ular weling ular welang- rumah123.com Ada Sejumlah Perbedaan Antara Ular Weling dengan Ular Welang. Kedua Ular Ini Sangat Berbahaya Lantaran Berbisa. Jangan Mengganggu Atau Memegang Ular Berbisa (Foto: Rumah123/Getty Images)

Seorang petugas keamanan di Tangerang meninggal usai digigiti ular weling. Banyak yang masih bingung saat membedakan ular weling dengan ular welang, apa bedanya?

Satpam bernama Iskandar (45 tahun) meninggal usai dipatuk ular weling pada Selasa (20/8/2019) lalu. Dia sempat memainkan ular sebelum kemudian dipatuk.

Korban baru lemas setelah beberapa saat. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, Iskandar meninggal dunia pada Rabu (21/8/2019) dini hari.

Baca juga: Lemari Buku Sekaligus Tempat Bermain Binatang Peliharaan

Ular yang menggigit korban adalah ular weling. Banyak orang yang menganggap kalau ular weling ini sama dengan ular welang.

Sebenarnya, ular weling (Bungarus candidus) ini berbeda dengan ular welang (Bungarus fasciatus). Kamu perlu mengetahui perbedaan ular yang berbisa ini.

Situs berita online Kompas.com mengutip pernyataan peneliti reptil dan amfibi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy.

Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang

Amir memaparkan bahwa ada tiga perbedaan ular weling dengan ular welang. Nah, kamu mesti memahaminya.

Pertama, pola belang yang berbeda. Perbedaan yang mencolok dari kedua ular ini adalah pola gelangnya yang berbeda. Kedua ulang ini memang memiliki belang, tetapi welang mempunyai pola yang lebih konsisten dan jelas dibandingkan weling.

Ular welang mempunyai pola belang dengan kombinasi warna hitam-putih atau hitam-kuning. Pola ulang welang ini sampai ke perutnya. Sementara ulang weling memiliki pola hitam-putih pada area punggung dan perutnya berwarna putih.

Baca juga: Tidak Usah Pusing Meninggalkan Hewan Peliharaan Saat Mudik Lebaran

Kedua, tanda V terbalik. Ular welang memiliki tanda V terbalik pada bagian kepala, sementara ular weling tidak mempunyai.

Ketiga, bentuk ujung ekor. Mungkin kamu masih bingung dan tidak dapat melihat perut ular. Nah, perbedaan yang paling terlihat adalah bentuk ekor. Ular welang mempunyai ujung ekor yang tumpul, sementara ular weling memiliki ekor yang lancip.

Kedua ular ini sama-sama berbahaya, namun ular welang memang jarang ditemui. Ular welang sering berada di area hutan, sementara ulang weling dapat ditemukan di sawah atau kawasan permukiman penduduk.

Baca juga: 7 Inspirasi Desain Tempat Bermain Kucing di Rumah

Ular welang dan ular weling merupakan binatang nokturnal alias hanya beraktivitas pada malam hari. Kedua ular ini jarang terlihat pada siang hari.

Jika kamu bertemu ular weling atau ular welang, sebaiknya kamu tidak mendekati atau bahkan mengganggu lantaran ular ini berbisa. Amir memberikan saran bahwa ular berbisa tidak takut dengan manusia.

Warna ular welang dan ular weling yang mencolok menandakan bahwa ular tersebut memang berbisa. By the way, Indonesia belum memiliki penawar bisa ular yang memadai lho.

Kamu disarankan untuk tidak mendekati, mengganggu, atau bahkan memegang. Biarkan saja ular tersebut atau menggunakan tongkat jika ingin mengusir atau lebih baik memanggil pawang ular. Jika pawang ular belum datang dan kamu harus mengamankannya, gunakan tongkat yang panjang.

Baca juga: Rumah Mungil untuk Kucing Jalanan, Wah Di Jakarta Seharusnya Ada Juga Tuh

Bagikan: 1748 kali