisis Dampak Lalu Lintas, ada beberapa prosedur yang harus kamu lakukan.

1. Menyiapkan berkas dan dokumen yang dibutuhkan

Layaknya melengkapi proses administrasi pada umumnya, terdapat beberapa berkas dan dokumen yang harus kamu persiapkan seperti:

- Surat permohonan, surat pernyataan kebenaran serta keabsahan berkas dan dokumen di atas kertas bermaterai Rp10.000

- Identitas Pemohon atau pihak yang bertanggung jawab

- Buku Kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (Permen Perhubungan RI No.75 tahun 2015)

- Sertifikat dari pihak penasihat atau konsultan penyusun dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas yang sudah disahkan oleh Kementerian Perhubungan

- Surat kuasa penugasan dari konsultan kepada perwakilan yang namanya tertera pada sertifikasi konsultan Andalalin

- Surat pernyataan kesanggupan untuk menjalankan semua kewajiban yang terdapat pada rekomendasi Analisis Dampak Lalu Lintas dari Dinas Perhubungan

- Ketetapan Rencana Kota (KRK) untuk konsultasi dengan pihak Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD).

- Blueprint denah pembangunan proyek

- Soft copy blueprint denah pembangunan dengan format Autocad berbentuk CD (disc)

- Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (untuk proyek yang memiliki luas tanah lebih dari 5000 m2) bagi kegiatan pengembangan yang sudah terbangun atau beroperasi.

2. Peninjauan lokasi

Prosedur selanjutnya setelah melengkapi dokumen dan berkas adalah melakukan peninjauan lokasi atau survei proyek.

Dalam tahapan ini para pihak yang berkepentingan melakukan pengumpulan data sebagai bahan pembuatan Analisis Dampak Lalu Lintas.

3. Koordinasi internal

Setelah melakukan peninjauan lokasi, pihak pengembang akan melakukan rapat internal untuk membahas proyek pembangunan dengan pihak konsultan.

Mulai dari pembahasan draft, proses pembangunan hingga rencana paska pembangunan.

4. Evaluasi Andalalin

Keempat, perusahaan akan menjalani evaluasi atau sidang eksternal untuk mengetahui apakan hasil analisis sudah layak atau belum.

5. Pembuatan draft

Setelah menjalani sidang, pengembang akan mempersiapkan draft berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.

Semua masukan dan catatan dalam evaluasi harus dimasukan dalam rencana penyusunan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas ini sebagai syarat utama mendapatkan izin.

6. Rekomendasi

Terakhir, pengembang akan mendapatkan rekomendasi berdasarkan draft yang sudah dibuat dalam bentuk naskah serta gambar yang dibuat oleh Dina Perhubungan Provinsi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk dijadikan landasan persetujuan Andalalin.

Ada juga biaya yang harus kamu keluarkan untuk mendapatkan rekomendasi ini.

Nominalnya sendiri tergantung dengan skala proyek yang dibuat oleh pengembang.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai Andalalin yang perlu kamu ketahui.

Jika kamu sedang mencari rumah di marketplace terpercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123 untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Bagikan:
505 kali